12 Jam Kerja Belum Tentu Punya Rumah, 12 Rakaat Dapat Rumah di Surga

09 Februari 08:05 | Dilihat : 1007
12 Jam Kerja Belum Tentu Punya Rumah, 12 Rakaat Dapat Rumah di Surga Ilustrasi

Membangun sebuah rumah yang penuh kenyamanan pasti dambaan semua orang. Rumah kita butuhkan sebagai tempat untuk beristirahat, beribadah, berkumpul bersama keluarga, tempat untuk melindungi diri dari sengatan sinar matahari, melindungi dari hujan, meskipun kecil, tidak luas, tidak megah, tidak ber-AC, Namun tetap rumah yang dibangun di dunia sifatnya hanyalah sementara.

Setelah ajal menjemput, rumah sementara yang kita butuhkan hanyalah 1×2 meter yang sangat sederhana dan pembuatannya cukup satu jam saja. Tanpa menguras banyak tenaga, pikiran juga material. Kita semua akan kembali pada asal kita yaitu tanah. Disanalah kita menunggu hari kiamat tiba. Jadi, rumah yang kekal abadi selamanya hanyalah di akhirat.

Rumah akhirat yaitu rumah disurga tidak sulit didapat, Allah akan memberikan gratis cuma cuma bagi mereka yang senantiasa melakukan salah satu amalan yaitu shalat sunnah 12 raka'at yang mengiringi shalat wajib, sebagaimana hadits dibawah ini,

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ سُلَيْمَانَ أَبُو يَحْيَى الرَّازِيُّ عَنْ مُغِيرَةَ بْنِ زِيَادٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ ثَابَرَ عَلَى ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً مِنْ السُّنَّةِ بُنِيَ لَهُ بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ أَرْبَعٍ قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْفَجْرِ

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah berkata, telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Sulaiman Abu Yahya Ar Razi dari Mughirah bin Ziyad dari 'Atho` dari 'Aisyah ia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa menjaga dua belas raka'at shalat sunnah maka akan dibangunkan baginya rumah di surga; empat raka'at sebelum zhuhur, dua raka'at setelah zhuhur, dua raka'at setelah maghrib, dua raka'at setelah isya dan dua raka'at sebelum fajar." (HR. Ibnu Majah no 1130)

Dihadits yang lain Dari Ummu Habibah istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَلَّى اثْنَتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً فِى يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ بُنِىَ لَهُ بِهِنَّ بَيْتٌ فِى الْجَنَّةِ

“Barangsiapa mengerjakan shalat sunnah dalam sehari semalam sebanyak 12 raka’at, maka karena sebab amalan tersebut, ia akan dibangun sebuah rumah di surga.” (HR. Muslim, no. 728)

Bayangkan, Hanya dengan mengerjakan perbuatan yang tidak sulit ini seseorang dijamin Rasulullah shallallahu ’alaih wa sallam bakal Allah ta’ala bangunkan rumah alias istana di surga. Subhanallah…

Allah Ta'ala, berfirman:

لٰكِنِ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ لَهُمْ غُرَفٌ مِّنْ فَوْقِهَا غُرَفٌ مَّبْنِيَّةٌ تَجْرِى مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهٰرُ  ۖ  وَعْدَ اللَّهِ  ۖ  لَا يُخْلِفُ اللَّهُ الْمِيعَادَ

"Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya, mereka mendapat kamar-kamar (di surga), di atasnya terdapat pula kamar-kamar yang dibangun (bertingkat-tingkat), yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. (Itulah) janji Allah. Allah tidak akan memungkiri janji(-Nya)." (QS. Az-Zumar 39: Ayat 20)

Bagi seorang Muslim keberhasilan di akhirat merupakan keberhasilan sejati. Sedangkan keberhasilan di dunia tidaklah dianggap sebagai keberhasilan kecuali jika keberhasilan tersebut mampu memperbesar peluang bagi dirinya untuk menjadi berhasil pula di akhirat.

Untuk itu jangan lewatkan kesempatan emas ini, karena hanya Allah Ta'ala yang memiliki sifat rahman dan rahim, akan menjanjikan rumah istimewa di Surga. Bagi Muslim yang menginginkan, terlepas dia dhuafa atau orang kaya, rumah itu bisa dipesan dari sekarang. Dan bukan lewat kredit perumahan rakyat (KPR) dari bank-bank ternama. Rumah itu hanya bisa dipesan lewat amalan istimewa, yaitu 12 rakaat shalat sunnah. Yuukk.. kita "booking" dari sekarang.. 

Wallahu a'lam

Abu Miqdam
Komunitas Akhlaq Mulia

0 Komentar