Ketika Hati Selalu Merindukan Allah

10 Januari 08:00 | Dilihat : 461
Ketika Hati Selalu Merindukan Allah Ilustrasi berdoa

Rindu atau kangen adalah sebuah perasaan yang ingin berjumpa, entah itu dengan orang lain, dengan kekasih, dengan orang tua, makanan, minuman, dengan hal-hal lain yang sudah lama tidak bertemu. Dalam hidup ini, kita pastinya akan merindukan sesuatu yang telah lama tidak kita temui, entah siapa itu pastinya kita pernah merasakan perasaan ini.

Namun pernahkah terbersit dalam hatimu, perasaan rindu kepada Allah Ta'ala? Sepanjang sujudmu, pernahkah kau benar-benar merindukan Allah? Atau barangkali selama puluhan tahun, jutaan kali sujud, dan tak pernah sekalipun ada perasaan rindu kepada Tuhanmu?

Kerinduan kepada Allah ini paling jarang ada di hati manusia, padahal itulah yang paling luhur dan mulia. Sepanjang kehidupan, melintas pikiran kita ke barat dan timur, makanan dan minuman, keuntungan dan kerugian, musibah dan kenikmatan, semua itu fana dan sirna dan yang termulia adalah lintasan pikiran tentang Allah subhanahu wata’ala.

Allah Ta'ala, berfirman:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ  ۖ  أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ  ۖ  فَلْيَسْتَجِيبُوا لِى وَلْيُؤْمِنُوا بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh kebenaran." (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 186)

فَاذْكُرُونِىٓ أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِى وَلَا تَكْفُرُونِ

"Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku." (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 152)

Betapa indahnya hidup ini, kerana ketika hati merindukan Nya maka sesungguhnya Allah telah lebih dulu merindukan hamba Nya. Sehingga Allah memanggil dan menggerakan hati hamba Nya untuk merindui Nya. Dan ketika hamba merindukan Nya, maka rasa rindu itu akan menuntunnya untuk mendekat kepada Allah untuk menjawab kerinduan Allah padanya. Dan siapa yang telah dirindukan oleh Allah maka Allah akan membuka banyak jalan agar hamba Nya mendekat pada Nya. Dan jika seseorang telah dekat dengan Allah, maka Allah akan senantiasa ada bersamanya, membimbingnya serta memperkenankan doa doanya dengan izin Nya.

Tahukah kita? Bahwa saat Allah merindukan hambanya, Dia akan mengirimkan sebuah hadiah spesial untuk hamba tersebut. Dan hadiah tersebut dinamakan “Ujian”. Hal ini dijelaskan dalam hadits qudsi yang menyebutkan bahwa Allah memerintah malaikat Jibril untuk datang kepada hamba yang Dia rindukan untuk menimpakan berbagai ujian hidup karena Allah merindukan rintihan hamba tersebut. 

Dalam hadith qudsi Allah Ta'ala berfirman: “Pergilah pada hambaku lalu timpakanlah berbagai ujian padanya kerana Aku ingin mendengar rintihannya.” (HR. Thabrani dari Abu Umamah r.a)

Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, bahawasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Allah Ta’ala berfirman, “Aku menuruti persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku dan Aku akan sentiasa bersamanya jika ia berdoa kepada-Ku.” (Hadis Riwayat Ahmad, 3/210)

Untuk itu marilah kita senantiasa menaruh rasa rindu sebagai bentuk prasangka kepada Allah Ta'ala, tiada waktu yang terlewat kecuali hati ini selalu rindu. Diantara Bentuk kerinduan hamba kepada Allah yaitu dalam bentuk sholat, karena dalam sholat lah seorang hamba berkomunikasi dengan Allah Ta'ala. Rasa rindu tidak hanya sekedar kata kata kiasan saja, tapi wajib diwujudkan dengan bentuk ketaatan dan menjauhi segala laranganNya.

Semoga Allah karuniakan rasa selalu rindu kepadaNya sampai kelak Allah taqdirkan bisa jumpa menatap langsung wajah Allah karena beban berat kerinduan yang tertahan selama didunia.

Wallahu a'lam

Abu Miqdam
Komunitas Akhlaq Mulia

0 Komentar