Mendapatkan Syafaat Melalui Puasa dan Alquran

28 Juli 06:48 | Dilihat : 781
Mendapatkan Syafaat Melalui Puasa dan Alquran Ilustrasi

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

الصِّيَامُ و القُرآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ القِيَامَةِ

“Puasa dan Alquran keduanya memberi syafa’at bagi seorang hamba di hari kiamat"

Puasa berkata:

أَي رَبِّ إِنِّي مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَ الشَّهَوَاتِ بِالنَّهَارِ فَشَفَّعْنِي فِيهِ؛

“Wahai Rabb, sesungguhnya aku telah menghalanginya dari makanan dan syahwat di siang hari, maka terimalah syafa’atku untuknya”

Alquran berkata:

رَبِّ مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ فَشَفِّعْنِي فِيهِ فَيُشَفَّعَانِ

“Wahai Rabb, aku telah menghalanginya dari tidur di malam hari, maka terimalah syafa’atku untuknya”

Maka keduanya pun memberikan syafa’at..” (HR Ahmad, al-Jami’ ash-Shahih: 3882 al-Albani)

Syafaat Puasa

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya), “Puasa adalah tameng yang dapat melindungi seorang hamba dari api neraka.” (HR. Ahmad dan Baihaqi, dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Shohihul Jami’)

Seorang sahabat berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah tunjukkan kepadaku suatu amalan yang bisa memasukkanku ke dalam surga.” Kemudian, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Hendaklah engkau melaksanakan puasa karena tidak ada yang semisal dengannya.” (HR. Nasaai, Ibnu Hibban dan Al Hakim)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya), “Tidaklah seorang hamba yang berpuasa di jalan Allah kecuali akan Allah jauhkan dia (karena puasanya) dari neraka sejauh tujuh puluh tahun perjalanan.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Syafaat Alquran

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

اقرءوا القرآن فإنه يأتي يوم القيامة شفيعا لأصحابه، اقرءوا الزهراوين البقرة، وسورة آل عمران، فإنهما تأتيان يوم القيامة كأنهما غمامتان، أو كأنهما غيايتان، أو كأنهما فرقان من طير صواف، تحاجان عن أصحابهما

“Bacalah Alquran karena Alquran akan datang pada hari kiamat nanti sebagai pemberi syafaat bagi yang membacanya (dengan tadabbur dan mengamalkannya). Bacalah al-Zahrawain (dua cahaya) yaitu surat Al-Baqarah dan Ali ‘Imran karena keduanya datang pada hari kiamat nanti seperti dua awan atau seperti dua cahaya sinar matahari atau seperti dua ekor burung yang membentangkan sayapnya, keduanya akan menjadi pembela bagi yang rajin membaca dua surat tersebut.” (HR. Muslim: 1910).

Syaikh Faishal al-Mubarak rahimahullah menjelaskan: “Hadits ini merupakan motivasi dan perintah agar kita terus membaca Alquran, dan bahwasanya ia memberikan syafaat bagi penjaganya yaitu orang-orang yang selalu membacanya, berpegang teguh dengan kandungannya, melaksanakan perintahnya, dan menjauhi larangannya”. (Tathriz Riyadh al-Shalihih: 579).

Dalam hadits yang lain disebutkan, “Barangsiapa membaca Alquran dan mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya, maka kedua orang tuanya akan dipakaikan mahkota pada hari kiamat yang cahayanya lebih terang daripada cahaya matahari seandainya berada dirumah-rumah kalian di dunia ini. Maka bagaimana menurut perkiraan kalian mengenai (ganjaran pahala) orang yang mengamalkannya?” (HR Abu Daud: 1453, hasan li ghairihi).

Wallahu a'lam

Abu Miqdam
Komunitas Akhlaq Mulia

0 Komentar