Jaminan Bagi Pembaca dan Pengamal Alquran

15 Maret 07:12 | Dilihat : 844
Jaminan Bagi Pembaca dan Pengamal Alquran Ilustrasi

Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma berkata :

تكفل الله لمن قرأ القرآن وعمل بما فيه أن لا يضل في الدنيا ولا يشقى في الآخرة

"Allah memberikan jaminan kepada hamba yang membaca Alquran dan mengamalkannya, untuk tidak sesat di dunia dan tidak celaka di akhirat." (Miftah Daar as-Sa'adah 1/58)

Allah Azza Wa Jalla, berfirman:

قَالَ اهْبِطَا مِنْهَا جَمِيعًۢا  ۖ  بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ  ۖ  فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِّنِّى هُدًى فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَاىَ فَلَا يَضِلُّ وَلَا يَشْقٰى

"Dia (Allah) berfirman, Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Jika datang kepadamu petunjuk dari-Ku, maka (ketahuilah) barang siapa mengikuti petunjuk-Ku, dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka." (QS. Tahaa 123)

Dari Abdullah bin Amr bin Al 'Ash radhiallahu 'anhuma, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Dikatakan kepada pembaca Alquran: "Bacalah, naiklah dan bacalah dengan pelan sebagaimana yang telah kamu lakukan di dunia, karena kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang kamu baca. "(HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi dengan mengatakan: hadits hasan shahih).

Dari Aisyah radhiallahu 'anha, katanya: Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Orang yang membaca Alquran dengan mahir adalah bersama para malaikat yang mulia lagi taat, sedangkan orang yang membaca Alquran dengan tergagap dan susah membacanya baginya dua pahala. " (Hadits Muttafaq 'Alaih). Dua pahala, yakni pahala membaca dan pahala susah payahnya.

Dari Ibnu Umar radhiallahu 'anhuma, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda : "Tidak boleh hasad iri kecuali dalam dua perkara, yaitu: orang yang dikaruniai Allah Alquran lalu diamalkannya pada waktu malam dan siang, dan orang yang dikaruniai Allah harta lalu diinfaqkannya pada waktu malam dan siang" (Muttafaq 'Alaih).

Maka bersungguh-sungguhlah, semoga Allah menunjuki kita kepada jalan yang diridhaiNya untuk mempelajari Alquran dan membacanya dengan niat yang ikhlas untuk Allah Ta'ala. Bersungguh-sungguhlah untuk mempelajari maknanya dan mengamalkannya, agar mendapatkan apa yang dijanjikan Allah bagi para ahli Alquran berupa keutamaan yang besar, pahala yang banyak, derajat yang tinggi dan kenikmatan yang abadi. Para sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dahulu jika mempelajari sepuluh ayat dari Alquran, mereka tidak melaluinya tanpa mempelajari makna dan cara pengamalannya.

Wallahu a'lam

Abu Miqdam
Komunitas Akhlaq Mulia

0 Komentar