Waspadai Kerusakan Akidah dan Akhlak di Akhir Tahun

Rabu, 27 Desember 2017 - 07:09 WIB | Dilihat : 784
Waspadai Kerusakan Akidah dan Akhlak di Akhir Tahun Ilustrasi

Momen perayaan tahun baru merupakan waktu yang sangat ditunggu-tunggu sekali oleh kebanyakan orang terutama pada kalangan remaja.

Kebanyakan mereka mereka merayakan tahun baru dengan melakukan berbagai macam kegiatan hura-hura, diantaranya ada yang melakukan kemubadziran dengan konvoi keliling kota tanpa tujuan yang jelas bersama teman-temannya, ada yang  membakar uang dengan melakukan pesta kembang api dan petasan, ada yang berdua-duaan dengan pacarnya untuk melakukan perbuatan kemaksiatan, dan  ada pula yang menggunakan topi kerucut dan meniup-niup terompet kesana kemari sembari menunggu detik-detik pertukaran tahun baru masehi.

Pada momen pergantian tahun baru, banyak Muslim yang ikut-ikutan melakukan hal-hal yang jauh dari syari’at Islam. Bahkan, yang mereka lakukan adalah suatu perbuatan sia-sia yang bisa merusak aqidah mereka baik mereka sadari maupun tidak mereka sadari dengan mengikuti perayaan kaum kafir. Padahal Rasulullah telah dari 1400 tahun yang lalu mewanti-wanti kita agar tidak terjerumus ke dalam hal tersebut.

Ada target dan konspirasi terselubung didalam acara acara kekafiran tsb, dengan ungkapan yang cukup halus dan menyentuh,  mereka mengajak umat muslim untuk saling menghargai dan bersikap toleransi.

Mereka bukan tidak tahu tentang perbuatan ini jika umat muslim turut melakukan perayaan bersama mereka, satu target yaitu membuat umat muslim kembali kafir setelah beriman, sebagaimana Allah Ta'ala berfirman,

وَدَّ كَثِيرٌ مِّنْ أَهْلِ الْكِتٰبِ لَوْ يَرُدُّونَكُمْ مِّنۢ بَعْدِ إِيمٰنِكُمْ كُفَّارًا حَسَدًا مِّنْ عِنْدِ أَنْفُسِهِمْ مِّنۢ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْحَقُّ  ۖ  فَاعْفُوا وَاصْفَحُوا حَتّٰى يَأْتِىَ اللَّهُ بِأَمْرِهِۦٓ  ۗ  إِنَّ اللَّهَ عَلٰى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

"Banyak di antara Ahli Kitab menginginkan sekiranya mereka dapat mengembalikan kamu setelah kamu beriman, menjadi kafir kembali, karena rasa dengki dalam diri mereka setelah kebenaran jelas bagi mereka. Maka maafkanlah dan berlapang dadalah sampai Allah memberikan perintah-Nya. Sungguh, Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 109)

Diayat yang lain Allah Ta'ala berfirman:

وَمَنْ يُشَاقِقِ الرَّسُولَ مِنۢ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُ الْهُدٰى وَيَتَّبِعْ غَيْرَ سَبِيلِ الْمُؤْمِنِينَ نُوَلِّهِۦ مَا تَوَلّٰى وَنُصْلِهِۦ جَهَنَّمَ  ۖ  وَسَآءَتْ مَصِيرًا

"Dan barang siapa menentang Rasul (Muhammad) setelah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan dia dalam kesesatan yang telah dilakukannya itu dan akan Kami masukkan dia ke dalam Neraka Jahanam, dan itu seburuk-buruk tempat kembali." (QS. An-Nisa' 4: Ayat 115)

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ’anhu beliau berkata : Rasulullah Shallallahu ’alahi wa Sallam tiba di Madinah dan mereka memiliki dua hari yang mereka bermain-main di dalamnya. Lantas beliau bertanya, ”dua hari apa ini?”. Mereka menjawab, ”Hari dahulu kami bermain-main di masa jahiliyah.” Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Sallam mengatakan : ”Sesungguhnya Allah telah menggantikan kedua hari itu dengan dua hari yang lebih baik bagi kalian, yaitu hari Idul Adha dan Idul Fithri.” (HR Ahmad, Abu Dawud)

Umar bin Khaththab ra menyatakan sebagaimana dikutip oleh Imam Baihaqi: ”Jauhilah hari-hari perayaan musuh-musuh Allah.”

Maka sudah seharusnya kaum muslimin untuk tidak terus-terusan latah dengan mengikuti tradisi perayaan tahun baru ini. Selain memang berasal dari tradisi kufur, juga banyak sekali konspirasi perusakan umat Islam di dalamnya.

Oleh karena itu, marilah kita membentengi aqidah kita dengan senantiasa meningkatkan keimanan dan keilmuan kita.  Mari kita pikirkan dan pahami terlebih dahulu setiap hal yang akan  dilakukan, jangan sampai perkataan dan perbuatan yang kita lakukan dapat merusak kemurnian aqidah kita apatah lagi membuat kita terjerumus dalam dosa syirik yang termasuk kedalam perbuatan dosa besar.

Wallahu a'lam

Abu Miqdam
Komunitas Akhlaq Mulia

0 Komentar