Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

10 April 11:45 | Dilihat : 1166
Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah Ilustrasi

 

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَهُوَ عَلَى الْمِنْبَرِ وَهُوَ يَذْكُرُ الصَّدَقَةَ وَالتَّعَفُّفَ عَنْ الْمَسْأَلَةِ، الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنْ الْيَدِ السُّفْلَى، وَالْيَدُ الْعُلْيَا الْمُنْفِقَةُ وَالسُّفْلَى السَّائِلَةُ (رواه مسلم)

Dari Abdullah bin Umar ra bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam , bersabda : sedangkan beliau berkhutbah di atas mimbar. Beliau menganjurkan sedekah dan melarang meminta-minta. "Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang dibawah. Tangan di atas adalah tangan pemberi sementara tangan yang di bawah adalah tangan peminta-minta." (HR. Muslim, hadits no. 1715).

Di hadits yang lain, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam , bersabda :

مَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَسْأَلُ النَّاسَ، حَتَّىٰ يَأْتِيَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَيْسَ فِيْ وَجْهِهِ مُزْعَةُ لَحْمٍ

Seseorang senantiasa meminta-minta kepada orang lain sehingga ia akan datang pada hari kiamat dalam keadaan tidak ada sepotong daging pun di wajahnya. (HR. Al-Bukhari no. 1474 dan Muslim no. 1040)

Hadits ini merupakan ancaman keras yang menunjukkan bahwa meminta-minta kepada manusia tanpa ada kebutuhan itu hukumnya haram. Oleh karena itu, para Ulama mengatakan bahwa tidak halal bagi seseorang meminta sesuatu kepada manusia kecuali ketika darurat.

Ancaman dalam hadits di atas diperuntukkan bagi orang yang meminta-minta kepada orang lain untuk memperkaya diri, bukan karena kebutuhan. 

Hadits tersebut diatas juga bermakna tentang bagaimana mulianya seseorang yang tangannya diatas yaitu ringan untuk bersedekah dan sebaik baik sedekah adalah kepada keluarganya.

Sehingga jangan sampai meninggalkan keluarga dalam keadaan miskin lalu meminta minta kepada orang lain.

Allah Azza Wa Jalla, berfirman:

إِنَّ الْمُصَّدِّقِينَ وَالْمُصَّدِّقٰتِ وَأَقْرَضُوا اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا يُضٰعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ كَرِيمٌ

"Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan (balasannya) bagi mereka; dan mereka akan mendapat pahala yang mulia." (QS. Al-Hadid 57ayat 18)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam , bersabda :

“Jagalah dirimu dari api neraka, walau dengan bersedekkah separuh buah kurma.” (HR. Muttafaqu 'Alaih).

"Tidaklah ada satu pekerjaan yang paling mulia yang dilakukan oleh seseorang daripada pekerjaan yang dilakukan dari tangannya sendiri. Dan tidaklah seseorang menafkahkan hartanya terhadap diri, keluarga, anak dan pembantunya melainkan akan menjadi sedekah.” ( HR. Ibnu Majah )

Tidak ada hari yang disambut oleh para hamba melainkan di sana ada dua malaikat yang turun, sala satunya berkata: "Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang-orang yang berinfaq. Sedangkan (malaikat) yang lainnya berkata: "Ya Allah berikanlah kehancuran kepada orang-orang yang menahan (hartanya)." (HR. Bukhari - Muslim)

Wallahu a'lam

Abu Miqdam
Komunitas Akhlaq Mulia

0 Komentar