Keutamaan Menahan Amarah

Rabu, 25 Mei 2016 - 11:00 WIB | Dilihat : 2479
Keutamaan Menahan Amarah Ilustrasi
Allah SWT berfirman:
 
الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
 
“Dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS. Ali Imran: 134)
 
Rasulullah SAW menjelaskan tentang keutamaan orang yang dapat menahan amarahnya,
 
مَنْ كَظَمَ غَيْظًا وَهُوَ قَادِرٌ عَلَى أَنْ يُنْفِذَهُ دَعَاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَى رُءُوسِ الْخَلَائِقِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُخَيِّرَهُ اللَّهُ مِنْ الْحُورِ الْعِينِ مَا شَاءَ
 
“Barangsiapa yang menahan amarah padahal ia mampu untuk melampiaskannya, Allah akan panggil ia di hadapan para makhluk pada hari kiamat, hingga Allah menyuruhnya untuk memilih bidadari (terbaik) yang ia inginkan.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)
 
Menahan amarah adalah sebab memperoleh ampunan Allah dan jannah-Nya:
 
“Dan bersegeralah menuju ampunan dari Rabb kalian dan surga yang lebarnya (seluas) langit dan bumi yang disediakan bagi orang yang bertakwa, yaitu orang yang menginfakkan (hartanya) di waktu lapang atau susah, dan orang-orang yang menahan amarah, dan bersikap pemaaf kepada manusia, dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Ali Imran: 133-134)
 
Sahabat Nabi, Ibnu Umar ra berkata, "Tidak ada luapan yang lebih besar pahalanya di sisi Allah selain daripada luapan kemarahan yang ditahan oleh seseorang hamba demi menggapai wajah Allah.” (HR. Bukhari)
 
️Abdullah bin Mubarak Al Marwazi, ketika dikatakan kepada beliau, "Sampaikanlah kepada kami (nasehat) yang menghimpun semua akhlak yang baik dalam satu kalimat." Beliau berkata, “(Yaitu) menahan amarah”.
 
Karena cepat marah merupakan tanda lemahnya seseorang, meskipun ia memiliki badan yang sehat, lengan yang kuat, dan pandai bergulat.
 
“Orang kuat bukanlah yang ahli dalam bergulat, akan tetapi orang kuat adalah yang mampu mengekang dirinya saat marah.” (Muttafaqun ‘alaih)
 
Begitu indah nasehat Rasulullah SAW:
 
لَا تَغْضَب وَلَك الْجَنَّة
 
“Janganlah engkau mudah marah, niscaya engkau mendapatkan jannah.” (HR. Thabarani)
 
Semoga kita termasuk hamba yang bisa menahan amarah. Aamiin...
 
Wallahu a'lam
 
Abu Miqdam
Komunitas Akhlaq Mulia
0 Komentar