avatar
Dari dulu, sejak tahun '65, Amerika memang negara Super Pengkhianat (bukan Super Power), Soekarno membebaskan Irian Barat (Papua) karena dukungan AS, lalu tidak disukai karena tidak mengizinkan AS mengekslorasi kekayaan Papua, buat Revolusi - Naik Suharto, kembali tidak disukai karena tetap mempertahankan Timtim, sedangkan AS berambisi mengekflorasi kekayaan Timtim, Suharto mundur ganti Habibie - Timtim lepas. Gusdur naik, lalu ngeyel - ganti Mega, Mega juga ngeyel ganti Sibuya yang lebih kearah Neolib. Lalu siapa berikutnya ?
Dasar AS biangnya pengkhianat.