Presdien SBY Ingin Hentikan Kasus Bank Century
Banyaknya pejabat rezim SBY seperti Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani yang terlibat dalam skandal Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun, menjadikan Presiden SBY khawatir akan kelangsungan rezimnya. Tidak menutup kemungkinan jika skandal Bank Century terus membesar, nasib Presiden SBY bisa seperti Presiden AS Richard Nixon yang akhirnya jatuh dari kekuasaannya akibat skandal Water Gate setelah di impeachment oleh Kongres AS. Menurut pengamat kebijakan publik Ichsanuddin Noorsy, telah beredar kabar di DPR kalau Presiden SBY meminta parpol anggota koalisi untuk menghentikan Hak Angkret Bank Century yang saat ini sedang digalang Fraksi PDIP bersama Gerindra dan Hanura.
“Memang tersiar kabar Presiden SBY telah meminta parpol anggota koalisi yang saat ini mencapai 70 persen kekuatannya di Parlemen untuk menghentikan Hak Angket kasus Bank Century yang sedang digalang Fraksi PDIP bersama Gerindra dan Hanura,” ungkap mantan anggota DPR ini pada diskusi Forum Kajian Sosial dan Kemasyarakatan (FKSK) ke-51 di Intiland Tower Jl Jenderal Sudirman Jakarta, Rabu (28/10). Turut berbicara Hendri Saparini (Managing Director ECONIT), Sutito,SH., M.Hum (Sekretaris Komisi Hukum MUI) dan Muhammad Al Khaththath (Sekjen FUI).
Untuk menghindari para pejabat korup yang terlibat dalam skandal Bank Century diseret ke pengadilan, maka pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (Perpu) yang meniadakan tuntutan pidana bagi pejabat yang terlibat skandal pembobolan uang milik rakyat sebesar Rp 6,7 triliun tersebut. Apalagi larinya aliran dana sebesar itu sampai sekarang masih penuh dengan misteri, meski diduga banyak dinikmati nasabah kelas kakap yang jumlahnya hanya beberapa gelintir orang, sedangkan nasabah kelas teri yang jumlahnya banyak justru dananya belum dikembalikan.
Sedangkan menurut Sutito, sepertinya tidak masuk akal jika para pengusaha besar sama menyimpan dananya ke Bank Century. Pasalnya, Bank Century yang sebelumnya merupakan merger dari tiga bank yakni Bank CIC, Bank Pikko dan Bank Dana Pasifik (Danpac), ketiganya merupakan bank yang hampir kolaps. Seharusnya para pengusaha besar ini menyimpan dananya ke bank pemerintah atau bank swasta nasional yang besar, bukan bank kelas menengah yang dalam kondisi busuk seperti Bank Century yang sekarang berubah nama menjadi Bank Mutiara.
Comments (11)
-
ini mengindikasikan bahwa SBY memang terlibat di kasus bank century, beliaunya sudah mulai kebingungan dan ketakutan, siap - siap aja turun tahta pak beye..
-
ini mengindikasikan bahwa SBY memang terlibat di kasus bank century, beliaunya sudah mulai kebingungan dan ketakutan, siap - siap aja turun tahta pak beye..
http://www.voucherbarokah.com
-
|2009-11-13 09:11:23 djowid
Ini tidak mengindikasikan apa-apa Bos... Kalem aja urus diri kalian sendiri agar selamat dari dosa... Sibuk ngurus orang lain, urusan yang jadi kewajiban sendiri keteter... Mahasiswa teriak : GANYANG KORUPSI, ehhh di kampus ujian nyontek... PNS teriak : pemerintah ayo naikkan gaji...ehhh masih suka mbolos.. Jadi urus kewajiban kalian!!!! Bila sudah beres baru hebat...
-
|2009-11-13 14:45:59 akuinginhujan
Djowid ni gak jawab inti masalahnya. Malah melebar kemana-mana. Singkatnya, jawaban tak mutu. jangan-jangan lu antek sby.
-
|2009-11-14 20:57:27 Anonymous - BANK CENTURY & KPK
KEBANYAKAN DARI KITA RIBUT BAHKAN SALING MENGHUJAT
SEMENTARA MEREKA KALEM DAN TENANG - TRNANG SAJA
ADA APA YA ????
-
Korupsi? Lanjutkan!!!
Tapi apa rakyat kita mengerti ini?
Kan yang penting presidennya ganteng, bisa nyanyi dan menangis.
-
kita sebgai rakyat kecil selalalu dijajah oleh bangsa sendiri dan pemimpin,pejabat,aparat hukum yg menjadi antek zionis yahudi sadarlah ,bertobatlah sebelum ajal menjemput
-
|2010-05-26 01:30:33 jubir istana tikus
Djowid..., ada mandat dari tikus...
bentar lagi anda akan mendapatkan kursi empuk berkat ke beranian anda sendirian di tengah arus..
selamat saya ucapkan...
Powered by !JoomlaComment 4.0 beta2
Last Updated (Thursday, 29 October 2009 11:50)









