Website ini telah berpindah, silahkan klik, untuk berpindah ke web baru.
Suara Islam Online | Dari Pribadi Rasulullah SAW (6) - Dari Pribadi Rasulullah SAW (6) Tuesday, 17 Nov... | Yang, Khadijah, Saw

Dari Pribadi Rasulullah SAW (6)

alt12. Muhammad Memperdagangkan Harta Khadijah, dan Prediksi Rahib Nasthura.

Khadijah binti Khuwailid adalah pedagang yang berwibawa dan berharta. Dia mengupah banyak orang  untuk mempedagangkan hartanya ke berbagai negeri yang  jauh dengan cara bagi hasil. Ketika sampai berita kepadanya tentang  kejujuran Rasulullah saw, besarnya rasa tanggung jawab beliau  terhadap amanah, dan akhlaknya yang baik, maka Khadijah menawarkan hartanya kepada Rasulullah saw. untuk diperdagangkan ke Syam dengan ditemani oleh pembantunya,  Maisarah. Kahdijah memberikan fasilitas yang lebih kepada Rasulullag saw. dibandingkan para pedagang yang lain.

Rasulullah saw, menerima tawaran itu, maka beliau pun pergi ke Syam dengan ditemani Maisarah. Di Syam Rasulullah saw. singgah dan beristirahat di bawah pohon  yang tidak jauh dari tempat pertapaan Rahib Nasthura. Rahib mendekati Maisarah  dan berkata, “Siapa lelaki yang beristirahat di bawah pohon itu? “Dia itu orang Qurasy dari Ahlul Haram (Keluarga terhormat),” jawab Maisarah. Lalu Rahib Nasthura berkata kepada Maisarah, “Tidak seoarang pun yang beristirahat di bawah pohon itu, kecuali dia itu seorang Nabi.”

Kami yakin bahwa Nasthura tidak akan menyembunyikan peristiwa tersebut. Setelah dia sendiri memberitahukan, pasti dia akan menyebarkannya, begitu juga dengan orang yang mendengarnya. Sehingga hal itu sangat berperan dalam menjadikan Muhammad sebagai sorotan mansyarakat, yang sebentar lagi dia akan mengendalikan kepemimpinan umat ini.

Di Syam, Rasulullah saw. menjual barang dagangannya dan membeli apa saja yang ingin dibelinya. Kemudian beliau pulang kembali ke Makkah. Di siang hari, ketika suhu sangat panas, Maisarah selalu melihat dua malaikat yang menaungi Rasulullah saw. dari panasnya sinar matahari. Sesampainya di Makkah, Rasulullah saw. langsung menemui Khadijah dan memberitahukan bahwa barang dagangannya terjual banyak serta mendapatkan keuntungan yang besar . Maisarah juga memberitahukan kepada Khadijah tentang akhlaknya, kedua malaikat yang selalu mengikuti dan menaungi Rasulullah saw. dari panasnya sinar matahari, serta tentang apa yang dia dengar dari Rahib Nasthura. Sehingga hal itu membuat Khadijah jatuh cinta kepada Rasulullah saw. 

13. Prediksi Waraqah Tentang Kenabian Muhammad.


Khadijah menyampaikan apa yang dia dengar dan Maisarah kepada Waraqah bin Naufal. Waraqah adalah sepupu Khadijah. Waraqah adalah penganut agama Nasrani yang rajin mendalami berbagai kitab, sehingga dia menjadi orang yang terpandai. Waraqah berkata, “Wahai Khadijah, jika semua itu benar, sesungguhnya Muhammad adalah Nabi bagi umat ini.“ Pernyataan Waraqah ini merupakan sorotan baru atas diri Muhammad saw. yang sebentar lagi dia akan mengendalikan kepemimpinan umat ini.

14. Muhammad Menikah dengan Khadijah.


Berita yang disampaikan Maisarah, ditambah pernyataan Waraqah bin Naufal membuat Khadijah jatuh cinta kepada Muhammad. Khadijah seorang wanita yang cerdas, bijaksana, dan mulia itu sangat berhasrat menjadi istri yang ikhlas bagi lelaki yang agung. Khadijah ingin menemani dan membantu Muhammad dalam mengemban risalah Islam. Khadijah memita Muhammad untuk menemuinya, ketika Muhammad menemuinya, khadijah berkata, “Hai anak paman, sungguh aku sangat mencintaimu karena keluargamu, kemulyaanmu, rasa tanggung jawabmu, akhlakmu yang baik, kejujuranmu.” Selanjutnya, Khadijah adalah wanita Quraisy yang termulya nasabnya, dan yang terkaya di antara sesame wanita, sehingga banyak lelaki dan bangsanya yang berhasrat untuk menikahinya, namun mereka tidak mampu melakukannya.

Seorang wanita menawarkan diri untuk menjadi istri bagi lelaki yang sepadan dan terhormat tidak dianggap buruk oleh orang Arab, baik sebelum atau sesudah datangnya Islam. Khadijah di antara wanita-wanita yang menawarkan dirinya untuk Rasulullh saw. Umar ra. Kemudian keada Utsman ra. Tradisi seperti ini merupakan tradisi yang baik. Sesungguhnyya sangat baik sekali jika orang-orang zaman sekarang mau melakukanya.

Setelah Khadijah ra. Menawarkan dirinya untuk menjadi istri Rasulullah saw, maka Rasulullah saw. segera memberitahu hal itu pada paman-pamanya. Selanjutnya Rasulullah saw. pergi bersama pamanya Hamzah menemui Khuwailid bin Asad untuk meminang Khadijah. Kemudian Rasulullah saw. dinikahkan dengan Khadijah dengan mas kawin dua puluh ekor unta. Khadijah adalah wanita pertama yang menjadi istri Rasulullah saw. Umur Khadijah waktu itu sudah empat puluh tahun, sedang umur Rasulullah saw. dua puluh lima tahun. Semua keturunan Rasulullah saw, baik yang laki-laki maupun yang wanita merupakan buah dari pernikahannya dengan Khadijah, kecuali Ibrahim buah dari pernikahannya dengan Mariyah al-Qibthiyah. ( Bersambung...)
 

Comments (0)
Write comment
Your Contact Details:
Gravatar enabled
Comment:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   

Last Updated (Tuesday, 17 November 2009 15:58)

 
PENCARIAN
Advert