Website ini telah berpindah, silahkan klik, untuk berpindah ke web baru.
Suara Islam Online | SEHARI KAPOLRI BOHONG LIMA KALI - SEHARI KAPOLRI BOHONG LIMA KALI Wednesday, 31 M... | Saya, Yang, Tidak,

SEHARI KAPOLRI BOHONG LIMA KALI

altKomjen (Pol) Drs Susno Duadji SH MH MSc
(Mantan Kabareskrim Mabes Polri)

Dirumahnya yang tidak mewah di kawasan Cinere, pagi itu Kamis, pukul 07.50 wib. Tim Redaksi Tabloid Suara Islam tiba sepuluh menit lebih awal dari waktu yang disepakati. Tetapi ternyata tuan rumah telah siap menerima kehadiran kami di ruang tengah rumah yang cukup asri itu. Berikut ini wawancara eksklusif Abdul Halim, Muhammad Luthfie Hakim dan Muhammad Al Khaththath dari Tabloid Suara Islam, dengan Komjen (Pol) Susno Duadji di rumahnya Cinere, Depok, Jawa Barat, Kamis (25/3) lalu. Wawancara sejak dari kasus Bank Century hingga markus pajak Rp 24,6 miliar yang diduga kuat melibatkan sejumlah Jenderal di Mabes Polri.

Bagaimana tanggapan Anda atas penyesalan Ketua Tim 8 Adnan Buyung Nasution yang merekomendasikan pencopotan Anda dari Kabareskrim Mabes Polri akhir tahun lalu ?

Bang Buyung tidak perlu menyesal, tetapi yang penting follow up dari penyeslaan itu.  Faktanya pada waktu itu saya Kabareskirm, orang akan beranggapan bahwa penyidikan itu berada ditangan Kabareskrim. Ada dugaan rekayasa penyidikan Wakil Ketua KPK Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah. Kalau ada dugaan rekayasa, maka alamat yang paling tepat tentunya Kabareskrim. Sebab tidak pernah diekspos bahwa yang menanggani kasus pimpinan KPK ini adalah suatu tim.

Pimpinan penyidiknya adalah Direktur III Brigjen Julianus Mahar. Itulah yang dinamakan dengan nama sandi Truno 3. Kalau saya di dalam jajaran Kepolisian adalah Tribrata 5 dan di lingkungan Bareskrim Guru l. Koordinatornya adalah Wakabareskrim yang bertanggungjawab kepada Kapolri.  Jadi susunannya Kapolri kemudian Wakabareskrim yang membawahi beberapa tim. Sebelumnya Irjen Hadiatmoko, tetapi karena dinilai tidak berhasil dan hanya dianggap berhasil menggolkan Antasari Azhar saja tetapi justru Bibit dan Chandra gagal, sehingga Hadiatmoko dicopot. Kemudian diganti Brigjen Dikdik dan dianggap berhasil menggolkan  Bibit dan Chandra,  menjadi  tersangka dan dia naik pangkat menjadi Irjen. Kemudian Julianus Mahar dianggap berhasil dan naik pangkat menjadi Brigjen.

Anggota tim berasal dari Bareskrim, Polda Metro, Polda Jatim, Babintak dan Ditbinkum. Saya tidak mengendalikan dan tidak boleh mengendalikan dan tidak boleh tahu hasilnya. Memang struktur militer dan polisi kuat sekali, kalau ada tim khusus maka yang boleh tahu kerjanya hanya tim itu saja, sehingga kalau saya tanya salah. Jadi yang benar adalah saya jangan bertanya. Mereka jangan melapor ke saya, sebab jadi tidak patuh pada asas.

Wajar kalau orang luar menuduh saya, tetapi saya diam dan tidak membantah. Seharusnya pimpinan yang menjelaskannya, tetapi pimpinan tidak pernah menjelaskannya bahkan Susno Duadji tidak dilibatkan disitu. Kalau bicara sendiri dan saya bukan kalau tiak terlibat, akhirnya saat ini orang akan menanyai siapa yang terlibat. Kalau bukan Susno, terus siapa ? nanti akan ke Kapolri dan diatasnya ke Presiden. Untuk itulah saya sebagai seorang perwira dan ksatria, disitu saya betul-betul menunjukkan kesetiaan dan keperwiraan saya. Manakala kepentingan lebih besar menghendaki, maka kepentingan pribadi dan kelompok harus dikalahkan, sehingga saya diam saja. Tetapi ingin tunjukkan saya tidak seperti itu. Saya menunjukkannya dengan bahasa isyarat. 

Seperti sewaktu Bang Buyung menyuruh saya mundur, saya tidak mau mundur. Tetapi akhirnya Bang Buyung mau mundur jika saya tidak mundur. Tetapi kemudian diberi permen manis oleh Kapolri dengan sebuah kebohongan. Di Istana Kapolri mengatakan Susno Duadji sedang membuat surat pengunduran diri, sehingga Bang Buyung tidak jadi mundur. Kemudian malamnya Kapolri rapat dengan Komisi III DPR, dengan terang terangan mengatakan bahwa surat pengunduran Susno Duadji sudah diterima. Itu jelas suatu kebohongan besar sekali. 

Sewaktu Tim 8 mengundang tim dari Polri hadir di Wantimpres untuk dimintai keterangan, yang berangkat Kapolri, Wakabareskrim, Direktur III dan beberapa pemeriksa. Saya tidak hadir, tetapi Bang Buyung tidak menanyakan ini. Seharusnya ditanya, mana Susno kok tidak datang dan anggota Tim 8 lainnya juga tidak tanya, punya ilmu apa itu ! akhirnya mereka pulang. Setelah itu mereka baru ingat dan besoknya saya datang sendiri ke Tim 8. 

Saya katakan, walaupun saya tidak bertanggungjawab dalam penyelidikan ini, saya datang atas sepengetahuan institusi dan saya siap memberikan keterangan sepanjang yang saya ketahui. Tetapi tidak pernah ada pertanyaan, kenapa kamu membantah walau tidak bertanggungjawab. Tidak ada pertanyaan seperti itu. Akhirnya kesimpulan Tim 8 adalah Susno merekayasa kasus untuk menghindari dari tanggungjawabnya, kan celaka benar ! Ya sudah, saya cepat didesak mundur oleh Presiden SBY. Bahkan Kapolri terdiam seusai pengunduran saya dimana prosesnya masih 15 hari setelah keluarnya rekomendasi Tim 8.  Akhirnya Kapolri datang ke beberapa pimpinan redaksi media massa untuk menenangkan media massa agar tidak mendesak mundur.

Tetapi waktu itu jawaban Kapolri berkelit, ketika ditanya apa benar Susno itu, apa Kapolri takut, kok demikian kuat Susno itu, tetapi jawaban Kapolri berkelit. Semestinya sebagai seorang Kapolri, sebagai seorang jenderal polisi dia katakan, jangan menuntut Susno mundur, dia tidak bertanggung jawab dalam menyidik kasus ini, kan selesai. Tetapi siapa yang bertanggungjawab, Kapolri harus menjawab saya, kan sebagai perwira  harus ksatria. 

Tetapi melihat dia tidak begitu, saya kecewa ! Saya berfikir buat apa bertahan? Maka saya harus mundur. Saya berunding dengan anak istri, saya katakan kita dihujat terus menerus dan tidak bisa diundurkan, kalau mau bertahan seratus tahun bisa. Tetapi hujatan ini terus menerus, sehingga saya katakan siap mundur. Saya bilang sama anak istri, meski nama kita sudah hancur tetapi kita tidak salah. Insya’ Allah, dengan keimanan kita maka kebenaran tidak akan bisa ditutupi. Kalau Allah ingin memulihkan nama kita, tidak akan sulit. Kun fayakun, selesai.

Akhirnya saya mundur, begitu mudur tidak ada masalah apa apa. Saya diam saja di rumah tidak ada niat apa-apa hampir selama  2,5 bulan. Kemudian saya berfikir bagaimana memperbaiki nama kita, harus  mulai dari mana. Tahu-tahu saya diundang bersaksi di Pengadilan kasus Antasari Azhar dan saya datang tanpa niat apapun juga. Karena kesaksian dibawah sumpah dan dibawah “UU dunia”, kalau saya bohong berarti saksi palsu. Kalaupun saya berbohong dan tidak ditangkap di dunia pasti akan ditangkap di akhirat. Saya akan mendapat laknat dari Allah.

Makanya sewaktu menyampaikan kesaksian, saya enak saja apa yang saya ketahui, tidak saya tambah dan tidak saya kurangi. Seperti pertanyaan pengacara, apa betul saya mengetahui ada tim yang dibentuk Kapolri yang  dinamakan Tim motifasi untuk menghendel kasus ini ? Saya jawab tidak  tahu dan tahu. Memang awalnya saya tidak tahu, tetapi akhirnya saya tahu.  Tidak tahu memang tidak diberi tahu, kemudian tahu karena saya mengetahui tim itu gagal. Karena gagal maka dicopotlah ketua tim.

Menurut Anda, siapa sebenarnya dalang yang merekayasa semua kasus ini ?

Tanpa saya beritahu yang merekayasa,  saya kira masyarakat sudah mengetahuinya. Siapa yang bertanggungjawab dalam penyelidikan ini. Tim penyidiknya Direktur III dan Koordinatornya Wakabareskrim serta penanggungjawabnya Kapolri yang langsung lapor pada Presiden. Lalu siapa penanggungjawabnya ? Saya kira dari struktur ini, silahkan dianalisis sendiri.

Anda pernah mengatakan Boediono terlibat dalam skandal Century. Namun setelah menjadi Wapres penyidikan dihentikan. Bagaimana kok bisa terjadi ?

Saya katakan bukan terlibat. Waktu menyidik Century, kasusnya saya bagi tiga. Kasus murni perbankan, duit nasabah diambil Robert Tantular dengan kasus Antaboga, dan kasus yang terkait dana LPS. Itulah yang berbeda. Kenapa saya tidak meneruskan, karena sudah masuk bulan September. Bulan Oktober sudah ada hasil penetapan Presiden dan Wakil Presiden dan sudah ada jadwal pelantikannya. Sebab kalau saya teruskan penyidikan, pasti ada yang bilang Susno telah dimanfaatkan kepentingan politik lain untuk menghancurkan nama Wapres, menggagalkan Pilpres dan Cawapres, sehingga besar sekali resikonya. 

Kita menyidik harus memakai strategi, mana kuat Susno sendirian disitu, Kapolri belum tentu setuju. Tetapi kalau sekarang kuat sekali backupnya jikalau polisi ingin menyidiknya dengan backup masyarakat. Waktu itu saya menyidik dengan kekuatan hukum. Tetapi hukum tanpa ditopang oleh kekuasaan maka tidak akan bisa jalan. Pasti kalau saya teruskan akan ketemu dengan Menkeu dan Wapres. Apa kuat Susno sendirian ? Tentunya dengan strategi, toh masyarakat dan KPK sudah minta diusut dan BPK sudah mulai mengangkat kasusnya sedikit demi sedikit, itu strateginya.

Mengapa anda berani membongkar kebobrokan Mabes Polri ?

Saya kira bukan karena keberanian, tetapi karena kepenakutan saya maka saya ungkap. Jadi kalau saya berani, justru saya hormat sekali kepada mereka yang berani merekayasa kasus itu. Kalau saya takut, karena takut akan hukuman Allah lebih berat yang akan saya terima.

Menurut Anda, seberapa parah kebobrokan di dalam Mabes Polri ?

Tergantung kehebohannya ! Masyarakat kan sudah tahu, yang saya angkat ini baru satu, tetapi hebohnya luar biasa, ini berarti parah. Makanya saya tidak mau angkat banyak-banyak, satu dulu saja. Ini hanya merupakan test case saja. Saya masih punya banyak peluru. Jadi masyarakat bisa membaca. Baru satu yang saya angkat, Mabes Polri sudah goyang. Itu menunjukkan bobrok, coba dia baik. Mestinya yang kena dua orang, biarkan dua orang itu menghadapi sendiri secara hukum, kenapa dua orang itu dibela mati-matian? Padahal tidak ada kewajiban membela dua orang itu. Seharusnya kewajiban polisi itu membela saya, sebab Undang-undang mengatakan pelapor tindak pidana korupsi wajib dilindungi. Kenapa dia sampai nekat melanggar UU ?

Banyaknya kebobrokan di tubuh Polri, apa perlu direformasi Kembali ?

Bukan perlu tetapi wajib atau fardhu ain untuk direformasi. Kalau perlu itu sunnah, sedangkan ini wajib. Kalau tidak direformasi, berarti kita memelihara penjahat bersenjata resmi dan terorganisir. Padahal kewenangan polisi besar sekali dengan kekuatannya mencapai 360 ribu orang bersenjata. Polisi boleh membunuh, jika penjahat lari boleh ditembak mati. Dengan kekuatan sedemikian besar, jika tidak direformasi dengan baik maka akan sangat berbahaya. Kalau tentara tidak boleh menembak rakyat, tetapi polisi boleh nembak rakyat yang melakukan kejahatan. Tentara tidak boleh nembak rakyat yang jahat sekalipun. Kalau tentara begitu senjatanya nembak itu untuk musuh dari luar, tetapi kalau polisi senjatanya diarahkan kedalam, itu bedanya.

Apa ini sebagai dampak penempatan Polri dibawah Presiden ?

Bukan ! Polisi mau dibawah siapapun. Presiden, Menteri Peranan Wanita atau siapapun tidak masalah. Kita sekarang sedang mengalami dekadensi moral. Seharusnya polisi wajib menjadi pelindung, tetapi malah menakut-nakuti rakyat supaya dapat duit. Polisi wajib memberantas kejahatan, tetapi malah menciptakan kejahatan. Lha ini jahiliyah, ini sudah masuk zaman jahiliyah.

Dengan penetapan anda sebagai terperiksa atau tersangka, apa anda merasa didholimi ?

Ya saya terima saja, mau silahkan orang menilainya, saya diperiksa saja belum. Yang katanya namanya harum, apa ya ? Yang melaporkan saya itu kan namanya yang harum itu, yang saya tuduh merekayasa kasus dan katanya tidak terbukti.  Lho bisa mengatakan tidak terbukti, kapan memeriksannya ? Kok cepat amat, mereka ngotot. Sebelum diperiksa, kesimpulannya saya jadi tersangka, ya sudah. Kalau kita ikut gila, namanya gila juga.

Mengapa Kapolri sekarang kelihatanya berbalik, mengakui ada ketidakberesan dalam kasus markus pajak yang melibatkan Gayus Tambunan?

Saya diam, tahu saya sudah malas mendengarnya. Karena, semua institusi resmi seperti polisi yang berkaitan dengan HAM, mestinya jika memberi keterangan itu sekali saja, sehingga antara satu keterangan dengan lainnya sama.  Jadi sekarang yang mau saya pegang keterangan siapa ? Kabareskirm lain, Kadiv Humas lain, Kapolri lain, Propam lain lagi  meski dalam persoalan yang sama. Itu baru dari segi orangnya. Sekarang dari segi waktu, pagi, siang dan malam lain lagi.

Kalau dicari-cari kesalahannya  seperti membolos kerja selama 78 hari, bagaimana komentar anda?

Bolos dari mana? kalau tidak pernah masuk kantor, kantornya mana ? Kantor adalah tempat suatu jabatan yang melaksanakan aktifitasnya sesuai dengan  standar operasional prosedural (SOP). Tempat mungkin ada, jabatannya apa?, tugasnya apa?, SOP nya apa? Kalau ada tempat, bukan kantor namanya. Saya masuk sana, bukan masuk kantor. Tapi sekarang mereka bilang saya bolos, terserah.

Jika dibandingkan dengan orang sama seperti pak Da’i Bachtiar, apakah pernah dia ngantor setelah jadi Pati ? Dia jadi Pati selama 10 bulan sebelum pensiun. Kemudian pak Chairuddin Ismail, apakah beliau ngantor, satu tahu lebih. Apakah dia diperiksa dan dipecat. Tidak ! Kenapa untuk hal yang sama, perlakuan terhadap saya berbeda. Jadi kalau begitu ini khusus untuk Susno Duadji saja. Tapi apapun juga saya tidak menolak, saya terima.

Soal markus pajak, apa uang Rp 24,6 miliar itu memang dibagi-bagikan oleh Gayus Tambunan kepada para pejabat di Mabes Polri ?

Saya tidak tahu ! Tetapi yang jelas uang itu sudah tidak ada. Itulah tugas penyidik, sama untuk markus ini. Polisi itu mengerti hukum, tetapi mereka mengatakan kalau berani buktikan. Lha dimana saya bisa membuktikan? Saya ingin polisi yang mempunyai kewenangan menyidik itulah yang membuktikan.

Mengenai kasus Century beberapa waktu lalu, bagaimana proses kehadiran anda di Komisi III DPR. Apakah anda tidak diajak pimpinan Polri seperti waktu di Tim 8 tetapi anda mendapat undangan khusus dari DPR ?

Waktu acara dengar pendapat dengan Komisi III terkait dengan  heboh cicak buaya dengan KPK, memang saya tidak diajak Kapolri, tetapi saya sudah antisipasi. Saya mempunyai teman-teman DPR agar diundang. Di meja memang tidak ada papan nama saya, tetapi saya mengatakan resmi diundang dengan tandatangan Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso. Justru yang tak diundang itu mereka semua itu, karena yang diundang resmi hanya Kapolri dan saya, sedangkan mereka itu hanya diajak Kapolri.

Apa reaksi Kapolri waktu itu ?

Kapolri hanya kelihatan pucat saja, yang jelas dia tidak bisa bicara bebas.

Waktu itu Kapolri mengatakan Susno siap mengundurkan diri ?

Bukan siap, tetapi Susno Duadji sudah mengajukan surat pengunduran diri,  katanya suratnya sudah diterima. Waktu itu saya mau berdiri, tetapi dicegah Wakapolri pak Makbul. Ketika itu dalam sehari Kapolri 5 kali berbohong secara resmi, tetapi yang tidak resmi saya tidak tahu. Waktu siangnya di Istana Kapolri mengatakan Susno sudah mengajukan surat pengunduran diri. Malamnya mengatakan surat pengunduran diri sudah diterima. Malam itu di tempat yang sama juga mengatakan tentang Nurkholish Madjid. Juga di tempat yang sama dia mengatakan tentang MS Ka’ban. Pada tempat yang sama dia juga mengatakan akan mundur jika tidak bisa dibuktikan di Pengadilan.

Mengapa di Komisi III DPR, anda sampai menangis. Apa yang menyebabkan anda terharu ?


Seumur hidup, saya tidak pernah menangis. Waktu Ibu saya meninggal dunia sekalipun, saya tidak menangis. Memang saya lebih dekat kepada Ibu meski Bapak dan Ibu sama. Karena dialah yang mengajarkan akhlak budi pekerti dan agama kepada saya. Karena sesuai dengan ajaran agama, jangan dibasahi dengan air mata ketika ditinggal wafat, maka saya hanya berdoa dan membaca Surat Yasin saja.

Tetapi malam itu di DPR saya menangis. Karena sudah hampir 4 bulan terus menerus ditekan. Sedangkan di rumah saya harus senyum, untuk menghibur istri dan anak, tetapi batin saya sedih sekali.  Anak saya perempuan sampai berhenti dari bekerja  karena malu bapaknya dihujat terus menerus. Akhirnya usaha sendiri dengan jual pakaian bekas di Citos dengan diobral padahal dia sarjana, tetapi yang penting halal. Alhamdulillah, ternyata penghasilannya tidak jauh berdeda dengan gajinya ketika masih kerja di kantor. Dia tidak malu, kadang kadang temannya ikut beli. Itulah yang membuat saya ketika teringat sampai menangis.

Jadi semuanya ini merupakan rekayasa dari Mabes Polri, padahal anda sama sekali tidak terlibat dalam tim penyidik. Sampai-sampai anda diminta mundur ?

Saya kan tidak mundur, tetapi minta mundur sementara. Saya diminta mundur supaya tekanan berkurang. Saya diminta mundur pak Makbul atas suruhan Kapolri. Pak Makbul waktu itu bersama pak Yusuf Manggabarani. Saya tanya mengapa Kapolri tidak langsung kepada saya, alasannya Kapolri tidak sampai hati karena saya tidak bersalah. Kemudian saya bilang oke, saya mundur, tetapi mundurnya kan bukan selamanya. Nanti setelah situasi tenang, nama saya seharusnya dipulihkan kembali. Tetapi ternyata tidak ada pemulihan sama sekali selama 2 bulan, tetapi saya diam dan tidak berontak. Selama itu saya juga masuk kantor, meski kantornya tidak ada yang dapat dimasuki. Saya datang ke teman-teman karena sudah tidak memiliki ruangan sendiri.

Selama 2,5 bulan saya tidak ada apa apa dan saya terima. Bahkan sudah akan membanting setir mencari usaha yang lain. Tetapi begitu bersaksi untuk Antasari Azhar, mereka mengancam akan memecat dan sebagainya. Sejak itulah saya merasa telah dikerjain mereka dan saya mulai bangkit. Saya katakan sama keluarga, dukung saya.

Apa reaksi anda ketika diumumkan diberhentian dari Kabareskrim ?

Saya marah sekali. Kalau mutasi seringkali tidak pernah diumumkan ke publik. Karena saat itu timingnya massa minta saya untuk mundur, sehingga seolah-olah inilah betul biang keroknya, saya tidak mau yang begitu. Saya tetap mau mundur tetapi jangan saya dikatakan bersalah. Waktu itu mungkin saya sudah kalah 80 persen.

Tetapi masyarakat kan perlu informasi yang berkaitan dengan anda ?


Itulah yang tidak pernah disampaikan oleh mereka. Karena Kapolri mengatakan tidak perlu berbicara dengan pers karena nanti semua dia yang mengatasi. Jadi saluran saya ke pers ditutup, tidak seperti sekarang ini. Saya Sholat Jum’at saja tidak boleh di Masjid, tetapi di ruang tahanan bersama para tahanan. Supaya tidak bertemu dengan wartawan di depan. Kantor saya dengan  ruangan Kapolri tidak lebih dari 20 meter, saya harus naik mobil dari belakang. Saya kira ini sudah pendzoliman yang luar biasa.

Jadi anda berusaha melepaskan diri dari belenggu tersebut ?

Ya, lama-lama saya minta berhenti. Akhirnya saya bersaksi di sidang Antasari Azhar. Banyak hal yang mengejutkan dan saya dikejar terus sama wartawan.  Saya sudah tidak mau tunduk lagi pada aturan-aturan polisi untuk membungkam saya. Meski tetap ada larangan berbicara sama wartawan, saya tidak takut, saya hantam saja.

Seperti apa marahnya Anda waktu diumumkan pemberhentian dari Kabareskrim ?

Langsung malam itu saya datangi rumah Kapolri, tetapi dia tidak mau menerima meski ada di dalam rumah. Dia ada di dalam kamar dan tahu saya datang karena diberitahu ajudan. Rumah Kapolri kan agak terbuka pintunya dan yang jaga banyak sekali. Jangankan maling, lalatpun tak akan bisa masuk walaupun pintunya terbuka. Saya bisa masuk karena dia tahu saya Kabareskrim. Kata ajudan bapak lagi tidur dan besoknya baru bisa bertemu Kapolri.

Akhirnya jam 4 sore keesokan hari saya baru bias bertemu Kapolri.  Kemudian ajudan memberitahu saya kalau Kapolri sudah datang. Saya ingin bicara empat mata, ajudan tak menjawab. Ternyata setelah saya masuk ruangannya, sudah ada lima jenderal yang mendampingi Kapolri. Jadi saya tidak sendirian bertemu Kapolri.

Saya katakan, saya mau berhenti karena memang sudah sepakat. Tetapi kenapa diumumkan ke public? Itu berarti sudah mempermalukan saya. Seolah-olah itu isyarat kepada publik bahwa betul Susno Duadji yang bersalah dalam kasus dengan KPK, buktinya sudah dimundurkan. Dengan diumumkan kepada seluruh masyarakat Indonesia melalui berbagai media massa pada malam itu, akhirnya besoknya media menulis, akibat dari perbuatan merekayasa sebagai pertanggungjawaban maka saya mundur. Jadi seolah-olah melegitimasi betul bahwa saya merekayasa kasus tersebut.

Apa reaksi Kapolri pada waktu itu ?

Dia hanya ketawa-ketawa saja dan merangkul saya. Hukuman itu kelihatannya kecil tapi maknanya besar bagi saya. Karena timingnya bertepatan dengan desakan masyarakat, maka saya mundur.

Apakah Kapolri meminta maaf kepada anda ?

Sama sekali tidak meminta maaf.

TNI dan Polri berlaku sistim komando, tetapi masyarakat sekarang melihat bintang satu berani dengan bintang tiga. Sepertinya tidak ada lagi sistim komando di Polri ?

Itu karena disuruh dan dibiarkan Kapolri. Apapun juga saya ini masih aktif sebagai polisi. Boleh benci sama Susno, tetapi dalam hierarkhi tidak boleh benci. Kalau tidak disuruh tidak bakal mereka berani. Tetapi perasaan dia ingin menjatuhkan martabat saya kan? Tetapi dia lupa martabat mereka sendiri justru yang jatuh.

Pada waktu itu ada pemeriksaan dari dua sayap, Intelijen dan Propam. Intelijen sudah clear dan Propam belum selesai, dimana Kapolri membatasi seminggu saja.

Satu minggu tak clear, dua minggu tak clear yang dilakukan Propam. Apa salah yang akan dituduhkan kepada saya? Kemudian intelijen lebih jernih berfikir seperti pak Saleh Saaf. Sebenarnya bukan Propamnya yang salah, tetapi kepemimpinan yang salah. Kalau pemimpin berwibawa, maka hirarkhi polisi akan bagus sekali. Jadi pemimpin kan harus tegas, jangan mengadu domba, ituu namanya kan mengadu domba. Saya yakin pak Saleh Saaf tersinggung berat itu. Propamnya masih ngotot sementara Kapolri tidak punya pendirian. Itu kan sama dengan menyuruh anak buah berantem.

Adanya kebobrokan dalam institusi Polri seperti markus, rekayasa perkara, intervensi politik akan membebani institusi Polri. Apa sebaiknya yang menjadi langkah Polri ?

Polri harus dirombak kepemimpinannya, terutama orang nomor satunya oleh orang yang memiliki integritas tinggi, punya keberanian dan tidak  munafik. Kalau bisa begitu ya sudah selesai. Perlu waktu berapa bulan, tidak perlu lama cukup  tiga bulan sudah baik karena sistim komando. Berbeda dengan Departemen dan Partai. Kalau polisi kan ada yang diatas dan bawah.

Kalau  itu sepertinya suatu yang utopis, mengingat kita tahu  pimpinan Polri memiliki penghasilan sampingan yang besar.

Tidak ! Polri itu gajinya kecil. Kalau memang perusahaan miliknya sendiri tidak apa-apa. Seperti gajinya kecil tetapi memiliki perusahaan silahkan saja, kan tidak dilarang  mendapat penghasilan yang halal. Kalau ngak kan mati karena gajinya tak cukup. Itulah yang saya katakan kalau seorang polisi tidak ditopang dengan usaha lainnya, apapun pangkatnya jenderal bintang 8 sekalipun di Jakarta ini, tidak mungkin bisa beli mobil kijang sekalipun second hand. Gaji saya kan hanya Rp 11,7 juta, untuk membayar listrik saja satu juta lebih, belum lainnya.

Apakah anda siap mengambilalih kepemimpinan Polri bila DPR menghendakinya ?

Soal siap atau tidak siap, rakyat yang tahu. Jadi Kabareskrim saja tidak dipakai dan dicopot, masak jadi Kapolri.  Itu impian terlalu tinggi. (Susno tertawa lepas)

Bagaimana perlunya fungsi moral di Kepolisian sekarang ?

Bukan hanya di polisi, tetapi di republik ini. Saya kira solusinya kita perbaiki moral melalui agama seluruh pimpinan negara ini. Sekarang ini kan orang tidak takut lagi sama Tuhan. Mereka tetap Sholat lima waktu tetapi korupsinya jalan terus. Kalau mereka ketemu daging babi muntah muntah, tetapi aspal dan pasir masuk perut. (*)

Comments (76)
  • abu zahra  - polri
    avatar
    Pa Susno dan Kapolri sama aja karena mereka berada pada sistem yg salah (demokrasi/sistem thagut), coba mereka berada dalam naungan syariat islam pasti hidup mereka punya nilai ibadah dimata Alloh,sebenarnya bangsa kita hidupnya sia2 kecuali orang beriman dan berlepas diri dari thogut, karena mereka dipaksa oleh pemerintah untuk tunduk dan taat kepada sistem thagut padahal keta'atan hanya untuk Alloh dan rasulnya.nanti mereka akan menyesal dan menuntut penguasa yg telah menjerumuskan kepada kekufuran.eling uey, eling, "Ta'atilah Alloh, ta'atilah Rosul,dan ta'atilah Pemimpin orang2 beriman dan kalau ada perselisihan diantara kalian kembalikan pada Al qur'an dan as sunah,jika kamu beriman kepada Alloh dan hari akhir, karena itu lebih utama dan hasilnya akan lebih baik".INGAT PARA PENGUASA. ELING2 BENCANA DIMANA-MANA.ELING
  • Just Revolution
    avatar
    Pak Susno, Kalau Bapak mengerti betul2 ajaran Islam, semestinya Bapak membongkar kebobrokan institusi Polri sewaktu masih diberi Allah Kekuasaan(Kabareskrim). Sekarang setelah Bapak "dipecat" Bapak cuap2, kelihatan sekali Bapak Susno sakit hati.
  • jangansesat
    avatar
    Banyak orang mengatakan kalau motif susno tidak benar. Katanya susno sakit hati. Pertanyaannya sakit hati kepada siapa? Apakah kepada kapolri? kepada raja? kepada edmond? atau kepada institusi? Aneh, kalau saya sakit hati terhadap orang yg jahat kepada saya, atau sakit hati kepada institusi yg tidak benar (padahal saya sayangi), apakah sakit hati tersebut bisa dianggap salah?
    Tolong jangan karena banyak sekali oknum di institusi, lalu yg benar disalahkan, dan yg salah dibenarkan. Ini momentum yg tepat untuk melakukan perbaikan di sistem negara kita. Momentum yg tepat untuk melakukan reformasi. Jendral Susno sudah membuka jalan, kita tinggal ikuti aja. Ayo kita dukung.
  • Just Revolution
    avatar
    Maksudnya kenapa Bapak Susno sewaktu masih menjabat Kabareskrim tidak membongkar semua kebusukan2 yg terjadi di Institusiny,Kalau memang dia mengerti ajaran Islam yg sebenarnya.

    "Katakan yang hak walau terasa pahit bagi kita"
  • ardee  - wajar, perang tanpa strategi = mati konyol
    avatar
    Wajar kalau kasus ini dibongkar setelah pak susno 'diluar' sistem. Ketika dia didalam sistem polri yang sifatnya komando, membongkar hal ini namanya bunuh diri... akan dengan mudah terbungkam di intern polri sebelum bocor ke pers...
    beda cerita jika pak susno ada diluar sistem, apalagi sedang dalam sorotan publik... Efek dnomino/dampak sosialnya jadi luarbiasa... Kesempatan yang pas untuk menekan polri sebagai institusi untuk berbenah dibawah tekanan publik...
    Kalau mau menghantam musuh yang sistemik seperti mafia berseragam polri, gak bisa asal grasa-grusu, itu namanya bunuh diri jek!
  • Just Revolution
    avatar
    Ajaran Islam mengajarkan begitu Pak. Apakah kode etik institusi lebih tinggi dari hukum Allah?
  • Nguibul
    avatar
    @Juts Revolution. ngomong gampang bos, coba loe didalam sistem, pasti susahlah. apalagi Polisi itu rintisan karir. Sudah sepantasnya kita dukung susno...
  • Just Revulution
    avatar
    Ini Bukan Masalah dukung mendukung Bang. Kita semua tahu bahwa KPK itu badan independen yg tidak tunduk kepada org yang bikin (kita semua tahu siapa yg bikin). dan tulisan wawancara diatas juga menggambarkan bagaimana Antasari Azhar dilengserkan, terus Bibit Chandra juga mau disisihkan. Nah skenarionya bagaimana menjadikan KPK jadi "Anak Baik". Jadilah Bapak Susno dikeluarkan dari Kabareskrim untuk mengungkap segala manipulasi atau dengan kata lain Bapak Susno dianggap sebagai "Pahlawan", dan selanjutnya dicalonkan jadi ketua KPK.

    Coba lihat, setiap perkara apa saja...pasti yang dikorbankan hanya org2 tidak terkenal.

    Sungguh, kalau para pemimpin negeri ini mau mengusut semua kasus dengan hati nurani...semua pejabat yang terkait bisa kena semua termasuk Kapolri dan Jaksa Agung.

    "Mempunyai mata tidak melihat. Mempunyai telinga tidak mendengar. Dan mempunyai hati tidak memahami."
  • ardee
    avatar
    bisa buktiin gak ada skenario seperti itu?
  • Just Revolution
    avatar
    Kita lihat saja hasilnya...
  • dedi sunardi
    avatar
    orang gak punya strategi tahunya reaktif begitu ada masalah lawan, gak tahu yang dilawan tuh besar, sekali tebas dia hancur, tadinya mau memperbaiki tp belum apa apa sudah hancur gmn
  • Just Revolution
    avatar
    Bapak sunso di tangkap Provost, trus gimana strateginya? Coba kalau Bapak Susno membongkar semuanta semasih menjabat Kabareskrim, lebih punya taji.
  • ikrar  - belum tobat
    avatar
    ya iyalah waktu itu doi belum tobat mereun
  • aD  - 180 derajat
    avatar
    Assalamu'alaikum.....
    Untuk Suara Islam Online, terimakasih untuk wawancara ini, makin membuka mata saya.
    Terus terang saja, saya bukan orang baik-baik. Masa lalu saya sering berurusan dengan polisi, tapi justru karena pengalaman-pengalaman itulah saya jadi tahu betul kelakuan polisi-polisi kita yang sedihnya negatif semua. Sampai sekarangpun saya masih merasa sebal melihat orang berseragam polisi.
    Untuk Bapak Susno Duadji, saya mohon ma'af yang sebesar-besarnya karena ketika kasus cicak vs buaya mencuat, jujur saja, saya sangat membenci bapak. Pemikiran awam saya, orang yang paling bertanggung jawab atas pekerjaan bareskrim mestinya kabareskrim. Tapi ternyata saya salah, sekali lagi saya mohon ma'af yang sebesar-besarnya kepada Bapak Susno.
    Sekarang, saya justru sangat mengagumi dan mendukung apa yang telah bapak lakukan dengan mengungkap kebobrokan yang ada di tubuh polri. Andai ada anggota Polri lain yang seperti bapak, 'Insya Alloh, citra Polri pasti akan lebih baik.
    Benar kat...
  • madyapura
    avatar
    katakan yang benar itu sekalipun pahiiiiit
  • abu_atthoriq
    avatar
    Terus berjuang pak Susno. Butuh proses memang untuk berubah menjadi hamba Allah yg benar & perlu banyak pengorbanan. apa yg bapak lakukan suatu pengorbanan yg besar, alngkah baiknya jika bapak segera pensiun dini saja dari polri supaya keluar dari sistem thoqut.Jika ada motif dendam, maka segera hilangkan. perbaiki niat semata2 melaksanakan perintah Allah utk amr bil makruf nahyu anil munkar dan tempuh cara berjuang yg benar di luar sistem itu. InsyaAllah akan menjadi amal sholih buat bekal bpk nanti di akhirat. Semoga Allah senantiasa memberi hidayah, perlindungan dan pertolongan kpd bpk sekeluarga.

  • nawarih  - Perlu banyak orang sakit hati
    avatar
    Apapun motif dari pengakuan yang blak - blakan dari Pak Susno patut dihargai dan sebagai masyarakat perlu mensyukuri karena hal itu akan semakin memudahkan kita dalam melihat kasus2 yg ada. Kalaupun motifnya sakit hati, ya tidak masalah, yang jadi masalah, sudah tau institusi ditempatnya yg lama ada masalah tapi karena takut dibilang sakit hati akhirnya tidak dibuka yang tentunya berakibat pada tertutupnya kasus2 mafia hukum untuk selamanya.
    Saya rasa, negara ini perlu orang2 yg sakit hati pd institusinya yang lebih banyak lagi supaya kebobrokan di masing2 institusi terbuka, krn hanya dari mereka kasus2 itu bisa terungkap. Korupsi di negeri ini tersimpan dengan rapih karena kebanyakan pada sehat (senang) hatinya dengan institusi yg sudah memperkaya mereka dengan cara - cara yg haram.
  • lubis
    avatar
    terimaksih wawancaranya telah membuka selubung kebebrokan ditubuh institusi kita. Maju terus pak susno.banyk kok yang dukung
  • mujib  - dukung Susno
    avatar
    mari kita dukung p.Susno jadi ketua KPK supaya orang2 mafia itu d sikat habis..!Wahai para anggota DPR bukalah hati nuranimu cepat pilih ketua KPK (p.Susno Duaji) dan wahai Pak Presiden klu memang anda serius memberantas Korupsi cepatlah sodorkan calon ketua KPK ke DPR yaitu P.Susno Duaji tolong buktikan Pak Presiden..!
  • Just Revolution
    avatar
    Wahhhh...sepertinya orang sudah banyak termakan skenario dari para rezim sekuler ini ya.
    Bapak Susno dijadikan ketua KPK setelah dia membongkar beberapa kasus manipulasi yg terjadi di Polri. ITULAH SKENARIONYA.

    Coba kalau memang Bapak Susno bersih dan betul2 mengerti ajaran Islam...Kasus apa yang terbongkar sewaktu dia masih menjabat Kabareskrim?
  • ardee
    avatar
    Buktiin kalau memang benar...
  • Just Revolution
    avatar
    Bang Ardee masih ingat kasus cicak buaya...
    Siapa yang bilang KPK itu sebagai cicak dan siapa yang mengaggap dirinya sebagai buaya?
  • wong ilang  - haq dan batil harus segera di pisah
    avatar
    "kulil haqo walau kana muurron"
    pahami dulu permasalahan, ketahui detailnya, pokok permaslahan, baru kita bisa memberikan kesimpulan jangan asal njeplak aja (asal ngomong).
    tidak cukup sampai di situ bagaimana kita bisa menerapkan nidhom hukum fil islam di muka bumi ini yaitu dengan dasar Al-Qur'an dan hadis shohinya.
    bagaimana bangsa indonesia ini menjadi baik, tinggal menunggu waktu hancurnya dunia ini kalau memang Allah murka maka Allah tidak segan menurunkan Adzab. yaitu atas dasar karena manusia sudah mempermainkan hukum Qur'an dan bahkan menginjak
    kepada seluruh masyarakat dan element lembaga di dindonesia baik ormas islam ataupun lsm - lsm, mari kita bersama bersatu menyatukan suara untuk menghilangkan kemungkaran khsususny di dalam tubuh pemerintahan baik presiden wakil presiden maupun lembaga-lembaga permerintahan indonesia DIRJEN perpajakan, kehakiman, dan instansi2. dengan MENCOPOT MENGADILI DAN MENGHUKUM DENGAN SYARIAT ISLAM.(warga negara indonesia)...
  • anak lanang  - SYARAT MENJADI PEMIMPIN
    avatar

    SYARAT MENJADI PEMIMPIN :

    1. BERANI MENYATUKAN HUKUM QUR'AN DAN SUNAH DENGAN DIRINYA.
    2. BERANI BERJANJI BERSUMPAH UNTUK MENERIMA ADZAB ALLAH SEBESAR2NYA HARI ITU JUGA JIKA MEMANG MELANGGAR HUKUM QUR'AN.

    MUNGKIN DIA LAYAK SEBAGAI PEMIMPIN.
  • sukmanegara  - KODE ETIK YANG TERJEPIT HARAPAN UNTUK KEKAYAAN
    avatar
    MATERIALISTIS MEMENANGKAN PERTARUHAN DI INSTITUSI PEMERINTAHAN.
    MAFIA HARUS DI LAWAN DENGAN MAFIA BUKAN DILAWAN DENGAN KEBERSAHAJAAN.
  • Anonymous
    avatar
    persetan dengan semuanya...
  • orang awam
    avatar
    skrg layar telah di kembangkan,di luar dari hukum allah kita sbg manusia biasa tdk luput dr dosa. jd tdk perlu merasa yg pling benar dl sblm ada fakta yg jelas dan tepat.
    biarlah kemenangan jd harga mati bagi yg menempuh jalan kebenaran.
  • Just Revulution
    avatar
    Oh iya...satu lagi, Aku dengar2 Bapak Susno Duadji sangat dekat dengan orang2 sesat NII KW9 Al Zaytun.
  • apanya dimana  - just revo honda
    avatar
    bung, dari tadi anda hanya memberikan opini2 tanpa adanya fakta. wajar kan jika saya ini curiga kepada anda kalau anda memang ingin menjatuhkan kredibilitas seseorang, tentunya dengan motif2 tertentu.

    memang semua orang boleh berpendapat. tapi tunjukkan faktanya. kalau cuma omong kosong mending jadi penulis skenario sinetron saja.
  • Just Revolution
    avatar
    Pertama aku minta maaf, bukan maksudku untuk menjatuhkan kredibilitas Bapak Susno. Tapi kita semua tahu zaman sekarang kan banyak sekali trik2 untuk menipu rakyat apalagi agama Islam kita yang suci ini, jadi saran ku kita tidak menelan mentah2 segala berita.

    Ada pepatah "Manis dimulut lain dihati"

    Dalam Al Quran juga ada ayat yg kira2 berbunyi "mempunyai mata tapi tidak digunakan untuk melihat, mempunyai telinga tapi tidak digunakan untuk mendengar, dan mempunyai hati tidak digunakan untuk memahami"

    Jadi Islam menyuruh kita untuk selalu waspada terhadap trik2 kaum munafik apalagi yang dilakukan oleh para pejabat rezim sekuler ini.

    sekali lagi aku minta maaf kalau ada kata2 ku yg menyinggung perasaan teman2 semua.
  • anakkecil
    avatar
    Justru Pak Susno ini salah satu polisi yang berani follow up kasus NII.
    Makanya waktu Pak Susno dicopot dari jabatan Kabareskrim ada karangan bunga dari korban NII yang simpati kepada Pak Susno.
  • mlente  - kembali ke demokrasi pancasila
    avatar
    akan terus begini jika arah demokrasi ini masih dibawa ke demokrasi ala amerika, demokrasi tanpa adanya norma Ketuhanan
  • bahar
    avatar
    Maaf ya pulisi, sy baru sadar waktu sy msh usia SD, nenek sy pernah pesan kepada putrinya, " ... nenek tidak merestui jika putrinya menikah dengan anggota pulisi ...". Jawabanya baru sy fahami stlh menyimak wawancara Suara-Islam.com dengan pak Susno. Tanpa sy sadari air mata sy menetes ..., inilah sesungguhnya Allah swt telah membuka makarnya org-org yg jahat kpd mereka yg beriman ... Untuk pak Susno tetaplah tawakal dan berdoalah agr Sang Khalik tetap memberikan pemahaman dinul islam yg utuh, aqidah yg kokoh dan kalau blh sy ibaratkan bpk bagai sosok panglima perang Qurasy Khalid ibn al Walid yang sukses menaklukan akal nurani nya stlh mengalami pergulatan kezaliman. Sgl puji kembali pa-Nya. Lanjutkan yg haq percayalah yg bathil akan hancur ...
  • ardee  - pikir lagi deh...
    avatar
    Ok... katakan yang haq walaupun pahit...
    Tapi yang namanya berperang butuh strategi... bukan asal grasa grusu.

    Kita memang harus ber-amar ma'ruf nahi mungkar,tapi Amar Ma'ruf Nahi Munkar pun harus pake strategi supaya efektif... biar dampaknya juga besar...

    Coba, kalo pak susno membongkar hal ini saat menjabat, apa anda bisa menjamin orang2 yang sekarang dicopot akan ikut terbongkar? atau justru pak susnonya yang di bungkam?

    Sekarang, dengan dia diluar sistem, berbicara apapun, membongkar apapun tidak ada yang bisa menghalangi.
  • panjul  - paling pintar
    avatar
    banyak sekali orang indonesia saat ini yang gede omong, ga ngerti apa2, tapi ngasih komentar seolah2 paling pintar!
    Maju teruz pak susno, pantang MUNDUR !!!
  • Just Revolution
    avatar
    Kalau aku melihat perbedaan pandangan dalam melihat suatu kejadian itu sangat2 wajar. yang tidak wajar adalah saling merendahkan lawan yang berbeda pandangan dengan kita, seperti komentar Anda!
  • surya timur  - jitu
    avatar
    Benar pak Susno, perlu strategi agar efektif. Jangan asal berani tetapi tanpa ilmu strategi. Kalau di dalam institusi, selama ada atasan tentu sangat mudah "dianulir" atasan apa-apa yang dikemukakan tetapi tidak sejalan dengan atasan.

    Jadi seperti main bilyar, perlu di pantulkan untuk dapat mencapai sasaran bola yang terhalang.

    Yang penting sekarang adalah makin dibuka, walaupun lambat tetapi bisa terbuka seluruhnya, bukan cuma sedikit dan cuma bikin penasaran saja.

    Teruskan pak dan jangan lupa mohon petunjuk dan perlindungan serta pertolongan Allah SWT.

    Salam.
  • manusia  - comment dikit
    avatar
    cuman ALLAH SWT yang tau siapa yang benar dan yang salah..
  • Arif
    avatar
    dalam institusi yang rusak sekalipun pasti ada yang baik diantara merka.Yang kita butuhkan di negara ini ya orang-orang yang berani mengungkap kerusakan itu. Maju terus pak susno.
  • s@ng petualang  - 'amburadul'
    avatar
    lha kasus Bank Century kok malah jadi ilang, nggak ada kabar beritanya........
  • Just Revolution
    avatar
    Biasa Bang, Bayar 25M untuk dapat 6,7 T
  • pendekar kelana  - aha
    avatar
    aslm,luar biasa informasinya...
  • tono  - Jangan asal komentar
    avatar
    Tukang komen semua...menyelesaikan persoalan besar tidak semudah membalikkan telapak tangan. Kita harus bersyukur dan positif thinking. Kita harus terima kasih kepada Pak Susno yang telah membongkar beberapa kebusukan Polri dan negara ini...jangan asal tuntut dan hujat saja,,,
  • simply  - SERBA SALAH
    avatar
    @Orang mau bener, dibilang salah. Orang salah dihujat. Lha maunya ente apa?
    Lihat masalah secara menyeluruh. Jangan ngomong pake urat aja. Pake pikiran yang cerdas, gituh!
  • Bahirul Alvarizi
    avatar
    Saya tidak bisa membayangkan, apabila sewaktu Bp. Susno mengungkap kebobrokan di tubuh POLRI sewaktu berpangkat lebih rendah dari sekarang. Memang menghadapi musuh berjemaah terasa lebih berat. Maju terus Pak, kami selalu mendoakan-mu.
  • uncle onet
    avatar
    weleh..weleh
    intinya satu..kun fayakun
    Alloh akan beserta dengan orang yang beriman
    walau pak susno terlambat tapi masih bisa eksis memperjuangkan kebenaran genjot terus bang susno
    orang bandung bersama anda
  • aswin
    avatar
    dari tahun 1971 sejak saya lulus SLTA hingga sekarang belum menemukan intansi / jawatan / dept. dst. yang bebas pungli / markus / korup .th.71. bikin surat bebas G.30.S. selesai 6bulan tanpa pungli. kalau dgn pungli bisa 1 hari kelar.
  • afiden
    avatar
    sebaiknya jangan ditanggapi tulan dari Just revolutin
  • aswin
    avatar
    maaf kalau salah masuk.. yang saya utarakan itu bukan wacana tapi kejadian yang saya alami memang bukan teoti tapi praktek.. jadi memang betul tidak perlu ditanggapi.terima kasih
  • ayex
    avatar
    Alangkah bijaknya yang benar tentukan benar, yang salah tentukan penjaranya. siapa yang punya kewenangan pada hal ini ??
    jangan mencari siapa yang salah siapa yang benar, sebab hanya mereka yang tahu 100 %. untuk itu cari di Qur'an dan Hadits jawabannya
  • Just Revolution
    avatar
    Benar kata Bapak Susno Duadji...ORANG INDONESIA TUH GAMPANG SEKALI MELUPAKAN SUATU KEJADIAN. Semua kasus ini saling terkait, berawal dari KPK yang ingin menyadap Kejagung dan POLRI...itu awal dari rangkaian cerita ini (kalau kalian masih ingat)
  • Rudi bongkar
    avatar
    Saya mengacungkan sepuluh jempol karena dinegara terkorup ini masih ada seorang penegak hukum berhai mulia untuk mengungkap kebobrokan dan kerakusan para pemimpin dan pejabat dinegara surganya para koruptor
  • afiden
    avatar
    memang SUSNO DUAJI harus didukung masyarakat luas untuk membongkar kebobrookan ditubuh POLRI , karena polri sedang dan terus mencari tameng untuk menutupi boroknya, perlu diketahui bahwa ikan membusuk mulai dari kepalanya bukan dari ekornya.....................
  • elhan
    avatar
    bapak adalah orang yang paling tau akan semua yang terjadi di republik ini...bongkar semua pak..rakyat indonesia slalu mendukung langkah bapak...
  • Joe Benhur
    avatar
    Mau dendam atau tidak, kebenaran tetap harus ditegakkan. Mau dibilang kenapa tidak pada saat menjabat maupun sdh tidak menjabat, tidak penting dan tdk ada kata terlambat buat proses kebenaran. Bisa jadi ini memang suatu proses yang ditunjukkan Tuhan beginilah jalannya P Susno agar keadilan bisa ditegakkan, sekaligus jawaban dari Tuhan untuk membersihkan nama P Susno. Kebenaran bisa datang dari mana saja selama Tuhan menghendaki, bisa dari orang jahat sekalipun. Perjuangan memang berat. Kasus telah bergulir, bukti adanya Mafia sdh didepan mata, itu yg harus kita kawal buat Indonesia lebih baik, jangan biarkan Susno sendirian, mari kita dukung.. Bravo Kebenaran Bravo Susno Duadji semoga Allah selalu melindungi orang yg sholeh.
  • Rausyan
    avatar
    Assalamualaikum..

    mudahan2an dari semua hasil diskusi ini ada yang yang bisa kita ambil.. ga perlu saling ngotot2an dan baku hantam..
    semua tidak ada yang salah, saya setuju dengan kawan2 semua jika melakukan sesuatu harus memakai strategi karena jika pak susno membongkar kasus ini masih diberada dalam sistem maka dia akan dibungkam.. dan saya juga setuju dengan @just revolusion bahwa ini skenario politik. tp coba anda analisa lg apakah benar skenarionya seperti itu, kasus ini tidak diawali dari kasus penyadapan KPK terhadap kejagung. tapi masih ada kasus sebelum itu.. maka jangan terlalu cepat untuk mengambil kesimpulan nanti akan terjadi kesilapan dalam mencari kebenaran...

  • audara
    avatar
    allhamduliliah hirobbil alamin semua sudah sekejul atau ketetapan allah, kini saatnya bapak susno disuruh ngaji ama alloh biar lebih dalam tentang alquran dan sunah yang bener bener biar tergolong arang yg takut ama azab alloh yang amat pedih,saran ngaji ama ust hidayat nur wahid aja pak!!!!saya kukung bapak karena benar masih ingat alloh
  • nassie
    avatar
    buat pak susno,kita semua dukung bapak, yakinlah dunia ini hanya sementara,toh semua akan dipertanggung jawabkan dihadapan allah nanti dipadang mahsayar,buat para munfiq dan hamba dunia semua bakalan hancur dan binasa,hanya hidup mulia dan syahid yang bisa membantu manusia lepas dari neraka jahannam, cepatlah bertaubat sebelum terlambat.
  • noname  - dukung
    avatar
    saya dukung pa susno....,soalnya saya sebagai warga jawa barat, merasakan sekali sekali kinerja bapa ketika menjabat KAPOLDA JABAR, sungguh perubahan yg signifikan, ketika hampir 99% berkata Mafia SIM(Surat Ijin Mengemudi) = SIM TEMBAK tidak bisa diberantas, kurang dari 3 bulan sejak kepemimpinan bapa, semuanya menghilang,subhanallah, dan masih banyak keberhasilan lainnya yang dirasakan secara LANGSUNG,.....maju terus pa...semoga ALLAH Merahmati anda..amin
  • aprie ceper  - KIRA2
    avatar
    Ada pepatah "Manis dimulut lain dihati"

    Dalam Al Quran juga ada ayat yg kira2 berbunyi "mempunyai mata tapi tidak digunakan untuk melihat, mempunyai telinga tapi tidak digunakan untuk mendengar, dan mempunyai hati tidak digunakan untuk memahami"

    maf mas anti flag klo dilihat dr komentar2 antum2 kliahtanya paham benar ttg maslh2/kasus2 sprti ini tp klo dilihat dr pemhaman antum ttg Al-quran maf2 ni ye.....ane ragu 100%.
  • aprie ceper
    avatar
    KLO blm paham ttg isi & kandungan ayat Al-quran ga usa bw2 ayat suci segala....apalagi pake kira2.......Al-quran tu pst mas ga pke kira2
  • aprie ceper
    avatar
    klo ada org yg ingin berbuat baik alngkah baiknya kita ksh support,mslh dia bohong atw benar biar alloh yg memblasnya......deal or no deal.....
  • aprie ceper  - tema topik ini
    avatar
    tema topik ini

    HIDUP MULIA ATW MATI SYAHID

    MUNKIN LBH TEPATNY SPRTI ITU............
  • andi gulali
    avatar
    Bp. Susno sebaiknya ganti pengacara,
    pengacara perusak pagar ayu & menceraikannya Via SMS tdk Mendapat Ridho Tuhan !!
  • ai em  - hem...
    avatar
    bwt bpak susno,.
    pendapat org sah2 sj, y,pak..
    byk sdr qt yg berposisi sama ky bpak,.
    bpk sabar saja,.
    ada putih yg tetap putih krn lingkungannya putih
    ada putih yg tercoreng hitam krn lingkungannya hitam & akhirnya putih krn dukungan nurani
    ada putih yg tercoreng hitam krn lingkungannya hitam & akhirnya tetap hitam krn dukungan nafsu
    ada hitam yg tetap hitam krn lingkungannya hitam
    ada hitam yg tercoreng putih krn lingkungannya putih & akhirnya putih krn dukungan nurani
    ada hitam yg tercoreng putih krn lingkungannya putih & akhirnya masih hitam krn dukungan nafsu

    monggo...
    prasmanan...
    silakan ambil & rasakan...
  • roll
    avatar
    Bang susno,
    abang keluar dari lingkaran polisi jangan jadikan itu sebagai penghinaan, tapi jadikan itu sebagai kebagahagiaan yang Allah berikan sama abang.
    keluarnya abang susno dari polisi banyak perubahan pada diri abang, lebih dekat dengan Allah,lebih dekat dengan keluarga,dan lebih dekat dengan masyarakat.
    Jabatan hanyalah sementara, dan itu akan diminta pertanggung jawabannya oleh Allah dihari kiamat.
    abang telah dizholimi oleh penguasa yang menuhankan jabatan dan harta. Allah tidak akan menutup mata kepada hambanya yang dizholimi,pasti ada balasannya.
  • ismail  - comentar
    avatar
    Soalnya yang satu mau jujur yang satunya main tai yah sandiwara sutradaranya yang menang dengan dihantui azab Allah.
  • Setitik debu
    avatar
    Ingatlah kematian, alam barzah, padang masyar, surga dan neraka... itulah yang pasti tiba. semua akan dimintai pertanggung jawaban kelak, berbuat baiklah sebanyak2nya hindari dosa dan subhat sekuat tenaga..wassalam
  • juan aimar
    avatar
    jika kesaksian pak susno ini benar,sungguh luar biasa. tp ini msh kterangan sepihak dari pak susno. blh donk islam online wawancarai kapolri jg biar berimbang gtu loh...
  • hairul  - ss
    avatar
    Maju terus Pak susno

    SBY n KAPOLRI sma aja
  • BADRUDIN, M. Ag.  - KEBENARAN YANG BENAR KARENA KEBENARAN
    avatar
    ___Bismillaah. Untuk menyeru berbuat baik relatif ringan resikonya. Sedangkan untuk mencegah kemungkaran berat resikonya apalagi jika harus menghentikannya plus menghukum pelakunya.
    ___Maka, amat banyak yang menyeru untuk berbuat baik. Tetapi, amat kurang ummat dan institusi yang bertugas mencegah apalagi menghentikan kemungkaran dan kejahatan.
    ___Ibarat orang yang masuk supermarket bergengsi "mesti banyak bawa uang". Kalau uangnya sedikit, walaupun masuk supermarket itu, tetap sedikit hasilnya.
    ___Dengan demikian, untuk mampu amar ma'ruuf nahyi munkar diperlukan kekuatan yang ekstra kuat dan dukungan yang banyak termasuk dukungan dana.
    ___Jika aghniya hanya cukup dengan du'a dan tenaga dalam mengatasi kemungkaran, maka itu belum tepat, sehingga aghniya tersebut mengucurkan dananya demi tegaknya amar ma'ruuf nahyi munkar tersebut.
    ___Sedangkan yang papa atau muatadh'afiin, tidak cukup hanya menengadahkan kedua tangan untuk meminta apalagi melalaikan ibadah kepada Allah 'azz...
  • anis bayaksud
    avatar
    as wr..aku hanja bisa berdoa..semoga anda dan keluarga..mendapatkan jalan jg terbaik..ws wr
  • rais  - hari lawan kezaliman
    avatar
    lanjutkan kemedia yang jutaan orang bisa baca pak susno agar masyrkt mampu berkata bahwa polisi itu tidak perlu di takuti...saatnya rakyat melawan kezaliman polisi
  • rais
    avatar
    saatnya...polri berubah,,atau masyraktyg merubah ...???sehrusnya polri ndak perlu menutup2 kebenaran,meski presiden yng instruksikan,,,krn kl allah yng buka aib polri,,,sungguh lebih dahsyat...pak susno contohnya,ini bukti kekuasaan Allah...
  • azzam
    avatar
    asslamu'alaikum.........tidak semua polisi itu buruk seperti g dibayangkan ikhwan sekalian....kl scra sistem memang betul karena hierarki...dan pahamilah kl mereka yg didlam sistem jg jenuh dan muak dg sistem yg ada di dlamnya....marilah kita berfikir jernih tanpa ada maksud menjelekan ataupun mnjatuhkan tp bantulah mereka dr kesusahan krn kebenaran yg mereka bawa.sy pnya beberapa teman di pns/tni/polri dan tdk smuanya buruk,dan mereka jg ingin keluar dr sistem tp tdk bisa krn mndatangkan permusuhan....cobalah brpkir postif dan lakukan yg terbaik....jzkillah khairan
  • haris
    avatar
    Salut tas keberanian Pak Susuno, tiada kata terlambat tuk bertobat, jadi info dari Bapak cukup baik, semoga semakin menyadarkan umat bahwa sistem thogut ini sudah rusak parah, semua lembaga korup! begitu juga dengan legislatif! sehingga sudah waktunya diganti dengan sitem syariah dan khilafah.!
Write comment
Your Contact Details:
Gravatar enabled
Comment:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   

Last Updated (Thursday, 14 October 2010 14:23)

 
PENCARIAN
Advert
TERKAIT