PPPA Daarul Qur’an Berterima Kasih
Tarimo kasih, matur suwun, nuhun, sauweghele, masura bagatta, muliati… ’’Ucapan terima kasih semacam ini dipanen Tim PPPA Daarul Qur’an saat menyalurkan sedekah dalam sejumlah bentuk program ke berbagai warga Nusantara seperti Padang, Jawa, Sunda, Mentawai, Tanah Karo,’’ ungkap Tarmizi, Direktur Eksekutif Program Pembibitan Penghafal Al Qur’an (PPPA) Yayasan Daarul Qur’an Nusantara.
Seperti yang disampaikan oleh Liza Zahara, Guru Bahasa Inggris di Desa Madobag, Kecamatan Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, dalam Bahasa Indonesia yang diselingi Bahasa Mentawai.
“Masura Bagatta, kita semua harus bersyukur pada Allah SWT dan berterima kasih kepada PPPA Daarul Qur’an yang sudah memberi bingkisan ini,’’ tutur Liza selaku wali murid saat pembagian BUY (Bingkisan Untuk Yatim) bagi pelajar mualaf di Madobag, Pebruari lalu.
Ucapan syukur yang sama diutarakan misalnya oleh Rizal Ridwan, mahasiswa sementer V STMIK Antar Bangsa. Pemuda yang sudah hafal Qur’an 30 juz ini sangat bersyukur karena ia dan kawan-kawan berkesempatan mengenyam pendidikan di STMIK Antar Bangsa tanpa dipungut biaya. Bahkan di sela-sela kuliah mereka dilibatkan untuk membina pengajian dan diikutsertakan dalam program Sahabat Pengungsi di daerah bencana.
Dan, ucapan terima kasih dibarengi panjatan doa tentu saja disampaikan oleh ribuan santri Penghafal Al-Qur’an beserta segenap civitas academica pesantren dan Rumah Tahfidz yang menggembleng mereka.
Tarmizi bersyukur, sejak diperkenalkan tahun 2010, Program Rumah Tahfidz terus mendapat sambutan positif dari masyarakat. ‘’Apresiasi dan ucapan terima kasih kami haturkan kepada masyarakat yang telah mendukung gerakan pendirian Rumah Tahfidz,’’ katanya.
Kini, Tarmizi mengemukakan, ribuan Rumah Tahfidz berdiri di berbagai daerah di Indonesia dengan semangat dan visi yang sama untuk mendidik dan mencetak Penghafal Al-Qur’an.
‘’Insya Allah, kami akan menerbitkan buku Peta Rumah Tahfidz di Indonesia. Harapannya, buku ini menjadi pusat data dan informasi serta menjadi jalinan silaturrahim antar stake-holder Rumah Tahfidz,’’ ujar Tarmizi.
Ketua Yayasan Daarul Qur’an Nusantara, M Anwar Sani, menuturkan, PPPA Daarul Qur’an yang berdiri pada 29 Maret 2007 adalah lembaga amil yang bergerak dalam bidang sosial, dakwah, dan pendidikan. Selain mendirikan beberapa pesantren di Indonesia, PPPA juga membantu serta membina Pesantren Tahfidz.
‘’Kami pun memberikan beasiwa kepada santri dan mahasiswa penghafal Al-Qur’an serta memberikan bantuan kepada guru-guru Penghafal Al-Qur’an,’’ terang Darmawan Setiadi, General Manager Kampung Qur’an.
Untuk membangun kemandirian, PPPA Daarul Qur’an sejak setahun terakhir ini memiliki Program Sedekah Produktif. Melalui program ini PPPA telah memiliki sejumlah unit usaha yang bakal mendukung program-programnya.
Menurut Tarmizi, perkembangan pesat lembaganya tentu lantaran dukungan masyarakat. Karena itu, katanya, segala ucapan terima kasih tadi sesungguhnya dialamatkan kepada pada donatur dan mitra yang sudah 4 (empat) tahun ini setia mengiringi perjalanan PPPA Daarul Qur’an dalam berkhidmat kepada hajat ummat.
‘’Jadi perkembangan PPPA Darul Qur’an ini bukan hasil kerja kami semata, melainkan hasil kerja donatur, hasil kerja kita semua yang mempunyai cita-cita sama dalam membibit dan mencetak Penghafal Al-Qur’an,’’ tandas Tarmizi.
Di penghujung sepertiga malam, ba’da shalat lima waktu, sehabis shalat dhuha, selepas membaca Al Waqiah, dan insya Allah di setiap rangkaian ibadah para amil PPPA Daarul Qur’an, ribuan santri PPPA Daarul Qur’an di seluruh Indonesia, dan seluruh penerima manfaat dari dana sedekah, berdo’a untuk keberkahan para donatur beserta simpul sekeluarga.
‘’Pada Milad ke-4 PPPA Daarul Qur’an tahun ini, semoga Allah memberikan keberkahan untuk kita semua,’’ Tarmizi mendoakan. (bowo)
Rangkaian Program
Kampung Qur’an. Dibangun di atas tanah seluas 2 hektar yang meliputi: Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an, Ruang Training, dan fasilitas pendidikan lainnya. Wahana ini merupakan sentral pembibitan penghafal Al-Qur’an melalui berbagai inovasi program.Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an Bulak Santri dan Ambon. Alhamdulillah, PPPA Daarul Qur’an telah merampungkan pembangunan Pesantren Daarul Qur’an Ambon dan Pesantren Daarul Qur’an Bulak Santri, Ciledug, Tangerang.
Rumah Tahfidz. Ribuan Rumah Tahfidz telah berdiri di berbagai daerah di Indonesia seperti: Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Jogjakarta, NTB, Sumatra Selatan, Sumatra Barat, Sumatra Utara, Bali, Aceh , Lampung, Bengkulu, Riau , Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Papua, Sulawesi Utara dan Ambon, dll.
Ekport (Ekonomi Pesantren Produktif). Program pendampingan dan pemberdayaan Pesantren dan Rumah Tahfidz ini telah mewujud berupa pembibitan dan penggemukan hewan qurban di beberapa pesantren, bantuan modal usaha, kerajinan tangan, parfum, depo air mineral isi ulang.
Beasiswa Santri dan Mahasiswa Tahfidz. Pemberian beasiswa kepada Santri dan Mahasiswa Penghafal Al-Qur’an, melalui proses audisi di pesantren, sekolah, perguruan tinggi.
Qur’an Call. Layanan 24 jam untuk masyarakat yang ingin belajar dan menghafal Al-Qur’an melalui telepon 021-7345 3000. Layanan ini dipandu Ustadz Hafidz dan mahasiswa penerima beasiswa dari PPPA Daarul Qur’an. Kini sudah 1500 peserta santri Qur’an Call.
Mobile Qur’an. Perpustakaan Al-Qur’an yang mengunjungi masyarakat, memberikan motivasi untuk belajar Al-Qur’an serta menyajikan informasi tentang Al-Qur’an melalui berbagai sarana cetak maupun audio-visual. Selain itu, Mobile Qur’an pun bergerak ke daerah bencana dan menjadi sahabat bagi para pengungsi dengan mendampingi dan memberikan motivasi untuk korban bencana. Baru 2 unit Mobile Quran yang melayani Jabotabek dan Malang.
Simpatik Guru. Pemberian bantuan beruatunjangan hidup kepada guru pengajar Al qur’an di berbagai daerah.
Umrah Tahfidz. Untuk memujudkan mimpi Al Hafidz (penghafal) Al-Qur’an agar dapat bekunjung ke Baitullah. Sudah belasan orang diberangkatkan.
BUY (Bingkisan Untuk Yatim). Pemberian bingkisan untuk anak korban bencana dan pemberian beasiswa pendidikan untuk korban bencana Merapi.
Sedekah Produktif. Membangun unit-unit usaha sebagai ikhtiar kemandirian Pesantren dan Rumah Tahfidz.
QUIS. Qurban Istimewa, yakni qurban yang dipersembahkan secara istimewa dari ternak yang dikelola pondok pesantren, didistribusikan untuk masyarakat pesantren baik santri, guru serta masyarakat yang berada di wilayah pesantren.
BPN (Berbagi Parcel Nusantara). Program pemberdayaan guru – guru TPA & TPQ untuk membuat Parcel yang akan di bagikan masyarakat dhuafa di sekitar mereka.









