Puskapol: Awas! SBY Penguasa Tunggal
Indikasi bahwa pemerintahan ke depan tanpa oposisi semakin menguat dengan terpilihnya Taufiq Kiemas sebagai Ketua MPR. Direktur Puskapol UI, Sri Budi Ekowardani menilai, jika ke depan tidak ada pihak oposisi, masyarakat harus lebih kritis dalam menyikapi kinerja pemerintahan.
Menurutnya, parpol yang ada saat ini hanya mencari aman untuk mendapatkan apa yang diperlukannya untuk masa mendatang. "Saat ini, partai sepertinya menggantung kepada pemerintahan untuk mendapatkan resource. Dalam kondisi itulah parpol cari aman dengan terlibat dalam koalisi," ujarnya, Selasa (6/10).
Jika hal itu terjadi, maka presiden akan menjadi penguasa yang sangat kuat. "Masyarakat sipil ke depan tidak boleh lelah dalam mengkritisi pemerintahan dan harus terus menyampaikan kritik kepada pemerintah," ujarnya.
Selain masyarakat sipil, Sri menilai peran media massa ke depan juga harus lebih baik. "Media harus berada di depan dalam hal menyampaikan permasalahan yang ada di masyarakat," imbuhnya.
Sri Budi Ekowardani juga berharap DPR tidak menutup mata dan telinga, meski di sana banyak anggota yang berasal dari parpol pendukung presiden. Sri menilai jika itu terjadi maka yang terjadi adalah situasi orba yang ditutupi dengan wajah demokrasi. (inilah)
-
|2009-10-07 13:48:09 zabriks - makin kacau
ko makin kacau aja sih pemerintah..masa milih ketua MPR model kaya gitu.... :grr:
-
|2009-10-08 15:59:12 Adam - SENGAJA !
Sepertinya ada konspirasi politik, pemerintah SBY lemah, rezim sekarang sengaja pilih Taufik kemas agar tidak ada oposisi, Kok Taufik Kemas yg dipilih jadi ketua MPR. Semua orang tahu, dia tuh pemalas, bagaimana mau maju negeri ini.
-
Makin Payah Aje nih negara kita, hukum udah payah, kpk nya di pretelin, ee..ee..semuanya ingin jadi pemain ndak ada yang mau jadi pengawas...waspada..waspadalah....kita akan menuju kepada sebuah kehancuran...apabila sudah tidak ada lagi...............penasehatnya....(termasuk pihak-pihak oposisi..yg..ceeeerrrdaaasss)
-
|2009-10-15 12:48:15 ilham
dulu kita nati suharti karena ke otoriteran suharto, padal banyak yang bilang "zaman suharto hidup kita lebih makmur dibandingkan zaman SBY" tapi zaman sekarang otoriter mulai menyerang kembali pada zaman SBY periode ke 2, padahal zaman sekarang hidup serba susah...tapi kenapa ya... ga ada yang mau bersuara (berdemo) apalagi dari kalangan akademisi (mahasiswa), apakah mereka sudah tak mau lagi memperjuangkan aspirasi rakyat Indonesia????????
-
Udah deh...!! udah gak ada harapan lagi deh..!! untuk hidup lebih layak di Indonesia..!! Nyesel gue ikut nyoblos...dah gak ada harapan lagi..Apa mesti Revolusi neeh...!!! =( =( =( =( =(
-
|2009-10-23 18:40:42 rizki - perjuangan islam
sekarang kalian baru tahu kalo pemerintah kita pro amerika sialan. negara ini akan tambah kacau dan banyak musibah krn allah tdk menghendaki pemerintah sekarang. jgn sampai pemerintah sekarang di intervensi amerika trs nanti spt mesir yg berpuluh-puluh thn presidentnya tdk di ganti krn pro amerika. sementara muslim palestina dibiarkan di bantai israel dan di blokir bahan pangan untuk palestina.baca presstv.ir
-
|2009-10-23 18:44:55 rarman - politik
pantas saja islam selalu difitnah sbg teroris,pesantren dan ulama di mata2i padahal waktu kita dijajah belanda ulama dan kaum pesantrenlah yg jehad sampai negri ini merdeka. kalo jihad tdk boleh itu sih maunya amerika supaya kita tdk bs melawan dan islam menjadi lemah. kalo kita sdh lemah habislah kekayaan alam kita dikeruk dan rakyat jd sengsara. sementara penghianat2 negara dan amerika menjadi kaya di atas penderitaan rakyat.yg teroris tuh amerika yg msh bunuhin ribuan muslim di timur tengah
-
|2009-10-26 12:59:01 herman - pengorbanan
Wah kalo sby penguasa tunggal bisa kacau nih negara. karena hubungan sby sgt dekat dgn amerika sialan. kalo sby trs berkuasa itu sih manya amerika spt housni mubarak budaknya amerika. makanya waktu rakyat palestina di bantai israel. mesir diam saja tdk mau bantu. seharusnya sesama negara muslim membantu karena stp muslim adalah saudara.Allah akan menghukum para budak2 kafir di neraka yg pedih
-
|2009-11-15 09:07:49 burhan
dari awal muncul aku gak pernah simpatik apalagi memilih SBY menjadi presiden karena cenderung sekuler dan tidak memihak ke islam
-
kita liat aja 100 hari ke depan. kalo emang SBY masi terus nginjak-nginjak kepercayaan rakyat, siap2 aja buat dilegserkan
-
Tampaknya SBY pada periode kedua ingin seperti Orde Baru, berkuasa tanpa oposisi sehingga berpeluang mengangkangi kehendak rakyat. Waspadai bila SBY dan antek-anteknya ingin merubah UU yang menyatakan presiden hanya sampai dua periode. Jangan sampai mereka merubahnya dan menjadikan SBY sebagai penguasa tunggal tanpa kenal periodisasi
-
|2009-11-18 00:06:22 mamad - pilih khilafah
kalo gua sih
harus khilafah
only that
:drunk:
:drunk:
:drunk:
-
|2009-11-25 07:28:37 anak pertiwi - Gampang dikomporin
Kenapa kita gampang dipengaruhi oleh pernyataan-2 orang lain, jujur aja mungkin dia presiden RI terbaik yg kita punya paska orba, mau yang sempuna?..hanya ALLAH yang punya.
Yg penting bagi kita rakyat Indonesia adalah mengawal dan mengawasi agar gak terpeleset pada kebijakan yg merugikan rakyat kecil.
Suka atau nggak >60% rakyat memilih dia, tentu bagi rival politik, koruptor dll, akan selalu berkomentar negatif sebaik apapun dia, maka semua terserah anda
-
|2009-12-06 13:06:37 zona mana tahan lagi -
kita berdoa saja mudah-mudahan yang bersalah cepat tobat, sebelum ajal dan ruh sudah di kerongkongan!!!!!!
=D =D
-
|2010-03-13 19:32:45 ihrziegt - ahhhh
tak ada presiden di Indonesia yang bisa dipercaya menjalankan pemerintahan dua kali masa jabatan.................permasalahannya adalah ketakutan rakyatnya akibat sejarah tirani masa lalu bisa jadi terulang kembali
-
semua orang juga tau...
cuman nyari aman...
coba kalo yang dipilih istrinya. a.k.a si banteng merah...
pasti bakalan ancur2an pemerintahan.
kalo 2 orang musuh dijadiin satu jadi apa coba.
jadi tempe bacem ni negeri yang udah amburadul di ubek2 orang luar. tapi orang pinter di dalemnya ga mau belajar dari keadaan...
-
|2010-09-13 19:56:36 sudirlan
Cara yg ditempuh dengan berkoalisi antar parpol nampaknya memang jurus ampuh untuk mempertahankan kekuasaan sayangnya memakan biaya tinggi dus mengorbankan rakyat kecil.
Orla ataupun Orba kayaknya sama aja, ngak tau kalo generasi sekarang yg jadi pemimpin/presiden mereka rela apa ngak ya..?
-
|2010-09-18 20:33:13 kinoy
ketika belum jadi nyaci sukarno nyaci suharto. udah jadi jejaknya diikuti bahkan lebih brutal lagi.
zaman suharto yg aku alami gak ada dana bos juga sekolah murah bayar spp cuma 1250 taun 1988. bayar kuliah di Ut 3.000 per sks. coba sekarang ada dana bos yg buncit siapa? yg pasti yg kelolanya. anaknya tetap bahlul.
dulu jalan di terminal cililitan aman-aman saja. karena kriminal takut dipetrus. kini siapa berani.?
malaysia dulu takut, kini menakut-nakuti. hanya untuk orang politik suharto emang kejam. karena menghalanginya untuk jadi presiden. contohnya amin rais.
seharusnya yg sekarang itu mengambil yg baiknya dari suharto dan sukarno dan jangan yg buruknya. ini kebalik, yg jeleknya diikuti, seperti kkn ketegaSAN dan kestabilan ekonomi dan hankam tidak. diolok-olok melulu sama malaysia. begitu juga sama timor leste. kebutuhan hidup mahal. tapi gaji dpr naik.
partai PKS yg berkoar bela umat islam suaranya serak. entah ketiduran karena kursi empuk. FPI dihujat oleh orang nasrani. ti...
-
|2010-12-28 03:16:25 Anonymous
sadar gak sadar,
terima atau tidak terima,
menurut hemat saya,
kasihan presiden sekarang menang dipilih karena dibelakang bayang-bayang,
menang dipilih bukan karena dia paling pandai
se-indonesia raya,
menang karena kebetulan saja pada masa itu rakyat indonesia tidak punya pilihan lain selain dia, dibilang ganteng ya wajar saja emang saingan dia yang gimana juga gitu..
dan pada dasarnya rakyat indonesia berkeinginan dan masih menyimpan kenangan kalau sebaiknya negara dipimpin oleh pihak militer, berharap agar presidennya seperti Bpk Presiden Suharto, bersikap tegas, keras, kejam demi kesejahteraan rakyatnya..
rakyat hanya ingin hidup yang aman, sejahtera, dan berpendidikan.
biarkan masalah ekonomi dan keamanan negara yang mengatasinya..
semoga ALLAH SWT mengampuni dosa2 Bpk Presiden Suharto, dan menerima segala amal kebaikan almarhum..
lebih cepat lebih baik kalo ganti presidennya
-
|2010-12-31 15:37:15 Bejo - Di negara mana yg ada presidennya bilang amerika n
Periode 1: banyak rakyat kecil stress sampai pd gila krn cari duit susah!
Periode 2: masih dipilih! Akibatnya: daya beli rakyat melorot tajam! Pedagang pada mengeluh gak ada pembeli! Sepi pembeli! Itu perkembangan ekonomi riil!
Penyebabnya? krn presidennya bebek amrik. Mana ada org yg mengatakan amrik sbg negara kedua saya dipilih jadi presiden suata negara, sampai dua kali pula(!)?
Kalau presidennya jadi budak negara lain, jangan harap rakyat makmur! Gak ada ceritanya pemerintahan di dunia ketiga yg diback-up amrik beres! Pasti korup! Rusak!
-
|2011-01-21 02:16:16 burhan - detik detik kehancuran negeri yng bernama Indonesi
1. Ulama sudah mendatangi Pemimpin
2. Bencana alam yang tak henti hentinya
3. Hukum sudah diperjual belikan alias tidak berjalan
4. Polisi, Jaksa, Hakim dan Pengacara sudah tidak takut lagi pada Tuhan (seperti janjinya dalam sumpah)
5. Pemimpin selalu berbohong
6. Para pemimpin hanya memikirkan dirinya, dan kelompoknya. Bukan memikirkan Rakyatnya.
7. Hakim bisa mempermainkan Hukum
8. Guru tidak memikirkan muridnya tetapi hanya mengejar duniawi( karea keadaan)
9. Generasi muda(ormas, mahasiswa) diadu domba sehingga pada ribut dimana mana
10. Setiap orang yang mampu sudah apatis. Karena siapa yang berani tampil pasti akan dikucilkan alias dipenjara.
Last Updated (Wednesday, 07 October 2009 09:38)











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...