Website ini telah berpindah, silahkan klik, untuk berpindah ke web baru.
Suara Islam Online | FUI: Empat Alasan Boediono-Sri Mulyani Harus Nonaktif - FUI: Empat Alasan Boediono-Sri Mulyani Harus No...

FUI: Empat Alasan Boediono-Sri Mulyani Harus Nonaktif

altSejumlah ormas Islam yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI), Rabu siang (23/12) diterima oleh Panitia Khusus Hak Angket Century di gedung DPR, Jl. Gatot Subroto, Jakarta. Dua orang pimpinan Pansus Hak Angket Century Idrus Marham dan Gayus Lumbun menerima delegasi FUI , BEM SI dan Forum Facebooker hampir selama satu setengah jam.

Delegasi yang dipimpin oleh KH. Muhammad Al Khaththath terdiri dari tokoh-tokoh dan ulama, diantaranya  Wakil Amir Majelis Mujahidin Ustadz Abu Jibril, Sekjen FPI KH. Shobri Lubis, Sekjen Al Ittihadiyah H. Fikri Bareno, Sekretaris DDII  Drs. Zahir Khan, tokoh KAHMI dan politisi PPP, Dr. H. Abdul Asri Harahap, Ketua HDI Abu Saad, Direktur An Nasr Institute Munarman, SH, Jubir TPM H.M Mursalin, Wakil Ketua LPPD Khairu Ummah H. Haikal Mufid, S.Ag, Ketua Presidium MPS H. Bambang Setyo, Pengurus GARIS H. Teguh, dan belasan tokoh Islam lainnya.

Dalam surat terbuka yang dibacakan oleh Muhammad Al Khaththath, FUI menyatakan bahwa kasus Bank Century ini terjadi karena diterapkannya sistem perbankan ribawi dan ulah para Neolib.

“FUI yakin sekali bahwa Sistem Ekonomi Ribawi yang menjadi basis utama sistem ekonomi dunia saat ini adalah hasil karya Neolib dan itu berarti mereka pulalah yang menjadi penyebab utama dari segala krisis ekonomi dan kerusakan yang ada sekarang ini”, ungkap Al Khaththath.

Karena itu FUI menyerukan kepada pemerintah dan umat Islam untuk segera meninggalkan sistem ekonomi ribawi tersebut dan menggantinya dengan system ekonomi syariah.

“FUI berkeyakinan bahwa selama faham materialisme dijadikan pedoman maka sikap liberal akan lahir di tengah masyarakat, sehingga akan tumbuh suburlah sistem ekonomi riba yang melahirkan sistem politik kapitalis & eksploitatif”, jelas Al Khaththath.

Berkaitan dengan Pansus Angket Century, maka FUI menyatakan dukungannya terhadap Pansus untuk penegakan hukum dan keadilan. Selain itu FUI juga mendorong Pansus agar penyelesaian hukum Bank Century tetap dilakukan oleh KPK. Alasannya agar tidak dipolitisasi oleh pihak mana pun.

FUI juga mendukung permintaan Pansus dan masyarakat agar Presiden segera menonaktifkan Boediono dan Sri Mulyani. Al Khaththath menjelaskan ada empat alasan mengapa FUI mendesak agar Boediono dan Sri Mulyani mundur.

“Pertama urntuk mencegah kemungkinan penyalah-gunaan wewenang oleh keduanya yang berpotensi mengganggu kelancaran kerja Pansus”, paparnya.

“Kedua untuk menghilangkan hambatan ketatanegaraan dalam pemeriksaan keduanya oleh Pansus”, sedangkan alasan ketiga dan keempat adalah “untuk membangun kepercayaan publik terhadap proses penyelesaian kasus Century dan menjaga legitimasi Lembaga Tinggi Negara di mata masyarakat luas”, jelasnya.

Pernyataan senada juga diungkapkan oleh Ustadz Abu Jibril, Dr. Abdul Asri Harahap , Bambang Setyo dan Munarman, SH yang mendapatkan giliran untuk berbicara di hadapan pimpinan pansus. (shodiq ramadhan)

Comments (0)
Write comment
Your Contact Details:
Gravatar enabled
Comment:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   

Last Updated (Thursday, 24 December 2009 15:38)

 
Who's Online
We have 122 guests online
TV Suara Islam
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Komentar TV Islam
TERKAIT