Website ini telah berpindah, silahkan klik, untuk berpindah ke web baru.
Suara Islam Online | Boediono dan Sri Mulyani Diminta Lengser - Boediono dan Sri Mulyani Diminta Lengser Wednes... | Dan, Centu

Boediono dan Sri Mulyani Diminta Lengser

altSkandal Bank Century Rp 6,764 Triliun semakin ruwet dan berpotensi menjadi bola liar bahkan menumbangkan kekuasaan Presiden. Pasalnya, skandal BLBI jilid II tersebut melibatkan Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani Indrawati, dua pejabat tinggi ekonomi andalan Presiden SBY. Bahkan jika ada indikasi SBY terlibat, bisa saja dikenai ganjaran impeachment sehingga menumbangkan kekuasaannya.
 
Saat ditemui di Kantor Pusat Partai Hanura Menteng, Jakarta Pusat baru-baru ini, Ketua DPP Partai Hanura Fuad Bawazier menegaskan, Boediono dan Sri Mulyani harus mengundurkan diri atau sementara non aktif selama menjalani pemeriksaan oleh Pansus Hak Angket Century DPR yang memakan waktu selama 2 bulan tersebut.
 
“Karena Boediono dan Sri Mulyani paling berperan dalam pencairan dana bailout Bank Century, maka kami mendesak agar keduanya di non-aktifkan sementara dari jabatannya. Sebab jika tidak, maka akan menganggu kerja Pansus Hak Angket Century,” tegas Fuad Bawazier yang didampingi anggota Pansus dari Partai Hanura, Faisal.
 
Menurut Fuad, kasus Century amat melukai rasa keadilan masyarakat, apalagi proses bailout telah melanggar UU Perbankan. Ditambah lagi sejumlah pejabat tinggi menunjukkan kecerobohannya dalam bailout seperti dilaporkan dalam audit investigasi BPK.
 
Sebab jika Boediono dan Sri Mulyani tetap dan tidak mau dinonaktifkan, maka akan terjadi penyalahgunaan kekuasaan yang dapat menghambat secara sistematis penyelidikan skandal Century. Selain itu akan melukai rasa keadilan masyarakat dan menunjukkan ketidak sungguhan pemerintah dalam memberantas korupsi.
 

Sementara anggota Pansus Century, Faisal menegaskan jika diperlukan maka Pansus Hak Angket Century akan memanggil Presiden SBY untuk dimintai keterangannya. Sebab diduga kuat SBY mengetahui proses bailout Century meski waktu itu sedang berada di Peru, sebab sebelumnya diberitahu Boediono dan Sri Mulyani.

 

Comments (0)
Write comment
Your Contact Details:
Gravatar enabled
Comment:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   

Last Updated (Wednesday, 16 December 2009 10:26)

 
Who's Online
We have 135 guests online
TV Suara Islam
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Komentar TV Islam
TERKAIT