PPP Siapkan 12 Juta Kader Pedesaan
Jakarta (SI ONLINE) - Sebagai partai menengah, PPP sudah menyiapkan sejak diri agar menjadi partai besar dan rumah besar bagi umat Islam Indonesia. Untuk itu dalam menyongsong pemilu 2014, PPP akan membentuk 12 juta kader pedesaan dimana tugasnya akan merektur sebanyak-banyaknya simpatisan dan pemilih PPP.
“Untuk menyiapkan 12 juta kader pedesaan tidaklah sulit, apalagi kader PPP tersebar di seluruh pelosok tanah air,” ujar Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali.
Hal itu dikatakannya pada pelantikan pengurus DPP PPP baru sekaligus halal bi halal di Hotel Sahid Jakarta, Ahad (25/9). Selanjutnya Suryadharma Ali sebagai Ketua Umum PPP menekankan agar para pengurus baru bersiap-siap memenangkan Pemilu yang akan datang. Suryadharma mengaku PPP sudah mendapat dukungan dari sejumlah kyai pesantren yang kharismatik.
"PPP saat ini merangkul kyai kharismatik pesantren di Jawa, di antaranya KH Maemun Zubaer, KH Mas Subardar, dan KH Nur Iskandar SQ," ungkapnya.
Menurutnya, PPP juga tetap mempertahankan azas Islam di AD/ART karena di alam demokrasi Islam tidak bisa ditanggalkan dalam menata masa depan, mengentasan kemiskinan dan kebodohan.
"Saya sering mengatakan mengapa PPP tetap berasas Islam dan tidak beralih pada azas lain. Sebab, Islam adalah agama komperhensif, tidak ada kekurangan", tambahnya. Suryadharma yakin PPP akan kembali kepada kebesarannya seperti di era Orde Baru.
Banggar DPR RI
Sementara itu Suryadharma Ali melarang kader PPP di Badan Anggaran DPR RI untuk tidak memboikot pembahasan APBN 2012. Ketua Umum PPP Suryadharma Ali menolak dengan keras pemboikotan yang dilakukan Badan Anggaran DPR RI terhadap pembahasan APBN 2012. Padahal Banggar bertugas membahas APBN 2011 yang harus segera di selesaikan pada akhir tahun. "PPP menentang boikot Banggar yang tidak mau membahas APBN 2012," ujarnya.
Suryadharma Ali mengaku akan mengarahkan anggotanya yang berada di Banggar agar kembali bekerja sebagaimana mestinya. Anggotanya diminta tidak meninggalkan pembahasan APBN 2012 hanya gara-gara pimpinannya diperiksa KPK.
"Pemeriksaan KPK terhadap pimpinan Banggar dalam rangka memberikan klarifikasi agar tidak ada pandangan yang negatif," katanya.
Sebelumnya, Selasa (12/9) pimpinan Banggar DPR RI diperiksa KPK di antaranya, Melkias Markus Mekeng, Mirwan Amir, Tamsil Linrung, dan Olly Dondonkambey. Atas pemeriksaan itulah Banggar 'ngambek' karena merasa institusinya yang dilindungi UU dikait-kaitan dengan kasus korupsi dana proyek Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Reporter: Abdul Halim
Comments (1)
-
biasa gelagat partai kebanyakan klo mau hajatan pemilu gitu tuh banyak yg di janjikan ,tapi baguslah namun sayang seharusnya partai islam harus komitmen dengan syariat jangan cuma pakai islam sebagai azas partai ,kelakuan sama seperti partai yg lain ."JANGAN BAWA -BAWA ISLAM KLO CUMA MEREK DAGANG DOANG"
Powered by !JoomlaComment 4.0 beta2











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...