Website ini telah berpindah, silahkan klik, untuk berpindah ke web baru.
Suara Islam Online | Media Centre Haji Mulai Diefektifkan - Media Centre Haji Mulai Diefektifkan Monday, 26... | Yang, Haji, Ti

Media Centre Haji Mulai Diefektifkan

Jakarta (SI ONLINE) - Keberadaan Media Centre Haji (MCH) sangatlah penting. Sebab selain dapat memberitakan secara teratur kondisi jamaah haji Indonesia di Tanah Suci, juga dapat menjadi sarana untuk menangkis kabar-kabar negatif yang tidak jelas sumbernya dan belum tentu kebenarannya. Untuk itu MCH tahun 1432 H/2011 ini  mulai diefektifkan apalagi pemberangkatan jamaah haji gelombang pertama tidak lama lagi akan dimulai.

Sekjen Kemenag Bahrul Hayat mengakui bahwa Kementerian Agama sebagai penyelenggara ibadah haji tidak menampik adanya isu-isu dalam pelaksanaan ibadah haji. Isu yang tidak benar itu meresahkan jamaah haji di Arab Saudi, juga keluarga yang ditinggalkan.

"Untuk itu keberadaan MCH diharapkan dapat memberi informasi publik yang berimbang dan menyejukkan. Kami sampaikan demikian karena selama ini masyarakat selama ini masih mudah terpancing isu tidak benar yang disampaikan pihak yang tak bertanggung jawab," kata Bahrul didampingi Kepala Pinmas Kementerian Agama, Zubaidi ketika memberikan pengarahan sekaligus membuka pembekalan akhir bagi petugas Media Center Haji (MCH) Tahun 1432 H/2011 M di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Senin (19/9/2011).

Bahrul mengatakan sejumlah isu menyesatkan selalu saja muncul pada pelaksanaan ibadah haji. Bahrul bisa memahami bahwa kekhawatiran tersebut bisa muncul karena siapapun pasti akan ingin mengetahui kabar keluarganya yang sedang menunaikan ibadah .

Diceritakannya, dirinya sempat mendapat pesan singkat (SMS) dari masyarakat di Indonesia yang menanyakan apa benar ada dua calon jamaah haji terkunci di kamar kecil. Padahal informasi itu tidak benar.

Bahrul mengakui bahwa arus informasi memang tidak bisa dibendung dan sangat mungkin calon jamaah dan masyarakat bisa dapat info menyesatkan. Untuk itu diperlukan peran wartawan yang tergabung dalam MCH agar dapat menyampaikan berita yang benar kepada masyarakat Indonesia agar mereka bisa tenang.

Bahrul meminta agar MCH boleh menyiarkan berita seobyektif mungkin, tapi tetap berimbang.

"Kemenag tidak akan membatasi keinginan media yang memberitakan kekurangan pelaksanaan haji asal dilakukan dengan berimbang. Informasi yang diberitakan tidak bikin galau publik," katanya.

Red: Abdul Halim
Sumber: Kemenag




Comments (0)
Write comment
Your Contact Details:
Gravatar enabled
Comment:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   
 
Who's Online
We have 92 guests online
TV Suara Islam
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Komentar TV Islam