Buku Himpunan Fatwa MUI Diterbitkan
Jakarta (SI ONLINE) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerbitkan buku Himpunan Fatwa untuk mempermudah umat Islam di Indonesia mendapatkan pedoman tentang segala hal dalam pandangan Islam.
Ketua Komisi Fatwa MUI, Prof Dr KH Hasanuddin Abdullah Fatah menyatakan bahwa terbitnya buku Himpunan Fatwa merupakan jawaban terhadap masyarakat yang menginginkan kepastian hukum Islam.
"Pentingnya fatwa sebagai pedoman umat Islam, mulai dari masalah sosial, budaya, politik, ekonomi, makanan, kesehatan,dan lain-lain," jelasnya dalam sebuah wawancara pada hari Senin (19/9/2011).
Hasanuddin menjelaskan, buku Himpunan Fatwa di susun sejak 1975 sampai 2011. Himpunan fatwa ini dikumpulkan dari tiga sumber fatwa di dalam lembaga MUI, yaitu fatwa yang ditetapkan dalam sidang komisi fatwa, Musyawarah Nasional MUI, dan fatwa ijtima' ulama komisi fatwa se-Indonesia.
"Himpunan fatwa ini hanya mengikat secara syariah, namun secara qonun (undang-undang) negara hanya berupa anjuran saja," jelasnya.
Red: Jaka
Sumber: pelita
Ketua Komisi Fatwa MUI, Prof Dr KH Hasanuddin Abdullah Fatah menyatakan bahwa terbitnya buku Himpunan Fatwa merupakan jawaban terhadap masyarakat yang menginginkan kepastian hukum Islam.
"Pentingnya fatwa sebagai pedoman umat Islam, mulai dari masalah sosial, budaya, politik, ekonomi, makanan, kesehatan,dan lain-lain," jelasnya dalam sebuah wawancara pada hari Senin (19/9/2011).
Hasanuddin menjelaskan, buku Himpunan Fatwa di susun sejak 1975 sampai 2011. Himpunan fatwa ini dikumpulkan dari tiga sumber fatwa di dalam lembaga MUI, yaitu fatwa yang ditetapkan dalam sidang komisi fatwa, Musyawarah Nasional MUI, dan fatwa ijtima' ulama komisi fatwa se-Indonesia.
"Himpunan fatwa ini hanya mengikat secara syariah, namun secara qonun (undang-undang) negara hanya berupa anjuran saja," jelasnya.
Red: Jaka
Sumber: pelita











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...