Makassar Tuan Rumah Pertemuan Internasional Penanggulangan Terorisme
Makassar (SI ONLINE) - Kota Makassar menjadi salah satu tuan rumah dari pertemuan internasional bidang pertahanan terkait penangananan terorisme yang diikuti 10 negara ASEAN dan delapan negara besar Asia-Pasifik.
Perwakilan Direktorat Jenderal Bidang Strategi Pertahanan Kementerian Koordinator Politik, Pertahanan dan Keamanan Mayjen TNI Marsekal Syaiful Anwar di Makassar, Selasa (6/9/2011) menjelaskan, pertemuan akan digelar pada 19-21 September 2011 di Makassar.
"Kerja sama penanggulangan teroris diikuti 18 negara terdiri atas 10 negara ASEAN dan delapan negara besar di Asia Pasifik yaitu Amerika, China, Australia, Jepang, Korea Selatan, Rusia, India dan Selandia Baru," ujarnya usai menemui Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Limpo.
Masing-masing negara, katanya, rata-rata mengirimkan lima orang anggota delegasi.
"Ajang pertemuan ini dalam konteks pertahanan negara bagaimana menanggulanginya melalui tukar pikiran dan merencanakan program latihan bersama dan tukar menukar keahlian. Mungkin satu atau dua tahun ke depan latihan bersama," katanya.
Red: Jaka
Sumber: Antara
Perwakilan Direktorat Jenderal Bidang Strategi Pertahanan Kementerian Koordinator Politik, Pertahanan dan Keamanan Mayjen TNI Marsekal Syaiful Anwar di Makassar, Selasa (6/9/2011) menjelaskan, pertemuan akan digelar pada 19-21 September 2011 di Makassar.
"Kerja sama penanggulangan teroris diikuti 18 negara terdiri atas 10 negara ASEAN dan delapan negara besar di Asia Pasifik yaitu Amerika, China, Australia, Jepang, Korea Selatan, Rusia, India dan Selandia Baru," ujarnya usai menemui Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Limpo.
Masing-masing negara, katanya, rata-rata mengirimkan lima orang anggota delegasi.
"Ajang pertemuan ini dalam konteks pertahanan negara bagaimana menanggulanginya melalui tukar pikiran dan merencanakan program latihan bersama dan tukar menukar keahlian. Mungkin satu atau dua tahun ke depan latihan bersama," katanya.
Red: Jaka
Sumber: Antara











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...