Cucu Bawa Poster Bertuliskan ”Patung Garuda Telah Mati, Islam Tetap Hidup” Gubernur hanya Tersenyum
Bandung (SI ONLINE) - Peringatan HUT ke-66 RI tingkat provinsi di Lapangan Gasibu, Jln. Diponegoro Bandung, (17/8/2011), diwarnai aksi berani Cucu Setiawan.
Di depan korps paduan suara, ia membawa poster bertuliskan "Patung Garuda Telah Mati, Islam Akan Tetap Hidup". Dengan pakaian serbahitam, pria ini beraksi saat Gubernur Jabar membacakan amanat upacara. Sontak petugas keamanan pun mengamankannya ke pinggir lapangan.
”Kita belum merdeka. Masih banyak masyarakat yang terjajah. Ingat, meski belum merdeka tapi Islam akan tetap hidup,” papar Cucu saat ditanya wartawan terkait aksinya. Sedangkan Gubernur hanya tersenyum melihat aksi Cucu, lalu melanjutkan lagi pidatonya.
Padahal, upacara dihadiri Gubernur Jabar, Pangdam III Siliwangi, Polda Jabar, dan sejumlah pimpinan daerah Jawa Barat.
Poster yang diusungnya bergambar burung garuda seukuran kertas polio yang ditempel di stereofoam. Di atas burung Garuda warna kuning terdapat tulisan hitam berbunyi "Patung Garuda Telah Mati" dan di bawah Garuda ada tulisan "Islam Akan Tetap Hidup."
Kepada wartawan, pria ini melakukan aksi atas nama pribadi. Dia siap menempuh risiko jika aksi itu membahayakan dirinya. "Jika aparat mau tangkap silahkan," ujar pria asal Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Alasan dia melakukan aksi nekat itu karena Indonesia belum merdeka. Menurutnya, seharusnya Indonesia ditegakan berdasarkan Alquran.
"Apakah kita merdeka? Kita ditipu sistem yang mengatasnamakan Ketuhanan Maha Esa. Padahal sekularisme ditanam dalam pola pendidikan kita," ungkap yang sehari-hari mengajar komputer di sebuah SD.
Aksi pria berperawakan kurus ini berhenti ketika salah satu petugas merobek posternya. Dia pun pergi tanpa diamankan oleh petugas kepolisian.
Red: Jaka
Sumber: galamedia
Comments (4)
Powered by !JoomlaComment 4.0 beta2











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...