Website ini telah berpindah, silahkan klik, untuk berpindah ke web baru.
Suara Islam Online | Tayangan Infotainment Televisi Mendorong Perceraian - Tayangan Infotainment Televisi Mendorong Percer...

Tayangan Infotainment Televisi Mendorong Perceraian

Jakarta (SI ONLINE) - Ternyata banyaknya tayangan infotainment setiap hari di televisi swasta nasional atau di berbagai televisi daerah yang saat ini jumlahnya mencapai 300 stasiun televisi, memiliki andil besar untuk mendorong pasangan suami istri bercerai. Pasalnya, mayoritas tayangan infotaiment memberitakan pasangan selebritis yang melakukan kawin cerai.
“Memang yang paling digemari masyarakat dan memiliki rating tinggi di televisi swasta di pusat maupun daerah adalah tayangan infotainment, dimana mayoritas memberitakan kawin cerainya para selebritis. Maka tidaklah mengherankan jika tayangan infotainment di televisi memiliki andil besar dalam mendorong pasangan suami istri di Indonesia melakukan perceraian.”

Hal itu dikatakan Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Nasaruddin Umar seusai membuka lomba Keluarga Sakinah Teladan dan Kepala KUA Teladan Nasional di Hotel Bidakara, Jakarta, Ahad (14/8). Lomba diikuti 33 pasangan suami istri teladan dan 33 Kepala KUA teladan dari seluruh Indonesia. 

Menurut Nasaruddin, jumlah perceraian di Indonesia selalu menunjukkan grafik meningkat setiap tahunnya, namun jumlah perkawinan cenderung konstan pada angka 2 juta pernikahan setiap tahunnya. Tahun lalu jumlah kasus perceraian yang masuk ke Pengadilan Agama (PA) mencapai 314.364 kasus, namun yang terjadi perceraian mencapai 284.379 pasangan suami istri. Dari jumlah sebesar itu 190.280 merupakan kasus cerai gugat dari istri dan 94.099 merupakan kasus cerai talak dari suami. Jadi ternyata lebih banyak istri yang mengugat cerai suaminya daripada suami yang menceraikan istrinya.

“Padahal berdasarkan penelitian para sosiolog, jika terjadi perceraian suami istri, selain anak menjadi korban maka akan muncul kelompok orang miskin baru yakni istri dan anak-anak. Sebab mayoritas asset keluarga dikuasi pihak suami. Apalagi 80 persen perceraian terjadi pada usia pernikahan dini yakni dibawah 5 tahun sehingga anaknya masih kecil-kecil,” ungkap Nasaruddin Umar. 

Selain gencarnya tayangan infotainment di televisi,  diakuinya berdasarkan penelitian yang dilakukan Litbang Kemenag, masih terdapat 13 faktor lainnya penyebab perceraian, termasuk perceraian yang disebabkan perselingkuhan terus menaik.

Perceraian yang disebabkan faktor perbedaan politik juga masih ada. Misalnya, perbedaan pilihan partai ataupun calon dalam Pilkada. Pada tahun 2006 tercatat 528 orang bercerai hanya karena perbedaan pandangan politik, sehingga pilkada turut andil terjadinya perceraian.   Penyebab perceraian lainnya antara lain: persoalan ekonomi, poligami, kawin paksa, pernikahan di bawah umur, KDRT, menjadi tenaga kerja di luar negeri dan sebagainya.

Rep: Abdul Halim
 

 

Comments (3)
  • gemblung
    avatar
    Selain infotainment, sinetron2 MD Entertainment seperti suami2 takut istri dan sinetorn2 lainnya yang selalu mengajarkan perselingkuhan juga ikut andil. Sebaiknya Ram Punjabi cs dipulangkan saja ke negara asalnya dari pada terus menerus merusak moral anak bangsa ini !!!
  • abby na zalfa  - televisi sekuler
    avatar
    televisi dah bnyak yg jd antek kaum sekuler dan kafir.mereka rusak ummat dengan tayangan yg g punya moral.etika.dan sopan santun.
  • abby na zalfa  - televisi sekuler
    avatar
    televisi dah bnyak yg jd antek kaum sekuler dan kafir.mereka rusak ummat dengan tayangan yg g punya moral.etika.dan sopan santun.
Write comment
Your Contact Details:
Gravatar enabled
Comment:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   

Last Updated (Monday, 15 August 2011 14:08)

 
Who's Online
We have 127 guests online
TV Suara Islam
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Komentar TV Islam