Mahasiswa Tuntut SBY Mundur
Malang (SI ONLINE) Gelombang aksi unjuk rasa dan desakan agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mundur dari jabatannya terus bergulir. Kali ini, desakan datang dari ratusan mahasiswa Malang, Jawa Timur. Presiden dinilai telah melakukan kemunafikan terkait pemberantasan korupsi.
Aksi mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Malang peduli Indonesia (AMMPI) Rabu (27/7/2011) di Kota Malang, Jawa Timur berunjuk rasa menuntut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera mundur dari jabatannya.
Aksi sekitar 50 orang gabungan badan eksekutif mahasiswa (BEM) perguruan tinggi negeri dan swasta di Malang ini memulai aksi dari Alun-alun Malang. Setelah itu unjuk rasa dilanjutkan di Alun-alun Tugu atau depan kantor DPRD dan Balaikota Malang.
Di depan gedung DPRD Kota Malang, mereka menyampaikan orasinya. "Tak ada jalan lain, keculi kita harus menuntut Presiden SBY yang juga dedengkot partai Demokrat segera mundur dari kursi Presiden," kata Amrullah, selaku koordinator aksi, dalam orasinya.
Presiden, katanya, bukan hanya periode saat ini menjabat sebagai presiden, namun sudah yang kedua kalinya. "Namun, hingga saat ini hanya omong doang. Yang katanya siap berjihad memberantas korupsi, ternyata hanya omong kosong semata," katanya.
"SBY telah melakukan kemunafikan kepada kita, kepada rakyat. Buktinya, kadernya yang tersangkut kasus korupsi malah dilindungi," lanjutnya.
Aksi tersebut menuntut Presiden SBY segera mundur dari kursi Presiden, usut tuntas kasus Bank Century, Wisma Atlet dan kasus Ambalang. "Selain itu kami mendesak agar KPK serius dalam menangani kasus korupsi Wisma Atlet dan KPK jangan tebang pilih dalam penegakan hukum," jelasnya.
"Kami yakin, SBY ketakutan kalau Nazaruddin ditangkap. Karena Ketua DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, Andi Mallaranggeng, Angelina Sondakh dan Edy Baskoro akan diseret juga," katanya lantang.
Mereka berorasi mengecam pemerintahan SBY-Boediono yang dinilai gagal dalam memimpin bangsa dan negara, sambil membentangkan spanduk bertuliskan "SBY munafik. Mundur atau revolusi".
Selain itu pengunjuk rasa juga membentangkan poster bertuliskan "Koruptor menggurita di Indonesia, Tuntaskan kasus Lapindo, Wisma atlet, Ambalang dan Century."
Red: Jaka
Sumber: Media Indonesia/detik
Last Updated (Wednesday, 27 July 2011 15:34)











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...