FPI Bakar Gambar Eks Pimred Playboy dan Ketua MA
Jakarta (SI ONLINE) - Laskar Front Pembela Islam membakar gambar Erwin Arnanda eks Pimred Playboy Indonesia, dan Ketua MA, Harifin Tumpa. Keduanya dianggap ikut serta menyebarkan pornografi dan pornoaksi. Erwin pembuat majalah Playboy, sementara Harifin menjadi ketua majelis hakim yang memutus bebas kasasi Erwin.
"Tujuan kami ke sini sekali lagi ingin meminta MA untuk bisa memenjarakan teroris moral, Erwin Arnada. Ada indikasi MA mendukung teroris moral untuk dibebaskan," kata salah satu pimpinan FPI, Habib Mu'min usai diterima Humas MA di gedung MA, Jl Medan Merdeka Utara, Jumat (1/7/2011).
Aksi sekitar 30 menit tersebut berjalan damai. FPI berjanji akan datang seminggu lagi dengan massa lebih besar. Sebab, pertemuan dengan MA dinilai tidak memuaskan, hanya diterima bagian Humas saja.
"Tadi diterima Humas MA Pak Edi. Kita perlu bertemu dengan orang yang berkompeten langsung, paniteranya kalau perlu langsung hakimnya, Harifin Tumpa. Dijanjikan seminggu lagi akan bisa. Kita akan datang lagi dengan massa lebih besar," tandas Mu'min.
"Kita perlu ketemu dengan Harifin untuk menanyakan kenapa teroris moral dibebaskan," tandas Mu'min.
Usai membakar gambar, massa membubarkan diri. Tidak ada penjagaan berarti dari pihak kepolisian.
Red: Jaka
Sumber: detik











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...