Website ini telah berpindah, silahkan klik, untuk berpindah ke web baru.
Suara Islam Online | FUUI: Perayaan HUT Israel Provokasi Umat Islam - FUUI: Perayaan HUT Israel Provokasi Umat Islam... | Dan

FUUI: Perayaan HUT Israel Provokasi Umat Islam

altBandung (SI ONLINE) - Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI) Bandung menilai perayaan Hari Kemerdekaan Israel oleh komunitas Yahudi di Indonesia yang akan digelar Sabtu (14/5/2011) sama dengan memprovokasi umat Islam.

“Perayaan kemerdekaan Israel adalah provokasi dan penghinaan terhadap Islam,” tegas Sekjen FUUI, Hedi Muhammad, seperti diberitakan  Okezone di Sekretariat FUUI Masjid Al Fajr, Bandung, Jawa Barat, Kamis (12/5/2011).

Jika Komunitas Yahudi tetap melakukan perayaan, jangan salahkan umat Islam Indonesia jika mereka mendapat tindakan penolakan. “Provokasi mereka memancing tindakan umat muslim. Dan tindakannya macam-macam, bisa lembut hingga keras,” ujarnya.

Di Jawa Barat pernah ada ormas yang memakai Bintang David di bendera dan sepanduknya. Simbol Zionis ini mendapat reaksi keras dari berbagai ormas Islam di Jawa Barat. “Waktu itu baru lambangnya saja yang dipakai, reaksi ormas Islam luar biasa. Apalagi jika mereka berpesta,” tuturnya.

Hedi menjelaskan, reaksi kebencian umat Islam di Indonesia memiliki alasan yang kuat baik secara historis, kultur, dan politik. Umat Yahudi telah melakukan penjajahan terhadap tanah Palestina. Politik Zionisme mereka juga paling gencar memerangi Dunia Islam.
“Syukuran kemerdekaan Israel artinya mensyukuri penderitaan rakyat Palestina yang selama ini mereka jajah. Rencana pesta mereka di Indonesia jelas amat menghina Islam,” ungkapnya.

Jika mengacu kepada HAM internasional, lanjut Hedi, Komunitas Yahudi di Indonesia jelas berhak merayakan kemerdekaan. Tetapi HAM juga memiliki dimensi lokal, yakni Indonesia tidak membuka hubungan diplomatik dengan Israel dan umat Islam menolak eksistensi kemerdekaan Israel.

“Pemerintah seharusnya dialog dengan simpatisan Yahudi untuk memberi pengertian kepada mereka bahwa kita (umat Islam) menolak Israel dan pesta mereka, meskipun dilakukan sembunyi-sembunyi,” sarannya.

Israel Tewaskan 7.000 Warga Palestina

Sementara itu data resmi menyebutkan, lebih dari tujuh ribu warga Palestina gugur syahid dalam rentang 10 tahun akibat serangan Israel yang terus-menerus terhadap rakyat Palestina. Pusat Statistik Palestina melaporkan, Kamis (12/5), 7.342 warga gugur syahid selama rentang antara 29 September 2000 sampai 31 Desember 2010.

Laporan menyebutkan, jumlah syuhada pada akhir 2009 mencapai 7.235 orang, 2.183 orang gugur di Tepi Barat, terdiri dari 2.059 laki-laki dan 124 wanita. Di Gaza sebanyak 5.015 orang syahid, terdiri dari 4.601 laki-laki dan 414 wanita. Sisanya berasal dari wilayah jajahan 1948 dan luar wilayah Palestina.

Tahun 2009 merupakan tahun berdarah, 1.219 orang gugur syahid, tahun 2002 sebanyak 1.192 orang syahid. Tahun 2.010 sebanyak 107 warga Palestina gugur syahid, termasuk sembilan relawan kemanusiaan Turki yang dibunuh Israel dalam serangan terhadap konvoi Freedom Flotilla yang melakukan aksi solidaritas untuk warga Gaza.

Laporan menyebutkan, pasukan Israel sejak tahun 1967 menawan hampir 750 ribu warga Palestina, 12 ribu dari mereka adalah wanita dan puluhan ribu anak-anak. Tidak ada satu keluarga Palestina pun kecuali satu atau seluruh anggota keluarganya ditawan Israel, juga banyak yang berulang kali ditawana.

Sampai saat ini hampir sekitar 6.000 tawanan Palestina mendekam di sejumlah penjara Israel, puluhan dari mereka adalah tawanan Arab dari sejumlah Negara. Sebanyak 820 orang dari mereka divonis hukuman penjara seumur hidup. 37 orang tawanan wanita dan 245 tawanan anak-anak, atau sekitar 4,1 % jumlah tawanan.

Sebanyak 136 tawanan mendekam selama 20 tahun, 41 tawanan mendekam hampir 25 tahun dan 4 tawanan telah mendekam lebih dari 30 tahun di penjara.

Laporan statistik menjelaskan, sejak intifadhah Al-Aqsha pada 28 September 2000, lebih dari 70 ribu orang ditawan, 8 ribu di antaranya adalah anak-anak, dan 850 orang tawanan wanita (empat wanita hamil, dan ada yang melahirkan di penjara).

Di antara tawanan terdapat anggota legislatif Palestina dan mantan menteri. Juga terbit lebih dari 20 ribu putusan penawanan administratif antara penawanan baru dan perpanjangan penawanan.

Rep: M Syah Agusdin
Sumber: ddhk

 

Comments (0)
Write comment
Your Contact Details:
Gravatar enabled
Comment:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   
 
Who's Online
We have 102 guests online
TV Suara Islam
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Komentar TV Islam
TERKAIT