Website ini telah berpindah, silahkan klik, untuk berpindah ke web baru.
Suara Islam Online | Lima Catatan Merah FPI atas Film "?" - Lima Catatan Merah FPI atas Film "?" Saturday,... | Dan, Islam, Yan

Lima Catatan Merah FPI atas Film "?"

altJakarta (SI Online) - Dalam pernyataan sikapnya, Front Pembela Islam (FPI) menegaskan, film “?” garapan Hanung Bramantyo  adalah film liberal yang sesat menyesatkan, sehingga haram ditonton oleh umat Islam dan harus dilarang pemutarannya oleh Pemerintah RI. demikian pernyataan FPI yang dibacakan oleh Ketua DPD FPI DKI Jakarta Habib Salim Al Attas, di kantor Republika, Jakarta, Jumat (155/4/2011)

FPI mendesak, agar Erick Thohir dengan Mahaka Picture dan Mahaka Media serta Republika-nya harus menarik film “?” dari peredaran, dan meminta maaf kepada umat Islam, serta berkomitmen untuk tidak mengulangi kesalahannya. Jika tidak, maka umat Islam diserukan untuk memboikot Erick Thohir dan semua medianya

Khusus Hanung Bramantyo, FPI meminta agar peredaran film “?” dihentikan, dan Hanung diharapkan agar bertaubat kepada Allah swt, serta menyudahi sikap liberalnya selama ini yang selalu menyerang Islam. Jika tidak, maka umat Islam diserukan untuk menjadikannya sebagai musuh Islam.

Adapun Lembaga Sensor Film, (LSF) tidak boleh meloloskan film apapun yang merusak akidah dan akhlak umat Islam, termasuk film “?”, serta wajib melakukan reformasi kepengurusan agar tidak disusupi atau ditunggangi oleh unsure-unsur liberal dari kelompok manapun. Jika tidak, maka bubarkan LSF dan kembalikan wewenang perfilman kepada Kementerian Komunikasi dan Informasi atau kementerian lain yang berkompeten

FPI menyerukan kepada semua anggota masyarakat untuk memboikot, tidak membeli. menyewa, memutar, menonton, mensponsori film apapun yang merusak akidah dan akhlak umat Islam, termasuk film “?”. FPI menyatakan perang terhadap semua film yang merusak akidah dan akhlak umat Islam.

Kesan Masyarakat Awam

FPI mencatat, ada lima statemen dan agenda yang memberi kesan kepada masyarakat awam, yaitu:

1.    Dalam film “?”, ada adegan pendeta ditusuk, gereja dibom, restoran Cina diserang secara anarkis oleh sekelompok masyarakat muslim di hari lebaran, dan sekelompok pemuda muslim bersarung dan berpeci mencerca seorang keturunan Tionghoa dengan panggilan “Cino” (Cina), yang kemudian dibalas dengan cercaan “Teroris Asu” (dalam bahasa Jawa yang artinya “Desar Teroris Anjing”).

Kesan untuk masyarakat awam, islam itu bengis, biadab, dan jahat. Walaupun dalam adegan penusukan pendeta dan pengeboman gereja tidak jelas pelaku dan motifnya, namun dalam adegan lain sangat jelas mengarahkan kesan kepada umat Islam.

2.    Dalam “?” ada cerita tentang Rika yang semula Muslimah, kemudian murtad masuk Nasrani, karena kecewa suami berpoligami. Rica pun berdalih, bahwa kemurtadannya, bukan berarti membenci ataupun mengkhianati Tuhan. Sepanjang cerita, Rika ditampilkan sebagai sosok yang ideal, toleran, arif dan bijak. Ibu dan anak Rika yang semula menentang kemurtadan Rika, akhirnya bisa menerima. Dalam cerita ini ada narasi: “…semua jalan setapak itu berbeda-beda, namun menuju kea rah yang sama, mencari satu hal yang sama, dengan satu tujuan yang sama, yaitu: Tuhan.”

Kesan untuk masyarakat awam adalah: syariat poligami itu buruk, karena merusak rumah tangga dan menyebabkan orang murtad. Kesan awam lainnya adalah murtad itu bukan mengkhianati Tuhan, sehingga tidak mengapa menjadi murtad. Rika yang murtad itu bisa dikesankan ideal dan toleran, sehingga orang murtad pantas diterima secara baik. Pesan dalam film ini adalah mengarah pemahaman semua agama benar dan sama menuju Tuhan yang satu (pluralism).

3.    Dalam film “?” ada cerita tentang Surya yang bermain drama pada hari Raya Paskah di gereja dengan peran menjadi Yesus. Sebelum pentas, Surya berlatih memperagakan Yesus disalib di dalam masjid, lalu direstui oleh ustadz yang mengajar di masjid tersebut. Saat pentas di gereja pun banyak orang berpenampilan laki-laki muslim dan muslimah yang ikut berpartisipasi menonton dan membagikan bingkisan Paskah kepada jemaat gereja.

Kesan untuk masyarakat awam adalah: orang Islam main drama di gereja dan berperan sebagai Yesus itu tidaklah mengapa. Latihan drama Yesus disalib di dalam masjid juga dianggap tidak perlu dipersoalkan. Kesan lainnya, orang Islam ke gereja untuk ikut merayakan Paskah pun tidak mengapa.

4.    Dalam film “?” ada cerita tentang Menuk, seorang muslimah berjilbab, yang kerja di restoran Cina yang menjual dan menyajikan daging babi. Saat shalat, Menuk melaksanakan shalat di tempat kerjanya, dan saat tugas Menuk menghidangkan babi dengan nyaman tanpa ada sikap galau atau pun riskan.

Kesan bagi masyarakat awam atas adegan itu adalah: seorang muslim tidak menjadi halangan untuk menjual, memotong, menghidanghkan daging babi. Bahkan ada kesan mengajak masyarakat untuk menghalalkan babi. Walaupun pemilik restoran menyatakan dalam film tersebut, alat masak untu babi harus dipisah dengan alat masak untuk udang, cumi dan ayam. Tapi ia juga menyatakan bahwa daging babi itu “lebih gurih”, tidak perlu bumbu apapun.

5.    Dalam film “?” ada cerita tentang Tan Kat Sun, pemilik restoran Cina penjual babi, yang toleran terhadap karyawan muslimnya dengan mempersilahkan shalat, namun akhirnya mati pasca penyerangan restoran Cinanya oleh sekelompok orang Islam. Diceritakan juga, bahwa restoran Cina penjual babi tersebut di bulan puasa, merugi karena sepi pengunjung.

Kesan untuk masyarakat awam adalah orang non muslim sangat toleran terhadap umat Islam, tapi tidak dengan orang Islam. Ada kesan, bahwa pelanggan restoran Cina penjual babi itu adalah umat Islam, sehingga ketika umat Islam sedang berpuasa di bulan suci Ramadhan, restoran menjadi sepi pengunjung.

Adegan lainnya adalah Asmaul Husna dibaca dengan sinis dan melecehkan oleh pendeta di dalam gereja. Lalu ibu kost berjilbab digambarkan judes dan bakhil.

Berdasarkan itu semua, maka FPI mengingatkan kepada segenap umat Islam, bahwa Islam sangat menghargai perbedaan agama (pluralitas), tapi menolak pencampur-adukkan agama (pluralism). Islam menolak segala bentuk penodaan terhadap agama apapun. Murtad bukanlah bagian kebebasan beragama, tapi merupakan dosa besar. Jelas, paham sepilis (sekularisme, pluralism dan liberalisme) adalah paham sesat dan menyesatkan, bukan dari ajaran Islam.

Umat Islam diharamkan mencampuradukkan akidah dan ibadah agama apapun, termasuk merayakan hari besar umat agama lain. Liberal adalah musuh besar Islam dan pembangkangan liberal terhadap Allah Swt, lebih iblis daripada iblis. Umat Islam wajib membela agamanya dari segala bentuk penodaan.

Rep: Dez Hamzah

 

Comments (6)
  • ryo rosandhy masheza  - harus bertanggungjawab
    avatar
    saya sih belum sempet nonton, tapi Alhamdulillah sudah diwakilkan dgn sodara seiman saya yang lain. wah kalo adegannya kayak gitu, itu sih mensosialisasikan paham sepilis ke penonton. Emang sepilis dibenarkan dalam Islam? Apa FATWA MUI tentang SEPILIS? Penontonnya ada yang beragama Islam gak? Kalo ada & meniru adegan di film tsb & mengabarkan ke yang lain lagi, SELAMAT YAH.. para kru, klien, dan apaun namanya yang terlibat ikut campur dalam pembuatan film tersebut harus bertanggungjawab atas KELAKUAN-nya dihadapan ALLAH SWT.. SELAMAT BERTANGGUNGJAWAB..!! Daripada Nonton yang begituan, mending dengerin LIVE PERFORMANCE-nya KH. M. AlKhaththath di Radio WADI 102.0 FM Jabodetabek, tiap selasa jam 06.00 - 09.00 WIB / atau lewat streaming di www.wadi.co.id
  • HB MARKIS
    avatar
    UDAH SINTING TUH SI HB MARKIS.
    OTAKNYA SUDAH DIGANTI DOLAR

    KASIHAN AMAT
    NGASIH BINI DENGAN JUALAN ISLAM
    DGN HARGA MURAH

    SEMOGA CEPAT TOBAT HB MARKIS
  • kautsar  - Wah baru tau nih
    avatar
    Subhanallah ternyata begitu isi film "?", alhamdulillah saya belom ada kesempatan menontonnya..
  • BSA  - SEPILIS
    avatar
    INNA LILLAHI WA INNA LILLAHI ROJIUN, INSYA ALLAH
    HB BESERTA SELURUH PEMAIN/CREW NYA MENDAPATKAN NAARUN HAAMIYAH AWARD.
  • Kang Hidayat  - Memancin keributan
    avatar
    Sy nntn sih blum,tp dengar crtanya mnrt sy film ini tdk layak dan tdk cocok di putar di Indnesia yg psti akn menykti prsaan umat islam.saran sy klo hanung ngotot pgn putar film ini dgn alsn dwt atw sgla mcm coba di ptr di amerika atw di israel klo ga di australia di sna org psti pada girang nonton filmnya ente yg menjelek2n islam,nt jga bkalan kaya raya dri hasil film ntu.
  • Babah Liem  - Musuh
    avatar
    Dari awal sejarah Islam, musuh2 Islam berusaha menghancurkan Islam dg berbagai cara. Bukannya berhasil, malah Islam semakin kuat dan besar. Sungguh sia2 mrk. Kasihan betul mrk! Sudah habis2an, cuma gigit jari! Haha....
Write comment
Your Contact Details:
Gravatar enabled
Comment:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   
 
Who's Online
We have 98 guests online
TV Suara Islam
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Komentar TV Islam
TERKAIT