Habib Rizieq: Setelah Ariel, Polisi Harus Tahan Luna dan Cut Tari
Jakarta (SI ONLINE)-Menanggapi vonis terhadap terdakwa kasus video porno Nazriel Irham alias Ariel Peterpan yang hanya dihukum 3,5 tahun penjara, Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab mendesak agar kepolisian segera menahan Luna Maya dan Cut Tari. Karena keduanya dinilai terlibat dalam kasus tersebut.
"Polisi harus segera tahan Luna Maya dan Cut Tari untuk diadili agar tegak keadilan hukum", desak Habib Rizieq melalui pesan singkat (sms) yang diterima Suara Islam Online (31/1/2011).
Sementara itu, penyidik Badan Reserse dan Kriminal Polri akan terus melanjutkan proses hukum artis Luna Maya dan Cut Tari yang telah jadi tersangka kasus video mesum.
"Karena hal itu merupakan satu rangkaian kegiatan tentu ada lanjutan," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di Jakarta.
Namun, Anton tidak menyebutkan kapan waktu tepatnya penyidikan lanjutan bagi kedua tersangka yang melakukan adegan dengan artis Nazriel Ilham alias Ariel dalam perkara video porno.
Red: Shodiq Ramadhan
Comments (1)
-
|2011-02-04 22:25:21 Bocah seribu sungai
Dampak dari Pornografi,seks bebas awal dari kehancuran anak aDam AS,, Sebelum terlambat hukum mati tuk pengedar,pembuat,pemain seks Porno aksi,,, sungguh Moral anak bangsa telah masuk stadium 5 berbahaya moral rusak lebih hebat dari narkoba,,, pacaran bebas,ortu bangga anak pacaran,film bebas, pergaulan bebas semua serba bebas,,, tunggu Lah hancur nya dunia ini,,,
Ya Allah ampunilah kami,,, Lindungilah kami dari perbuatan keji!!!Selamatkanlah kami Ya Allah,,jadikan lah isteri2 kami yg halal penentram hati ini,,,amin Ya Allah,,,,
Powered by !JoomlaComment 4.0 beta2











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...