FUI: TKI Manusia Merdeka, Bukan Budak

Gelombang aksi unjuk rasa ke kedutaan Arab Saudi berulang-ulang dilakukan oleh banyak elemen termasuk ormas-ormas Islam.
Ditemui disela-sela aksi Front Pembela Islam (FPI) KH. Muhammad Al Khaththath (Sekjen FUI) kepada Suara Islam menjelaskan bahwa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bukanlah budak, mereka adalah manusia yang merdeka, maka perlakukanlah TKI sebagai manusia yang merdeka.
“Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bukanlah budak, mereka adalah manusia yang merdeka, maka perlakukanlah TKI sebagai manusia yang merdeka, maka jika mereka di perlakukan sebagai orang yang tidak merdeka, kami siap merebut kemerdekaan untuk mereka yang diperlakukan tidak adil dengan perang”, tegas Al Khaththat.
Al Khaththat juga meminta kepada pemerintah Arab Saudi agar bertindak adil dalam melaksanakan hukum syari’ah kepada warganya yang jelas-jelas sudah melakukan penyiksaan bahkan pembunuhan kepada TKI. Jika hukum syari’ah hanya digunakan kepada mereka yang miskin maka sama saja melecehkan hukum syari’ah, lanjutnya. (mj)
Comments (2)
-
benar....kalo TKI dianggap budak, sama juga donk pegawai2 di kantor2...TKI bekerja ikut orang, Pegawai (karyawan2) pun juga bekerja ikut orang...yang nganngep TKI itu budak, bagi saya SALAH banget..!!!
-
|2010-11-24 13:02:27 Bejo - Perbudakan moderen juga terjadi di Inggris
Setiap bentuk kekerasan di mana pun harus dicegah dan dikutuk. Persoalannya, kalau itu terjadi di negara2 Islam seperti Malaysia dan TimTeng, media dengan gencarnya mengekspos besar2an dan berlebihan. Tapi kalau di negara2 non-muslim, belum tentu muncul di media. Kalau pun muncul, paling sekilas. Contoh nyata, perbudakan moderen di Inggris yang mempekerjakan org2 dari Asia dan Afrika selama 2o jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa digaji, dengan kekerasan verbal dan fisik serta perkosaan tidak pernah muncul di TV kita. Anda bisa menonton filem Dispatches - Britain's Secret Slaves. Cari di google, pasti ketemu.
Powered by !JoomlaComment 4.0 beta2
Last Updated (Monday, 22 November 2010 15:38)











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...