Polisi: Penusuk Jemaat HKBP Bukan Anggota FPI
Misteri mengenai siapa pelaku penusukan jemaat gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Hasian Lumbantoruan Sihombing dalam Insiden Ciketing, 12 September lalu akhirnya terkuak. Polisi telah berhasil menangkap dua pelaku di kawasan Bekasi. Dari tangan pelaku polisi mengamankan satu bilah pisau lipat yang digunakan untuk menusuk korban.
Kepala Satuan Reskrim Polresta Bekasi, Komisaris Ade Ary Syam mengatakan, kedua tersangka bernama Aji Ahmad Faisal, 28 tahun, warga Kampung Bojong, Rawa Lumbu, Kota Bekasi dan Supriyanto, 29 tahun, warga Jalan Udayana, Cililitan Besar, Kebon Pala, Jakarta Timur.
"Mereka ditangkap di rumahnya masing-masing, Kemarin sore, Kamis 7 Oktober 2010," katanya seperti diberitakan VIVAnews.com, Jumat (8/10/2010).
Namun, Ade membantah jika kedua pelaku merupakan anggota Front Pembela Islam (FPI). "Kedua pelaku bukan anggota FPI," imbuhnya.
Ia menjelaskan, tersangka Aji, berprofesi sebagai penulis, sementara Supriyanto, merupakan pengamen dan pembaca di atas kendaraan umum.
Berdasarkan keterangan kedua tersangka, lanjut dia, tersangka Aji yang melakukan penusukan terhadap Hasian. "Pisaunya sudah kami dapatkan sebagai barang bukti, setelah sebelumnya dibuang di sekitar lokasi kejadian oleh tersangka Aji," katanya.
Sementara, peran dari tersangka Supriyanto hanya ikut serta melakukan pengeroyokan di lokasi kejadian. Bahkan Supriyanto sempat membawa Ismail -sudah ditangkap lebih dulu- mengalami luka bocor untuk berobat ke Klinik Ibu dan Anak di Pasar Bantargebang.
"Mereka mengaku ikut melakukan aksi tersebut sebagai bentuk solidaritas umat Islam dalam menolak gereja HKBP Ciketing," paparnya.
Kedua tersangka sudah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan. "Kini sudah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya untuk di BAP," ujarnya mengakhiri perbincangan. (vivanews/shodiq ramadhan)











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...