Di Fatwa Sesat, ESQ Minta Nasihat FUI
Pasang surut berita tentang Fatwa Sesat terhadap ESQ 165 nampaknya terus berlanjut
. ESQ melalui dua orang perwakilannya Legisan Sugimin (vice Training & Development Director), M Taslim (ESQ Jakarta) menyambangi sekertariat Forum Umat Islam (FUI), senin (16/8/2010). Kedatangan ESQ ke FUI untuk bersilaturahmi, meminta masukan dan nasihat terkait dengan fatwa sesat yang di terima ESQ di Malaysia.
Perwakilan ESQ diterima FUI pukul 14.00 WIB, diterima langsung oleh sekjen FUI KH. Muhammad Al Khaththath dan Ketua Hizb Dakwah Islam Ustadz Bernard Abdul Jabbar.
ESQ mencoba menerangkan tentang kontroversi misi didirikannya lembaga ini, yaitu “Menyebarkan dan menjadikan The ESQWay 165 sebagai jalan hidup terbaik di muka bumi”, ESQ membantah bahwa dengan misi tersebut akan membuat agama baru, ujar Legisan.
Dalam kesempatan itu Ustadz Bernard juga mengoreksi isi buku dari ajaran ESQ, yaitu dalam hal penafsiran ayat Qur’an maupun pemahaman terhadap ibadah yang tidak sesuai dengan kaidah penafsiran baku dalam Islam.
Ketika di tanya mengenai koreksi tentang buku ESQ dan ajaran yang di bawa Ary Ginanjar ini, Ustadz Bernard hanya berkomentar.
“Isi buku ESQ bukan Alquran, jadi wajar jika ada perbaikan-perbaikan. ESQ juga bukan jalan hidup, yang menjadi jalan hidup adalah agama Islam itu sendiri, Ustadz Bernard menjelaskan.
Hal senada juga disampaikan Al Khaththath bahwa ajaran ESQ harus di koreksi.
“Jika ESQ tidak melakukan perubahan terhadap ajarannya yang di anggap menyesatkan”, maka kita akan terus mengkritisi” tegas Sekjen FUI ini. (mj)











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...