Israel memberlakukan pengamanan ketat di al-Aqsa
Rezim pendudukan Israel mengerahkan ribuan pasukan keamanan di dalam dan di sekitar Masjid Al-Aqsa, al-Quds sejak hari Selasa tiga hari berturut-turut.Para polisi Rezim Israel melarang dan menangkapi warga Palestina yang berusia di bawah lima puluh memasuki situs suci - Yahudi dikenal sebagai Temple Mount dan untuk umat Islam sebagai Haram al-Sharif - di mana bentrokan meletus antara pasukan Israel dan pemuda Palestina.
Setelah penutupan, ratusan orang Palestina berkumpul di situs suci dan melancarkan aksi duduk di dalam untuk melindungi Haram al-Sharif dari orang-orang garis keras Yahudi yang berniat untuk merusak.
Rezim polisi Israel yang menduduki Al Aqsa sempat terlibat bentrok dengan pengunjuk rasa. Polisi Israel menembakkan gas air mata dan granat kejut untuk membubarkan kerumunan. Akibat kejadian tersebut beberapa warga palestina terluka dan sejumlah lainnya di tangkap.
Salah seorang mentri Israel Silvan Shalom mengatakan bahwa pertempuran itu dilakukan untuk memaksakan kedaulatan atas al-Quds dan Masjid Al-Aqsa.
Sementara itu, Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) mengancam akan meluncurkan intifadhah baru untuk membela Al-Aqsa.
Kepala Otorita Palestina Mahmoud Abbas juga mengutuk "provokasi oleh ekstremis Yahudi."
Menerima kritik keras dari umat Islam di seluruh dunia, sebagian polisi Israel membuka Masjid Al-Aqsa setelah mengerahkan ribuan pasukan keamanan dalam dan di sekitar situs suci, dan hanya membolehkan akses bagi muslim perempuan dan laki-laki berusia 50 tahun ke atas.
Sementara itu, ribuan orang di Turki dituangkan ke jalan-jalan pada hari Senin dan mengadakan aksi protes, mengecam Israel penutupan Masjid Al-Aqsa.
Para pengunjuk rasa melantunkan slogan anti-Israel, dan meluapkan kemarahan dengan membakar bendera rezim Israel. Di luar gedung Konsulat di Istanbul mereka menuntut Tel Aviv untuk segera kembali membuka Masjid Al-Aqsa.
Para demonstran juga mengkritik Tel Aviv yang melakukan blokade sejak Juni 2007 sehingga menyebabkan kelaparan yang banyak membunuh orang-orang di Jalur Gaza.
Last Updated (Wednesday, 07 October 2009 10:02)











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...