Serdadu Israel Kian Brutal di Masjid Al-Aqsha
Departemen penerangan Palestina memperingatkan eskalasi aksi brutal serdadu Rezim Zionis Israel terhadap rakyat Palestina di Baitul Maqdis dan Masjid Al-Aqsha.
Seperti dilansir Kantor Berita AFP dari Ramallah, departemen penerangan Palestina (Ahad 4/10) dalam statemennya menyatakan kekhawatirannya atas berlanjutnya penghinaan warga Zionis dan serdadu Israel terhadap Masjid Al-Aqsha serta pemukulan warga Palestina di dekat tempat suci tersebut. Kantor Berita AFP di Ramallah juga melansir menurut departemen penerangan Palestina, Serdadu Israel Kian Brutal di Masjid Al-Aqsha. "Aksi ini dinilai sebagai faktor peningkatan kekerasan di kawasan", lanjutnya.
Mufti Quds, Shaikh Mohammad Husein juga mengutuk berlanjutnya aksi brutal serdadu Israel di Majid Al-Aqsha dan menyerukan umat Islam untuk melaksanakan kewajibannya melindungi Masjid Al-Aqsha serta menekan rezim ilegal Israel.
Bertepatan dengan hari raya Yahudi, Yom Kippur (Hari Pengampunan), ratusan warga Zionis selama beberapa hari terakhir dengan dukungan serdadu Israel memasuki Masjid Al-Aqsha dengan dalih melaksanakan peringatan hari suci mereka tersebut.
Aksi ini mendapat reaksi keras umat Islam. Pekan lalu Bentrokan pekan lalu antara warga Palestina dan warga Zionis serta serdadu Israel di dekat Masjid Al-Aqsha menciderai sedikitnya 50 warga Palestina. (mj/irib)
-
kan sudah kita mafhum yahudi itu karakternya pembohong, nabi saja dipermainbkan apalagi manusia biasa!!!!!!!!!!!!!!!!!!!jadi seperti tindakan Nabi Muhammad saw angkat senjata dan habisi itu yahudi yang suka ingkar janji.......................
Last Updated (Monday, 05 October 2009 13:59)











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...