Hamas Tidak Gentar
Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menyatakan tidak akan pernah gentar menghadapi ancaman rezim Zionis Israel. Aionis juga harus menerima persyaratan jika Gilad Shalit dibebaskan.
Pejabat Hamas, Matsir al-Misri dalam wawancaranya dengan televisi al-Alam mengatakan, ancaman rezim Zionis tidak akan membuat Hamas gentar dan jika Israel ingin tentaranya dibebaskan, Tel Aviv harus menyetujui persyaratan kelompok perlawanan.
"Seluruh upaya musuh memaksa kelompok perlawanan yang menawan Gilad Shalit gagal dan dalam Hamas tidak akan melakukan tawar-menawar persyaratan soal yang telah ditentukan," kata al-Misri.
Dikatakannya pula bahwa nyawa seorang tentara kriminal Zionis, tidak lebih berharga dari nyawa 8.000 nyawa tahanan Palestina yang mendekam di penjara Israel.
"Seluruh opsi dari kelompok perlawanan tetap pada tempatnya sampai seluruh tahanan Palestina di Israel terbebaskan. Musuh tidak akan pernah merasakan keamanan dan stabilitas dan bangsa Palestina tidak akan merasa tenang sebelum saudara-saudara mereka terbebaskan dari penjara Zionis." (ir/mj)
Comments (2)
Powered by !JoomlaComment 4.0 beta2











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...