Menlu Israel Lecehkan Masyarakat Internasional
Menteri Luar Negeri Rezim Zionis Israel Avigdor Lieberman menilai seruan masyarakat internasional untuk menghentikan proyek permukiman Zionis tidak logis.
Avigdor Lieberman kemarin Rabu,(17/3) dalam konferensi pers bersama Catherine Ashton, kepala urusan luar negeri Uni Eropa, menilai permintaan masyarakat internasional untuk menghentikan pembangunan permukiman Zionis di Baitul Maqdis Timur tidak masuk akal, demikian lapor Press TV.Lierbeman berpendapat pengentikan proyek permukiman Zionis akan menghalangi penempatan kaum Yahudi di Baitut Maqdis Timur dan menyebut hal itu sebagai alat untuk menekan Israel.
Pernyataan arogan Lieberman disampaikan seiring dengan meningkatnya protes masyarakat internasional terkait kebijakan imperialisme Zionis.
Di pihak lain, warga Palestina menggelar berbagai aksi demo anti Israel menuntut penghentian pembangunan distrik Zionis di kawasan.
Keputusan Israel membangun 1.600 unit rumah baru di Baitul Maqdis Timur diambil bersamaan dengan upaya AS untuk menggelar perundingan tidak langsung antara Palestina dan Israel. Keputusan itu kemungkinan berujung pada pembatalan perundingan tersebut.
Sekjen Liga Arab, Amr Mousa juga menilai tidak berguna memulai perundingan damai antara Palestina dan rezim Zionis Israel dalam kondisi sekarang. (ir/mj)








