Israel Serbu Pelataran Al-Aqsha dan Kepung Jama’ah Shalat
Pasukan Israel menyerbu pelataran Al-Aqsha dan mengepung sajumlah bangunan di dalamnya, dimana terdapat puluhan kaum muslimin yang sedang melakukan I’tikaf.
Sementara itu, jema’ah kaum muslimin tidak mau meninggalkan tempat, karena tersebar isu kelompok yahudi radikal akan menyerang tempat tersebut. Menurut saksi mata yang ada di sekitar itu menyebutkan, sebanyak 200 polisi Zionis mengepung bangunan masjid sejak dini hari tadi (28/2). Mereka meminta jama’ah itikaf meninggalkan masjid. Namun, jamaa’ah I’tikaf malah bertakbir di dalam masjid dan menyerukan kaum muslimin yang berada di luar masjid, khususnya yang berada di distrik Kota Lama untuk mendatangi Masjid Al-Aqsha.
Selanjutnya kepolisian Israel menembakan gas air mata ke arah warga yang berusaha memasuki pelataran masjid, hingga 12 diantara mereka mengalami sesak napas. Merek datang melalui pintu, al-Majlelis, salah satu pintu utama masjid Al-Aqsha. Seorang nenek dilarikan ke rumah sakit akibat insiden ini.
Sementara itu, di sekitar Distrik Kota Lama terjadi bentrokan antara para pemuda Palestina dengan pasukan Zionis. Salah seorang peserta aksi dikabarkan telah ditangkap pasukan Israel. Para pemuda berupaya menghalau serangan dari kelompok radikal Zionis yang ingin memaski masjid Al-Aqsha melalui pintu al-Mugaribah.
Sebelumnya, kepolisian Israel sempat mengizinkan empat yahudi radikal memasuki pelataran Masjid Al-Aqsha dan berjalan-jalan di sana, dengan kawalan ketat kepolisian Israel.
Di tempat lain sejumlah warga mengeluhkan penganiayaan serdadu Israel yang berusaha memasuki rumahnya secara paksa dan menaiki atap rumah mereka untuk memata-matai gerakan kaum muslimin di sekitar masjid. Namun sebelumnya serdadu Israel menganiaya pemilik rumah dan menghancurkan sejumlah barang. (ip/mj)











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...