Demonstran New York Mengutuk Nobel Obama
Aktivis perdamaian pura-pura membawa peti mati di New York City untuk memprotes Presiden Barack Obama's penerimaan Hadiah Nobel Perdamaian.
Pada hari Kamis (10/12), sekitar 50 demonstran berjalan dari luar kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa di Times Square di pusat kota Manhattan.
Mereka berjalan sambil membawa karton hitam dan peti mati yang terbungkus bendera Amerika Serikat.
Sebelumnya, selama upacara Nobel perdamaian di Oslo City Hall, Presiden Barack Obama telah memperingatkan bahwa dia tidak akan ragu untuk berperang apakah itu "dibenarkan secara moral, atau tidak"
Sementara itu, beberapa ribu orang turun ke jalan Oslo untuk mengecam AS atas senjata nuklir dan perang di Afghanistan.
Pada hari yang sama, sebagai menerima Hadiah Nobel Perdamaian, Obama justru memerintahkan Pentagon untuk mengumumkan bahwa 16.000 tentara AS telah menerima perintah mereka untuk berangkat ke Afghanistan.
Laksamana Mike Mullen mengatakan pada jumpa pers yang pertama akan diberangkatkan satu batalyon Marinir, mereka akan tiba di Afghanistan selatan pekan depan. Sementara itu 30.000 pasukan tambahan akan segera bergerak ke zona perang pada musim panas. (mj/presstv)











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...