China Persulit Muslim Uighur Pergi Berhaji
Xinjiang (SI ONLINE) - Pemerintah China mempersulit izin pembuatan paspor bagi muslim Uighur di Xinjiang, China yang hendak menunaikan ibadah Haji.
Pihak imigrasi di seluruh Xinjiang telah membatasi menerbitkan paspor baru. Pembatasan tersebut mulai berlaku sejak 2008 silam, menjelang olimpiade Beijing. Namun, pembatasan itu tidak berlaku bagi etnis Han, yang merupakan mayoritas di China.
“Kita tidak bisa mendapatkan paspor. Tanpa ‘koneksi’, sulit untuk mendapatkan paspor dan pergi haji,” ungkap salah satu warga Muslim Uighur pada Senin (31/10/2011).
Selain itu, biaya yang ditetapkan pemerintah untuk berhaji juga sangat mahal, Muslim Uighur harus membayar 70 ribu Yuan. Ditambah lagi, Pemerintah China juga membatasi jumlah biro perjalanan haji.
Aturan baru yang dikeluarkan Lembaga Negara untuk Urusan Agama, mewajibkan komunitas Muslim China untuk menggunakan jasa biro perjalanan Haji yang diselenggarakan Asosiasi Islam China (IAC), yang dikontrol negara.
Sayangnya, tidak semua jamaah haji dapat berangkat, terutama Muslim yang pernah ketahuan berhaji secara ilegal dan bergabung dengan kelompok ekstrimis.
Dalam lingkungan Uighur di Urumqi dan di Kashgar, pemerintah bahkan memasang peringatan untuk menghindari terjadi ziarah ‘ilegal’.
Pada 2007 lalu, otoritas China memulai kampanye untuk membatasi ‘haji ilegal’ dari Xinjiang. Kabar itu dibocorkan Wikileaks dari kedutaan besar AS di Beijing.
Kawat informasi tertanggal 19 Desember 2007 itu menyebutkan dengan mengutip seorang diplomat Saudi, China telah meminta Arab Saudi untuk melarang penerbitan izin haji bagi warga negara China di luar China.
Para pejabat China juga mengatakan mereka akan menghentikan setiap calon jamaah haji yang berusaha keras menggunakan jalur ilegal. “Mereka tidak akan membiarkan para calon jamaah haji untuk naik pesawat,” ungkap Konsul Saudi di Beijing seperti dikutip diplomat AS.
Xinjiang, mendapatkan status otonomi sejak 1955. Namun, status itu tidak berpengaruh terhadap kontrol pemerintah pusat. Kelompok HAM menuduh otoritas China melakukan tindakan represi agama terhadap Muslim Uighur, minoritas berbahasa Turki.
Red: Jaka
Sumber: rep
Last Updated (Tuesday, 01 November 2011 22:56)











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...