Pengadilan Husni Mubarak Ditunda Hingga Akhir Desember
Kairo (SI ONLINE) - Pengadilan terhadap mantan PresidenMesir, Husni Mubarak ditunda hingga 28 Desember mendatang.
Hakim Ahmad Refaat pada Senin (31/10/2011) mengambil keputusan penundaan tersebut, setelah memimpin persidangan singkat yang berjalan sepuluh menit di Kairo.
Penundaan persidangan tersebut berimbas akan reaksi para pengacara keluarga korban tewas yang menuntut penggantian hakim karena dianggap tidak tegas.
"Hakim Ahmed Refaat tidak cukup tegas. Ia tidak mengizinkan korban untuk masuk ke ruang sidang dan tidak pula memberi cukup waktu untuk mengajukan pertanyaan, terutama pada Jenderal Tantawi," kata salah seorang pengacara, Khaled Abu Bakr.
Para pengacara yang mewakili keluarga para korban tewas juga mengajukan petisi ke pengadilan tinggi menuntut panel hakim baru karena merasa diperlakukan tidak adil.
Husni Mubarak, selain dituduh melakukan korupsi, ia dan keluarganya juga dituduh memerintahkan pembunuhan terhadap 800 warga yang melakukan protes atas kekuasaannya.
Mubarak mengundurkan diri pada Februari setelah aksi demonstrasi besar-besaran terjadi di Mesir.
Red: Jaka
Sumber: cnn/rdaust
Hakim Ahmad Refaat pada Senin (31/10/2011) mengambil keputusan penundaan tersebut, setelah memimpin persidangan singkat yang berjalan sepuluh menit di Kairo.
Penundaan persidangan tersebut berimbas akan reaksi para pengacara keluarga korban tewas yang menuntut penggantian hakim karena dianggap tidak tegas.
"Hakim Ahmed Refaat tidak cukup tegas. Ia tidak mengizinkan korban untuk masuk ke ruang sidang dan tidak pula memberi cukup waktu untuk mengajukan pertanyaan, terutama pada Jenderal Tantawi," kata salah seorang pengacara, Khaled Abu Bakr.
Para pengacara yang mewakili keluarga para korban tewas juga mengajukan petisi ke pengadilan tinggi menuntut panel hakim baru karena merasa diperlakukan tidak adil.
Husni Mubarak, selain dituduh melakukan korupsi, ia dan keluarganya juga dituduh memerintahkan pembunuhan terhadap 800 warga yang melakukan protes atas kekuasaannya.
Mubarak mengundurkan diri pada Februari setelah aksi demonstrasi besar-besaran terjadi di Mesir.
Red: Jaka
Sumber: cnn/rdaust











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...