Palestina Resmi Jadi Anggota Penuh UNESCO
New York (SI ONLINE) - Pemungutan suara yang dilakukan Badan pendidikan dan kebudayaan PBB atau UN Educational, Scientific and Cultural Organisation (UNESCO) pada Senin (31/10/2011) memutuskan memberikan keanggotaan penuh kepada negara Palestina.
Dalam pemungutan suara tersebut, 107 negara anggota mendukung keinginan Palestina untuk bergabung. Sementara hanya 14 negara yang menolak. 52 negara lainnya tak memberikan suara.
Seperti diketahui, Amerika Serikat, Kanada, dan Jerman menentang keanggotaan Palestina dalam PBB. Sementara, Brasil, Rusia, China, India, Afrika Selatan, dan Prancis mendukung. Inggris sementara masih abstain.
Tepuk tangan dan teriakan dukungan pun membahana di markas besar lembaga tersebut saat Palestina dipastikan menjadi anggota. “Hidup Palestina!” teriak para pendukung.
Kemenangan ini memberikan hak bagi Palestina untuk mendaftarkan situs-situs bersejarahnya masuk daftar warisan dunia.
“Ini hak Palestina. Kami memiliki budaya dan warisan sejarah untuk dilindungi,” kata Omar Awadallah, pejabat luar negeri Palestina untuk PBB, sebelum pemungutan suara.
Sebelumnya, status Palestina di UNESCO sejak tahun 1974 adalah pengamat.
Red: Jaka
Sumber: newyorktimes/reuters
Dalam pemungutan suara tersebut, 107 negara anggota mendukung keinginan Palestina untuk bergabung. Sementara hanya 14 negara yang menolak. 52 negara lainnya tak memberikan suara.
Seperti diketahui, Amerika Serikat, Kanada, dan Jerman menentang keanggotaan Palestina dalam PBB. Sementara, Brasil, Rusia, China, India, Afrika Selatan, dan Prancis mendukung. Inggris sementara masih abstain.
Tepuk tangan dan teriakan dukungan pun membahana di markas besar lembaga tersebut saat Palestina dipastikan menjadi anggota. “Hidup Palestina!” teriak para pendukung.
Kemenangan ini memberikan hak bagi Palestina untuk mendaftarkan situs-situs bersejarahnya masuk daftar warisan dunia.
“Ini hak Palestina. Kami memiliki budaya dan warisan sejarah untuk dilindungi,” kata Omar Awadallah, pejabat luar negeri Palestina untuk PBB, sebelum pemungutan suara.
Sebelumnya, status Palestina di UNESCO sejak tahun 1974 adalah pengamat.
Red: Jaka
Sumber: newyorktimes/reuters











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...