Saif al-Islam Kembali Ancam Akan Balas Kematian Ayahnya
Abuja (SI ONLINE) - Saif al-Islam, putra alm. Kolonel Muamar Khadafi kembali mengancam NATO dan pasukan revolusioner Libya dan mengancam akan membalas kematian ayahnya.
Ancaman kedua pasca terbunuh ayahnya tersebut dilaporkan Fars News pada Rabu (26/10/2011). Saif al-Islam dengan nada keras mengancam pasukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan pasukan revolusioner Libya.
Ia menegaskan akan membalas kematian ayahnya. Bahkan, Saif menekankan bahwa duka untuk ayah dan saudaranya akan ditunda hingga selesai tugasnya, walaupun hingga 50 tahun lagi.
Selain itu, Ia juga mengancam akan membakar bandara-bandara dan sumur-sumur minyak Libya.
Menurut sumber pemberitaan, Saif al-Islam melarikan diri dari Libya menuju perbatasan Niger.
Dalam pesan yang disampaikan kepada kantor berita 'Seven Days', Saif al-Islam menjelaskan bahwa banyak orang yang sedih atas pembunuhan Khadafi, sehingga mereka bergabung dengannya. Ia meminta kepada mereka untuk bangkit membalas kematian ayahnya.
Saif diduga saat ini bersama mantan ketua intelejen Libya, Abdullah al-Sanusi.
Red: Jaka
Sumber: farsnews/sklnws
Ancaman kedua pasca terbunuh ayahnya tersebut dilaporkan Fars News pada Rabu (26/10/2011). Saif al-Islam dengan nada keras mengancam pasukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan pasukan revolusioner Libya.
Ia menegaskan akan membalas kematian ayahnya. Bahkan, Saif menekankan bahwa duka untuk ayah dan saudaranya akan ditunda hingga selesai tugasnya, walaupun hingga 50 tahun lagi.
Selain itu, Ia juga mengancam akan membakar bandara-bandara dan sumur-sumur minyak Libya.
Menurut sumber pemberitaan, Saif al-Islam melarikan diri dari Libya menuju perbatasan Niger.
Dalam pesan yang disampaikan kepada kantor berita 'Seven Days', Saif al-Islam menjelaskan bahwa banyak orang yang sedih atas pembunuhan Khadafi, sehingga mereka bergabung dengannya. Ia meminta kepada mereka untuk bangkit membalas kematian ayahnya.
Saif diduga saat ini bersama mantan ketua intelejen Libya, Abdullah al-Sanusi.
Red: Jaka
Sumber: farsnews/sklnws











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...