Saif al-Islam: Saya Bersumpah Akan Berjuang Hingga Titik Darah Penghabisan!
Tripoli (SI ONLINE) - Putra kolonel Khadafi, Saif Al-Islam Khadafi ternyata masih berada di Libya dan mengaku akan terus berjuang hingga titik darah penghabisan dan melakukan balas dendam.
Meski tengah menjadi buronan Pengadilan Pidana Internasional, Saif tak gentar untuk menyampaikan pesannya yang disiarkan langsung oleh stasiun televisi Suriah, Al-Rai pada Minggu (23/10/2011).
"Kami akan terus melawan. Saya masih berada di Libya dan masih hidup dan bebas. Saya bersumpah untuk berjuang hingga titik darah penghabisan dan melakukan balas dendam," ungkap Saif.
Saif menambahkan, "Pergi kalian ke neraka kalian para tikus (NTC) dan NATO yang berada di belakang kalian. Ini negara kami, kami hidup disini dan akan mati di negara kami serta terus melakukan perlawanan."
Tidak hanya Saif, Saadi Khadafi, adik Saif Khadafi juga sangat murka dengan tindakan keji yang dilakukan pemberontak terhadap ayah dan kakaknya.
Saadi yang tengah menjadi tahanan rumah di Negeria juga berniat untuk membalaskan dendam. "Mereka yang melakukan eksekusi barbar dan mempertontonkan jenazah akan menerima akibatnya," ancam Saadi.
Red: Jaka
Sumber: abcnews
Meski tengah menjadi buronan Pengadilan Pidana Internasional, Saif tak gentar untuk menyampaikan pesannya yang disiarkan langsung oleh stasiun televisi Suriah, Al-Rai pada Minggu (23/10/2011).
"Kami akan terus melawan. Saya masih berada di Libya dan masih hidup dan bebas. Saya bersumpah untuk berjuang hingga titik darah penghabisan dan melakukan balas dendam," ungkap Saif.
Saif menambahkan, "Pergi kalian ke neraka kalian para tikus (NTC) dan NATO yang berada di belakang kalian. Ini negara kami, kami hidup disini dan akan mati di negara kami serta terus melakukan perlawanan."
Tidak hanya Saif, Saadi Khadafi, adik Saif Khadafi juga sangat murka dengan tindakan keji yang dilakukan pemberontak terhadap ayah dan kakaknya.
Saadi yang tengah menjadi tahanan rumah di Negeria juga berniat untuk membalaskan dendam. "Mereka yang melakukan eksekusi barbar dan mempertontonkan jenazah akan menerima akibatnya," ancam Saadi.
Red: Jaka
Sumber: abcnews











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...