Hosni Mubarak Alami Serangan Jantung
Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak, dikabarkan mengalami serangan jantung. Hal tersebut belum bisa dikonfirmasi, seperti dikutip portal Al-Ahram, Senin (24/10/2011).
Menurut kabar tersebut, rumah sakit yang merawat mantan presiden itu melaporkan bahwa fungsi otot jantung Mubarak berhenti. Namun, kapan hal tersebut terjadi, belum diketahui.
Pada beberapa hari terakhir, rumor tentang kemungkinan kematian Mubarak di Mesir beredar secara aktif . Bahkan meski belum secara resmi diumumkan bahwa gagal jantung di mantan presiden itu secara dramatis meningkatkan tekanan.
Sabtu lalu, saat mendengar tentang kematian teman lama dan koleganya, Muammar Khadafi, dirinya dilaporkan mengalami serangan jantung. Mubarak disebutkan melihat sejumlah foto tewasnya sang Kolonel, hingga menitikkan air mata. Bahkan dokter harus meyakinkan dirinya dengan obat penenang yang manjur.
Red: Jaka
Sumber: Wartanews
Menurut kabar tersebut, rumah sakit yang merawat mantan presiden itu melaporkan bahwa fungsi otot jantung Mubarak berhenti. Namun, kapan hal tersebut terjadi, belum diketahui.
Pada beberapa hari terakhir, rumor tentang kemungkinan kematian Mubarak di Mesir beredar secara aktif . Bahkan meski belum secara resmi diumumkan bahwa gagal jantung di mantan presiden itu secara dramatis meningkatkan tekanan.
Sabtu lalu, saat mendengar tentang kematian teman lama dan koleganya, Muammar Khadafi, dirinya dilaporkan mengalami serangan jantung. Mubarak disebutkan melihat sejumlah foto tewasnya sang Kolonel, hingga menitikkan air mata. Bahkan dokter harus meyakinkan dirinya dengan obat penenang yang manjur.
Red: Jaka
Sumber: Wartanews











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...