Saadi Khadafi Kecam Sikap Brutal Prajurit NTC
Tripoli (SI ONLINE) - Putra dari Muamar Khadafi, Saadi Khadafi marah besar mendengar dan melihat aksi brutal yang dilakukan tentara NTC sehingga menyebabkan ayahnya tewas mengenaskan.
Melalui pengacaranya, Saadi yakin tidak akan ada pengadilan yang adil bila dirinya diadili di Libya. "Saadi Khadafi saat ini terkejut dan marah dengan perilaku brutal yang menyebabkan kematian dari ayah serta saudaranya," ungak Nick Kaufman, pengacara dari Saadi Khadafi pada Senin (24/10/2011).
Saadi mengecam sikap Dewan Transisi Nasional (NTC) yang membiarkan eksekusi tersebut. Saadi menilai perilaku keji terhadap jasad Khadafi, membuktikan siapapun yang berkaitan dengan Khadafi tidak akan pernah mendapatkan pengadilan yang adil.
Saadi saat ini dikabarkan masih berada di Niger setelah melarikan diri dengan melewati perbatasan Libya. Ia berhasil melarikan diri setelah NTC menguasai Tripoli pada Agustus lalu.
Kolonel Muamar Khadafi dan anaknya Muatassim Khadafi tewas pada Jumat 21 Oktober lalu. Tewasnya Khadafi dinilai sebagai eksekusi oleh pihak prajurit NTC yang berhasil menemukan keberadaannya.
Dikatakan eksekusi, karena Khadafi sempat ditangkap dalam keadaan hidup dan hal ini terekam lewat rekaman kamera telepon seluler milik prajurit NTC.
Namun beberapa saat kemudian, kembali beredar rekaman Khadafi sudah tewas tertembak. Rekaman serta foto Khadafi pun beredar luas di dunia internasional.
Red: Jaka
Sumber: reuters
Melalui pengacaranya, Saadi yakin tidak akan ada pengadilan yang adil bila dirinya diadili di Libya. "Saadi Khadafi saat ini terkejut dan marah dengan perilaku brutal yang menyebabkan kematian dari ayah serta saudaranya," ungak Nick Kaufman, pengacara dari Saadi Khadafi pada Senin (24/10/2011).
Saadi mengecam sikap Dewan Transisi Nasional (NTC) yang membiarkan eksekusi tersebut. Saadi menilai perilaku keji terhadap jasad Khadafi, membuktikan siapapun yang berkaitan dengan Khadafi tidak akan pernah mendapatkan pengadilan yang adil.
Saadi saat ini dikabarkan masih berada di Niger setelah melarikan diri dengan melewati perbatasan Libya. Ia berhasil melarikan diri setelah NTC menguasai Tripoli pada Agustus lalu.
Kolonel Muamar Khadafi dan anaknya Muatassim Khadafi tewas pada Jumat 21 Oktober lalu. Tewasnya Khadafi dinilai sebagai eksekusi oleh pihak prajurit NTC yang berhasil menemukan keberadaannya.
Dikatakan eksekusi, karena Khadafi sempat ditangkap dalam keadaan hidup dan hal ini terekam lewat rekaman kamera telepon seluler milik prajurit NTC.
Namun beberapa saat kemudian, kembali beredar rekaman Khadafi sudah tewas tertembak. Rekaman serta foto Khadafi pun beredar luas di dunia internasional.
Red: Jaka
Sumber: reuters











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...