Syeikh Alauddin Madi Abu al Azaim: Khadafi Syahid
Kairo (SI ONLINE) - Syeikh Alauddin Madi Abu al Azaim, pimpinan Tarekat al Azamiah menilai tewasnya Kolonel Muamar Khadafi adalah sebagai syahid, hal ini dikarenakan Khadafi berjuang melawan NATO dan penghianat untuk membela negaranya.
Selain itu, menurut Syeikh Alauddin, Khadafi juga mati syahid dikarenakan dengan gagah berani berjuang melawan hegemoni NATO. Hal ini membuktikan bahwa Khadafi benar, sementara NATO dan pemberontak salah.
Syeikh Alauddin menambahkan "tidak seorang muslim di dunia ini melebihi Khadafi dalam melayani Islam." Itu dibuktikan dengan Khadafi mendanai penerjemahkan al-Quran, Hadis dan buku-buku Islam lainnya dalam berbagai bahasa di dunia, kemudian dibagikan secara gratis.
Di lain sisi, khadafi juga menyebarkan dakwah dengan mendirikan Perguruan Tinggi Islam dan cabang-cabangnya di Afrika agar muslim dari seluruh dunia berdatangan untuk belajar dengan gratis.
Begitu juga dengan penyebaran Islam di Afrika dan seluruh dunia juga tidak lepas dari peran sang Kolonel, terbukti ribuan orang memeluk Islam di tangannya.
Red: Jaka
Sumber: nawaret/wn
Comments (1)
-
|2011-10-25 22:58:24 Reza - S.I.Kom
saya melihat perbuatan baiknya khadafi kepada saudara muslimnya didunia insya Allah wafat dengan syahid,,,yang pasti mengungkit2 keburukan dari orang yg sudah wafat tidak pernah ada diajarkan di islam,,,itu akan menimbulkan fitnah dan kebencian saja....
untuk saat ini,media memang sebagai alat propaganda oleh kalangan yang tidak menginginkan islam kuat kembali,,,bentengi diri dengan iman dengan doa Allah,,,dan itu selemah-lemahnya iman....amin
Powered by !JoomlaComment 4.0 beta2











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...