Keluarga Alm. Khadafi Akan Dideportasi Dari Aljazair?
Algiers (SI ONLINE) - Pemerintah Aljazair memutuskan untuk mendeportasi istri almarhum Kolonel Muamar Khadafi, Sofia Farkash dan putrinya, Aisyah Khadafi ke negara Teluk.
Kontak telepon yang dilakukan putri Khadafi, Aisyah ke Alrai TV yang berbasis di Suriah pada 28 September lalu, merupakan alasan utama pemerintah Aljazair memutuskan untuk mendeportasi keluarga Khadafi.
Aljazair sejak hari itu, melalui diplomatiknya melakukan serangkaian negosiasi untuk mencari negara yang bersedia menerima keluarga Khadafi.
Aljazair telah memperingatkan anggota keluarga Khadafi yang berada di wilayahnya untuk tidak mengeluarkan pernyataan atau melakukan wawancara dengan pihak mana pun.
Meskipun belum memastikan negara yang akan menerima mereka, Pemerintah Aljazair diberitakan telah mencapai kesepakatan dengan beberapa negara Teluk Arab yang berjanji menerima anggota keluarga almarhum Khadafi.
Menurut surat kabar Aljazair "al-Syuruq", negara Teluk Arab yang telah menyetujui kesepakatan awal menolak untuk menerima putra Khadafi, Muhammad dan Hannibal.
Menurut beberapa sumber, keputusan untuk mendeportasi anggota keluarga Khadafi seharusnya dijadwalkan sebelum akhir bulan November dan perubahan ini terjadi setelah kematian Khadafi.
Red: Jaka
Sumber: alyoum/wn











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...