NTC Klaim Tangkap Saif al-Islam
Tripoli (SI ONLINE) - Dewan Transisi Nasional (NTC) Libya mengklaim telah menangkap putra kedua Khadafi, Saif al-Islam yang lolos saat penyerangan yang mematikan NATO yang menyebabkan tewasnya Muamar Khadafi pada Kamis lalu.
Komandan lapangan Dewan Transisi Nasional (NTC) Ali el-Shawesh menyebut bahwa Saif al-Islam telah ditangkap di Kota Zeltin, berjarak 160 kilometer sebelah timur Tripoli pada Jumat (21/10/2011) dalam keadaan hidup dan tengah berada dalam perawatan medis.
El-Shawesh menolak memberikan rincian bagaimana Saif bisa tertangkap pasukan NTC. Demikian pula dengan luka yang diderita.
Namun, Ia menjanjikan bahwa foto dan video penahanan Saif akan diterbitkan dalam beberapa jam kemudian.
Sebelumnya, saat penangkapan hingga terbunuhnya sang ayah, keberadaan Saif belum diketahui. Ia dikabarkan bersembunyi di padang pasir di Bani Walid saat tragedi itu terjadi.
Red: Jaka
Sumber: xinhua
Komandan lapangan Dewan Transisi Nasional (NTC) Ali el-Shawesh menyebut bahwa Saif al-Islam telah ditangkap di Kota Zeltin, berjarak 160 kilometer sebelah timur Tripoli pada Jumat (21/10/2011) dalam keadaan hidup dan tengah berada dalam perawatan medis.
El-Shawesh menolak memberikan rincian bagaimana Saif bisa tertangkap pasukan NTC. Demikian pula dengan luka yang diderita.
Namun, Ia menjanjikan bahwa foto dan video penahanan Saif akan diterbitkan dalam beberapa jam kemudian.
Sebelumnya, saat penangkapan hingga terbunuhnya sang ayah, keberadaan Saif belum diketahui. Ia dikabarkan bersembunyi di padang pasir di Bani Walid saat tragedi itu terjadi.
Red: Jaka
Sumber: xinhua











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...