AS Dekati Oman Agar Dapat Tekan dan Isolasi Iran
Kabul (SI ONLINE) - Pemerintah Amerika Serikat mendekati pemerintah Oman dan negara timur tengah laiinya untuk menekan dan mengisolasi Iran.
"Kami usahakan untuk menjalin kerja sama dengan tiap negara," ungkap seorang pejabat tinggi Kementerian Luar Negeri AS yang melakukan perjalanan dengan Menlu Hillary Clinton, pada Kamis (20/10/2011).
Menurut pejabat yang enggan disebutkan namanya tersebut, pemerintahnya saat ini juga meminta Oman untuk menggunakan pengaruhnya untuk mempengaruhi Iran. Oman dikenal memiliki kedekatan dengan Iran.
"Kami harapkan Oman dapat gunakan hubungannya dengan Iran, karena di masa lalu Oman membantu Iran memahami resiko dari sikap yang mereka ambil," lanjutnya.
Menlu Clinton sendiri mengunjungi Sultan Oman pada Rabu (19/10/2011). Dalam pertemuannya, Clinton mengucapkan terima kasih kepada Oman yang membantu membebaskan pendaki gunung warga AS yang ditahan Iran.
AS saat ini memang berupaya menggunakan dunia Arab untuk menekan Iran. Pertemuan Clinton dengan Sultan Qaboos bin Said adalah salah satu cara untuk meloloskan upaya tersebut, mengingat sang Sultan memang dinilai dekat dengan Iran.
Salah satu kasus yang menjadi pemicu AS untuk menekan Iran adalah terbongkarnya plot pembunuhan terhadap Duta Besar Arab Saudi untuk AS Adel al-Jubeir. Meski Iran sendiri akhirnya menolak segala tuduhan mengenai plot tersebut.
Pemerintahan Barack Obama pun mencari peluang untuk mendapatkan dukungan dari Pemerintah Arab agar dapat melakukan isolasi terhadap Iran. Isolasi tersebut diharapkan dapat dilakukan secara diplomatik dan ekonomi.
Red: Jaka
Sumber: trend/okz
"Kami usahakan untuk menjalin kerja sama dengan tiap negara," ungkap seorang pejabat tinggi Kementerian Luar Negeri AS yang melakukan perjalanan dengan Menlu Hillary Clinton, pada Kamis (20/10/2011).
Menurut pejabat yang enggan disebutkan namanya tersebut, pemerintahnya saat ini juga meminta Oman untuk menggunakan pengaruhnya untuk mempengaruhi Iran. Oman dikenal memiliki kedekatan dengan Iran.
"Kami harapkan Oman dapat gunakan hubungannya dengan Iran, karena di masa lalu Oman membantu Iran memahami resiko dari sikap yang mereka ambil," lanjutnya.
Menlu Clinton sendiri mengunjungi Sultan Oman pada Rabu (19/10/2011). Dalam pertemuannya, Clinton mengucapkan terima kasih kepada Oman yang membantu membebaskan pendaki gunung warga AS yang ditahan Iran.
AS saat ini memang berupaya menggunakan dunia Arab untuk menekan Iran. Pertemuan Clinton dengan Sultan Qaboos bin Said adalah salah satu cara untuk meloloskan upaya tersebut, mengingat sang Sultan memang dinilai dekat dengan Iran.
Salah satu kasus yang menjadi pemicu AS untuk menekan Iran adalah terbongkarnya plot pembunuhan terhadap Duta Besar Arab Saudi untuk AS Adel al-Jubeir. Meski Iran sendiri akhirnya menolak segala tuduhan mengenai plot tersebut.
Pemerintahan Barack Obama pun mencari peluang untuk mendapatkan dukungan dari Pemerintah Arab agar dapat melakukan isolasi terhadap Iran. Isolasi tersebut diharapkan dapat dilakukan secara diplomatik dan ekonomi.
Red: Jaka
Sumber: trend/okz
Last Updated (Thursday, 20 October 2011 20:17)











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...