Netanyahu: Israel Akan Terus Berperang Melawan Militan
Yerusalem (SI ONLINE) - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengancam akan membunuh para tahanan Palestina yang sudah dibebaskan bila mereka kembali melakukan perlawanan dan menyerang Israel.
"Israel akan terus melakukan perang melawan militan dan menargetkan seluruh militan yang sudah dibebaskan bila mereka tetap mempraktikkan aksi teror," ujar Netanyahu pada Rabu(19/10/2011).
Netanyahu juga menjelaskan, saat dirinya bernegosiasi dengan para pejuang Hamas di Gaza, Ia merasakan kesulitan untuk mengambil keputusan pertukaran tahanan tersebut.
Netanyahu juga mengatakan bahwa Pimpinan Hamas yang saat ini masih ditahan tidak dibebaskan, karena dirinya tidak masuk dalam kesepakatan pertukaran tahanan tersebut.
Sebanyak ratusan tahanan Palestina yang ditahan di penjara Israel kini ditukar oleh satu orang pasukan Israel yang ditahan oleh pejuang Hamas, Gilad Shalit.
Meski demikian, masih banyak tahanan Palestina yang saat ini masih ada di penjara Israel dan Israel pun didesak untuk membebaskan seluruh tahanan tersebut.
Gilad sendiri juga mendesak negaranya sendiri agar membebaskan seluruh tahanan itu, Gilad juga merasa bahagia ketika menyaksikan ratusan tahanan itu bebas dan pulang ke keluarganya. Tahanan yang dirawat oleh Hamas ini juga menginginkan perdamaian antara Israel dan Palestina.
Red: Jaka
Sumber: albawaba/okz
"Israel akan terus melakukan perang melawan militan dan menargetkan seluruh militan yang sudah dibebaskan bila mereka tetap mempraktikkan aksi teror," ujar Netanyahu pada Rabu(19/10/2011).
Netanyahu juga menjelaskan, saat dirinya bernegosiasi dengan para pejuang Hamas di Gaza, Ia merasakan kesulitan untuk mengambil keputusan pertukaran tahanan tersebut.
Netanyahu juga mengatakan bahwa Pimpinan Hamas yang saat ini masih ditahan tidak dibebaskan, karena dirinya tidak masuk dalam kesepakatan pertukaran tahanan tersebut.
Sebanyak ratusan tahanan Palestina yang ditahan di penjara Israel kini ditukar oleh satu orang pasukan Israel yang ditahan oleh pejuang Hamas, Gilad Shalit.
Meski demikian, masih banyak tahanan Palestina yang saat ini masih ada di penjara Israel dan Israel pun didesak untuk membebaskan seluruh tahanan tersebut.
Gilad sendiri juga mendesak negaranya sendiri agar membebaskan seluruh tahanan itu, Gilad juga merasa bahagia ketika menyaksikan ratusan tahanan itu bebas dan pulang ke keluarganya. Tahanan yang dirawat oleh Hamas ini juga menginginkan perdamaian antara Israel dan Palestina.
Red: Jaka
Sumber: albawaba/okz











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...