Gilad Shalit Akui HAMAS Merawatnya Dengan Baik
Yerusalem (SI ONLINE) - Dalam sebuah wawancara singkat dengan televisi Mesir pada Selasa (18/10/2011), pasukan Israel yang ditawan oleh Hamas, Gilad Shalit mengatakan bahwa fraksi Hamas di Gaza merawatnya dengan baik selama lima tahun.
"Saya berada dalam kondisi selamat. Hamas berinteraksi dengan baik selama saya ditahan," ungkapnya.
Shalit juga menyatakan kebahagiaannya saat melihat pembebasan para tahanan Palestina. Ia juga menyatakan bahwa akan lebih bahagia lagi bila seluruh tahanan Palestina yang ada di Israel di bebaskan.
"Saya akan lebih bahagia lagi bila seluruh tahanan Palestina itu dibebasakan, sehingga mereka dapat pulang ke tanah air dan bertemu dengan keluarganya," tambahnya.
Pasukan Israel muda ini juga mengatakan, dirinya mendapat kabar akan pembebasan pada pekan lalu dan dirinya pun sangat gembira.
"Sangat mungkin untuk belajar dari peristiwa ini. Saya merindukan keluarga saya dan juga kawan-kawan saya. Saya rindu bertemu dengan masyarakat," ungkapnya.
Shalit mengenakan kemeja biru bermotif kotak-kotak saat dirinya dibebaskan. Saat diculik, Shalit sedang menjalankan wajib militer dan masih berusia berusia 19 tahun.
Red: Jaka
Sumber: independent/okz
"Saya berada dalam kondisi selamat. Hamas berinteraksi dengan baik selama saya ditahan," ungkapnya.
Shalit juga menyatakan kebahagiaannya saat melihat pembebasan para tahanan Palestina. Ia juga menyatakan bahwa akan lebih bahagia lagi bila seluruh tahanan Palestina yang ada di Israel di bebaskan.
"Saya akan lebih bahagia lagi bila seluruh tahanan Palestina itu dibebasakan, sehingga mereka dapat pulang ke tanah air dan bertemu dengan keluarganya," tambahnya.
Pasukan Israel muda ini juga mengatakan, dirinya mendapat kabar akan pembebasan pada pekan lalu dan dirinya pun sangat gembira.
"Sangat mungkin untuk belajar dari peristiwa ini. Saya merindukan keluarga saya dan juga kawan-kawan saya. Saya rindu bertemu dengan masyarakat," ungkapnya.
Shalit mengenakan kemeja biru bermotif kotak-kotak saat dirinya dibebaskan. Saat diculik, Shalit sedang menjalankan wajib militer dan masih berusia berusia 19 tahun.
Red: Jaka
Sumber: independent/okz
Comments (1)
-
|2011-10-19 21:34:50 Babah Liem - Beda
Beda yach perlakuan umat Islam thd tawanan. Mrk memperlakukan tawanan dg manusiawi tanpa perlu teriak2 slogan kosong HAM. Sementara negara2 iblis salibis dan yahudi yg selalu menggembar-gemborkan slogan kosong HAM memperlakukan tawanan di luar batas peri kemanusiaan. Dimana-mana yg namanya maling biar gak diteriaki maling selalu teriak maling. Haha....
Powered by !JoomlaComment 4.0 beta2











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...