Obama Buat Bunker Raksasa?
Washington (SI ONLINE) - Presiden Amerika Serikat, Barack Obama sedang membangun sebuah lubang raksasa yang diduga bunker raksasa di halaman depan samping Sayap barat Gedung Putih.
Pembangunan yang dirahasiakan itu menimbulkan banyak spekulasi. Seperti dilaporkan the Daily Mail pada Rabu (19/10/2011), saat ini di halaman depan samping Sayap barat Gedung Putih sedang dibuat sebuah lubang berukuran raksasa dengan diameter 30,48 meter dan kedalaman 30,48 meter.
Ada yang memprediksi lubang tersebut untuk pembuatan bunker raksasa untuk melindungi keamanan setiap presiden Amerika, termasuk Obama.
Selain itu aja juga yang mengira akan dibuat kolam renang atau fasilitas spa. Penjelasan sejumlah pejabat pun bermacam, mulai dari memperbarui sistem penyejuk udara untuk gedung putih hingga alasan keamanan.
Sebelumnya, pada masa pemerintahan Presiden Franklin Delano Roosevelt, Gedung Putih sudah memiliki bunker untuk fungsi keamanan.
Pembangunan proyek rahasia tersebut berlangsung setiap hari dan telah berjalan selama 17 bulan. Para pekerja yang terlibat dalam proyek itu pulang-pergi tanpa mau mengungkapkan apa yang mereka kerjakan.
Dana proyek rahasia ini sebenarnya sudah dialokasikan setelah serangan 11 September 2001. Menurut seorang pejabat Gedung Putih, proyek itu merupakan perluasan dari pusat komando darurat yang sudah ada.
“Pembangunan itu berhubungan dengan keamanan. Bahkan, kami pun tidak tahu secara pasti proyek apa itu,” katanya.
Pada Perang Dunia Kedua, Gedung Putih sudah memiliki bunker antibom yang dibangun di bawah Sayap Timur. Kini, bunker itu menjadi ruang komando operasi.
Red: Jaka
Sumber: dailymail/ti
Pembangunan yang dirahasiakan itu menimbulkan banyak spekulasi. Seperti dilaporkan the Daily Mail pada Rabu (19/10/2011), saat ini di halaman depan samping Sayap barat Gedung Putih sedang dibuat sebuah lubang berukuran raksasa dengan diameter 30,48 meter dan kedalaman 30,48 meter.
Ada yang memprediksi lubang tersebut untuk pembuatan bunker raksasa untuk melindungi keamanan setiap presiden Amerika, termasuk Obama.
Selain itu aja juga yang mengira akan dibuat kolam renang atau fasilitas spa. Penjelasan sejumlah pejabat pun bermacam, mulai dari memperbarui sistem penyejuk udara untuk gedung putih hingga alasan keamanan.
Sebelumnya, pada masa pemerintahan Presiden Franklin Delano Roosevelt, Gedung Putih sudah memiliki bunker untuk fungsi keamanan.
Pembangunan proyek rahasia tersebut berlangsung setiap hari dan telah berjalan selama 17 bulan. Para pekerja yang terlibat dalam proyek itu pulang-pergi tanpa mau mengungkapkan apa yang mereka kerjakan.
Dana proyek rahasia ini sebenarnya sudah dialokasikan setelah serangan 11 September 2001. Menurut seorang pejabat Gedung Putih, proyek itu merupakan perluasan dari pusat komando darurat yang sudah ada.
“Pembangunan itu berhubungan dengan keamanan. Bahkan, kami pun tidak tahu secara pasti proyek apa itu,” katanya.
Pada Perang Dunia Kedua, Gedung Putih sudah memiliki bunker antibom yang dibangun di bawah Sayap Timur. Kini, bunker itu menjadi ruang komando operasi.
Red: Jaka
Sumber: dailymail/ti











Indonesia bangkrut karena korupsi dan kolonialisme. Pergantian rezim harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan negeri ini. Yang tidak kalah penti...
Kasus GKI Yasmin semakin membuktikan kebenaran laporan International Crisis Group. Menurut ICG, salah satu faktor utama meningkatnya gesekan antaruma...
Artawijaya
Penulis buku "Gerakan Theosofi di Indonesia" dan "Jaringan Yahudi Internasional di Nusantara" Pustaka Al-Kautsar, Jakarta
Penganut Theosofi di Minangkabau menolak penegakkan syariat yang dianggap ancaman terhadap adat istiadat Minangkabau. Padahal syariat yang ingin ditegakkan ketik...