Website ini telah berpindah, silahkan klik, untuk berpindah ke web baru.
Suara Islam Online | Lebih 200 ribu Orang Sambut Tahanan di Gaza - Lebih 200 ribu Orang Sambut Tahanan di Gaza Wed... | Tahanan

Lebih 200 ribu Orang Sambut Tahanan di Gaza

altLebih dari 200.000 orang berkumpul di Kota Gaza pada Selasa untuk demonstrasi massa merayakan kembalinya para tahanan yang dibebaskan berdasarkan kesepakatan tukar tahanan dengan Israel, kata gerakan Hamas, seperti dikutip Antara (18/10/2011).

"Lebih dari 200.000 orang kini sedang berkumpul di Katiba (di Gaza City) untuk ikut ambil bagian dalam perayaan besar menyambut para tahanan," kata salah seorang pejabat Hamas yang terlibat di dalam kepanitiaan unjuk rasa penyambutan itu.

Ismail Haniya, Perdana Menteri Hamas di Gaza diharapkan akan menyampaikan pidato kepada para demonstran di samping Yehia Sinwar, seorang pemimpin senior sayap bersenjata Hamas yang termasuk di antara mereka yang dibebaskan pada Selasa.

Di Rafah di selatan Jalur Gaza, ribuan anggota keluarga dengan bersemangat berkumpul untuk menyambut kepulangan 296 tahanan yang baru dibebaskan, banyak di antaranya yang terlihat mengenakan ikat pinggang hijau Hamas dan menyeka air mata dari mata mereka.

Adegan kegembiraan serupa terjadi di Tepi Barat, dengan berbondong ke kota Ramallah untuk menyambut kepulangan 117 tahanan rumah, bersorak dan melambaikan bendera saat mereka turun dari empat bus di luar kompleks kepresidenan Muqataa.

Realisasi Pembebasan Tahanan
Pembebasan tahanan Palestina merupakan realisasi perjanjian pertukaran tahanan 1027 tahanan Palestina ditukar dengan 1 orang tahanan Israel Gilad Shalit. Pertukaran tawanan satu banding seribu itu terjadi di perbatasan Rafah yang memisahkan Mesir dan Jalur Gaza. Dalam upacara secara simbolis, Shalit dan 477 tawanan asal Palestina itu menyeberangi perbatasan dari dua sisi yang berbeda. Shalit langsung disambut wakil pemerintah Israel, sedangkan para tahanan Palestina diterima oleh para pemimpin Hamas.
 
Selesai mengikuti upacara penyerahan simbolis, Shalit melanjutkan perjalanan menuju Kebun Anggur Perdamaian Israel yang terletak di sekitar perbatasan. Di sana, sebuah helikopter telah menunggu anak kedua pasangan Noam Shalit dan Aviva itu untuk kembali ke Israel. Shalit lantas diterbangkan ke pangkalan udara Tel Nof, bagian tengah Israel. Setelah disambut PM Israel Benjamin Netanyahu, dia lantas bertemu dengan kedua orang tuanya.

Tak beda jauh dengan yang dialami Shalit, 477 tahanan Palestina juga dibawa menemui sanak keluarga mereka. Iring-iringan bus yang membawa mereka disambut sorak sorai keluarga dan kerabat di pos pemeriksaan Tepi Barat. Sejak pagi mereka memang sengaja menunggu di sana untuk menyambut kepulangan para tahanan tersebut.

Tetapi, keriangan tersebut berubah menjadi amarah saat serdadu Israel yang mengawal iring-iringan delapan bus itu mengumumkan bahwa para tahanan akan dibawa ke pos pemeriksaan lain. Spontan, kerabat dan keluarga para tahanan yang menunggu di pos Tepi Barat itu menghujani Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dengan batu. Untuk menenangkan massa, IDF menyemprotkan gas air mata.

Iring-iringan kendaraan yang didampingi beberapa mobil petinggi Hamas dan pejabat Palang Merah Internasional (ICRC) tersebut lantas berhenti di Kota Gaza. Di sana, sekitar 200.000 orang yang sebagian besar adalah keluarga dan kerabat para tahanan sudah menanti. Begitu tahanan satu per satu turun dari bus, pecahlah tangis bahagia.

Red: Jaka
Sumber: Antara/JPPN

Comments (0)
Write comment
Your Contact Details:
Gravatar enabled
Comment:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img]   
 
TV Suara Islam
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Komentar TV Islam